Minggu, 01 November 2026
13:21 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Nyap angola

Nyap angola

Bagikan:
Nyap angola
250px-Naturalis_Biodiversity_Center_-_ZMA.MAM.15537.b_dor_-_Lissonycteris_angolensis_angolensis_Bocage%2C_1898_-_skin.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Famili: Pteropodidae
Genus: Myonycteris
Spesies:
M. angolensis
Nama binomial
Myonycteris angolensis
(Bocage, 1898)
250px-Angolan_Rousette_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies
Sinonim
  • Rousettus angolensis (Bocage, 1898)
  • Lissonycteris angolensis (Bocage, 1898)
  • Cynonycteris angolensis Bocage, 1898

Kelelawar buah angola, nyap angola, atau kelelawar sutra (Myonycteris angolensis) adalah sebuah spesies kelelawar dalam famili codot, Pteropodidae. Kelelawar ini ditemukan di Angola, Burundi, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Republik Demokratik Kongo, Kenya, Nigeria, Rwanda, Sudan, Tanzania, Uganda, dan Zambia. Habitat alaminya adalah hutan dataran rendah lembap subtropis atau tropis, sabana lembap, dan daerah berbatu.

Deskripsi

Panjang lengan depannya 68–90 mm (2,7–3,5 in). Selain itu, hewan ini berbobot 60–87 g (2,1–3,1 oz).[2]

Biologi dan ekologi

Kelelawar ini adalah hewan frugivor. Mereka memakan buah-buahan dari berbagai pohon, termasuk Ficus, Anthocleista, Milicia excelsa, dan Adenia.[2]

Sebaran dan habitat

Sebaran hewan ini luas, mencakup bagian-bagian di Afrika bagian tengah, timur dan barat. Hewan ini ditemukan dari ketinggian permukaan laut hingga 4.000 m (13.000 ft) dpl.

Referensi

  1. ↑ Bergmans, W.; Hutson, A.M.; Mickleburgh, S.; Monadjem, A. (2017). "Lissonycteris angolensis". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2017 e.T44698A22073874. doi:10.2305/IUCN.UK.2017-2.RLTS.T44698A22073874.en.{{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. 1 2 Kingdon, J.; Happold, D; Butynski, T.; Hoffmann, M.; Happold, M.; Kalina, J. (2013). Mammals of Africa. Vol. 4. A&C Black. hlm. 264–265.
Spesies hidup famili Pteropodidae
Subfamili Nyctimeninae
Nyctimene
(Paniki)
Paranyctimene
Subfamili Cynopterinae
Aethalops
(Pygmy fruit bats)
Alionycteris
Balionycteris
Chironax
Cynopterus
(Dog-faced fruit bats)
Dyacopterus
(kusing dayak)
Haplonycteris
Latidens
Megaerops
Otopteropus
Penthetor
Ptenochirus
(Musky fruit bats)
Sphaerias
Thoopterus
Aproteles
Dobsonia
(kubu)
Harpyionycteris
Subfamili Macroglossinae
Macroglossus
(Cecadu pisang)
Melonycteris
Notopteris
(Long-tailed fruit bats)
Syconycteris
(blossom bats)
Subfamili Pteropodinae
Acerodon
Desmalopex
Eidolon
(Kelelawar buah jerami)
Mirimiri
Neopteryx
Pteralopex
Pteropus
(kalong)
Styloctenium
Subfamili Rousettinae
Eonycteris
(kelelawar kembang/lalai)
Rousettus
(nyap)
Subfamili Epomophorinae
Epomophorini
Epomophorus
(Epauleted fruit bats)
Epomops
(Epauleted bats)
Hypsignathus
Micropteropus
(Dwarf epauleted bats)
Nanonycteris
Myonycterini
Megaloglossus
Myonycteris
(Little collared fruit bats)
Plerotini
Plerotes
Scotonycterini
Casinycteris
Scotonycteris
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan