Kamis, 24 September 2026
02:36 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Epomophorus angolensis

Epomophorus angolensis

Epomophorus angolensis
250px-Epomophorus_angolensis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Famili: Pteropodidae
Genus: Epomophorus
Spesies:
E. angolensis
Nama binomial
Epomophorus angolensis
Gray, 1870
250px-Angolan_Epauletted_Fruit_Bat_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies

Codot-skoder angola (Epomophorus angolensis) adalah sebuah spesies kelelawar raksasa dalam famili Pteropodidae. Kelelawar ini ditemukan di Angola dan Namibia. Habitat aslinya adalah sabana.

Taksonomi dan etimologi

Spesies ini dideskripsikan sebagai spesies baru pada 1870 oleh zoolog Inggris John Edward Gray.[2] Ia mendeskripsikannya sebagai sebuah "varietas" dari Epomophorus macrocephalus,[2] yang sekarang telah disinonimkan dengan codot-skoder angola.[3] Nama spesiesnya adalah kata latin untuk "dari Angola".

Status dan sebaran

Spesies ini hanya ditemukan di Angola dan Namibia. Umumnya spesies ini ditemukan di daerah dataran rendah, tetapi jangkauannya mungkin juga mencakup beberapa habitat pegunungan. Per tahun 2016, spesies ini dievaluasi sebagai spesies hampir terancam oleh IUCN.

Referensi

  1. Mildenstein, T. (2016). "Epomophorus angolensis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T7901A22122903. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T7901A22122903.en. Diakses tanggal 15 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. 1 2 Gray, J. E. (1870). Catalogue of monkeys, lemurs, and fruit-eating bats in the collection of the British Museum. Order of the Trustees. hlm. 125.
  3. "Epomophorus macrocephalus angolensis Gray, 1870". ITIS. US Federal Government. Diakses tanggal 18 Mei 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Spesies hidup famili Pteropodidae
Subfamili Nyctimeninae
Nyctimene
(Paniki)
Paranyctimene
Subfamili Cynopterinae
Aethalops
(Pygmy fruit bats)
Alionycteris
Balionycteris
Chironax
Cynopterus
(Dog-faced fruit bats)
Dyacopterus
(kusing dayak)
Haplonycteris
Latidens
Megaerops
Otopteropus
Penthetor
Ptenochirus
(Musky fruit bats)
Sphaerias
Thoopterus
Aproteles
Dobsonia
(kubu)
Harpyionycteris
Subfamili Macroglossinae
Macroglossus
(Cecadu pisang)
Melonycteris
Notopteris
(Long-tailed fruit bats)
Syconycteris
(blossom bats)
Subfamili Pteropodinae
Acerodon
Desmalopex
Eidolon
(Kelelawar buah jerami)
Mirimiri
Neopteryx
Pteralopex
Pteropus
(kalong)
Styloctenium
Subfamili Rousettinae
Eonycteris
(kelelawar kembang/lalai)
Rousettus
(nyap)
Subfamili Epomophorinae
Epomophorini
Epomophorus
(Epauleted fruit bats)
Epomops
(Epauleted bats)
Hypsignathus
Micropteropus
(Dwarf epauleted bats)
Nanonycteris
Myonycterini
Megaloglossus
Myonycteris
(Little collared fruit bats)
Plerotini
Plerotes
Scotonycterini
Casinycteris
Scotonycteris
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan