Kamis, 01 Oktober 2026
03:52 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Codot-skoder wahlberg

Codot-skoder wahlberg

Bagikan:
Codot-skoder wahlberg
250px-Epomophorus_wahlbergi1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Famili: Pteropodidae
Genus: Epomophorus
Spesies:
E. wahlbergi
Nama binomial
Epomophorus wahlbergi
(Sundevall, 1846)
250px-Wahlberg%27s_Epauletted_Fruit_Bat_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies

Codot-skoder wahlberg (Epomophorus wahlbergi) atau kelelawar buah wahlberg[2] adalah sebuah spesies kelelawar raksasa dalam famili codot, Pteropodidae. Kelelawar ini umum ditemukan di seluruh Afrika bagian selatan.

Deskripsi

Codot-skoder wahlberg berbulu cokelat atau cokelat kemiri dengan bagian berwarna putih di dasar telinganya. Jantan biasanya berbulu lebih gelap dari pada betina.[3] Nama umum spesies ini demikian karena kuncung bulu di sekitar kelenjar bau pada jantan, yang berbentuk mirip skoder.[4][5]

Mata E. wahlbergi besar, sementara telinganya berbentuk lonjong dan tak memiliki tragus. Bibirnya sangat terlipat dan dapat memanjang.[5] Ukuran tengkoraknya adalah 44–57 mm (1,7–2,2 in) untuk jantan dan 41–49 mm (1,6–1,9 in) untuk betina.[6]

Referensi

  1. ↑ Shoeman, C. (2016). "Epomophorus wahlbergi". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T7906A22116891. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T7906A22116891.en. Diakses tanggal 17 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ "Beginilah Cara Tidur Unik Binatang - Semua Halaman - National Geographic". nationalgeographic.grid.id. Diakses tanggal 2025-08-10.
  3. ↑ Hayman, R.W. and J.E. Hill. 1971. Order Chiroptera. In Meester, J. and H.W. Setzer (eds.) The mammals of Africa: an identification manual. Smithsonian Institution Press, Washington, D.C.
  4. ↑ Andersen, K. (1912). Catalogue of the Chiroptera in the collection of the British Museum (dalam bahasa Inggris). London: Trustees of the British Museum. doi:10.5962/bhl.title.8322. S2CID 4133284.
  5. 1 2 Nowak, Ronald M. (1994). Walker's Bats of the World (dalam bahasa Inggris). JHU Press. ISBN 9780801849862. Walker's Bats of the World.
  6. ↑ Bergmans, W. (1988). "Taxonomy and biogeography of African fruit bats (Mammalian, Megachiroptera)". Beaufortia. 38: 75–146.
Spesies hidup famili Pteropodidae
Subfamili Nyctimeninae
Nyctimene
(Paniki)
Paranyctimene
Subfamili Cynopterinae
Aethalops
(Pygmy fruit bats)
Alionycteris
Balionycteris
Chironax
Cynopterus
(Dog-faced fruit bats)
Dyacopterus
(kusing dayak)
Haplonycteris
Latidens
Megaerops
Otopteropus
Penthetor
Ptenochirus
(Musky fruit bats)
Sphaerias
Thoopterus
Aproteles
Dobsonia
(kubu)
Harpyionycteris
Subfamili Macroglossinae
Macroglossus
(Cecadu pisang)
Melonycteris
Notopteris
(Long-tailed fruit bats)
Syconycteris
(blossom bats)
Subfamili Pteropodinae
Acerodon
Desmalopex
Eidolon
(Kelelawar buah jerami)
Mirimiri
Neopteryx
Pteralopex
Pteropus
(kalong)
Styloctenium
Subfamili Rousettinae
Eonycteris
(kelelawar kembang/lalai)
Rousettus
(nyap)
Subfamili Epomophorinae
Epomophorini
Epomophorus
(Epauleted fruit bats)
Epomops
(Epauleted bats)
Hypsignathus
Micropteropus
(Dwarf epauleted bats)
Nanonycteris
Myonycterini
Megaloglossus
Myonycteris
(Little collared fruit bats)
Plerotini
Plerotes
Scotonycterini
Casinycteris
Scotonycteris
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan