Selasa, 20 Oktober 2026
03:30 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Codot-kesturi besar

Codot-kesturi besar

Bagikan:
Codot-kesturi besar
250px-Ptenochirus_jagori-PaulMatschie1899.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Famili: Pteropodidae
Genus: Ptenochirus
Spesies:
P. jagori
Nama binomial
Ptenochirus jagori
(Peters, 1861)
Greater_Musky_Fruit_Bat_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Peta sebaran spesies

Codot-kesturi besar (Ptenochirus jagori) adalah sebuah spesies codot dalam famili Pteropodidae. Spesies ini endemik ke Filipina. Spesies ini dinamai oleh Wilhelm Peters setelah Fedor Jagor.

Deskripsi

Codot-kesturi besar memiliki muka mirip anjing. Codot ini memiliki misai pendek dengan lubang hidung berbentuk tabung dan mata yang besar. Telinganya runcing di ujung dan kecil. Kepala dan punggungnya cokelat, tetapi kepalanya lebih gelap dari pada punggungnya. Masing-masing bulu pada kepala dan punggungnya memiliki dua warna, dengan bagian dasare yang lebih cerah ketimbang ujungnya. Formula dentalnya adalah 2.1.3.11.1.3.2, dengan total 28 gigi.

Panjang kepala-tubuhnya sekitar 125–131 mm (4,9–5,2 in), dengan ekor sepanjang 11 mm (0,43 in), lengan depan 86–87 mm (3,4–3,4 in), telinga 17–18 mm (0,67–0,71 in), dan kaki 21 mm (0,83 in).[2]

Referensi

  1. ↑ Alviola, P.A.; Duya, M.R.; Ong, P.; Rosell-Ambal, R.G.B.; Tabaranza, B.; Heaney, L.; Pedregosa, M.; Paguntalan, L.M.; Carino, A.; Ramayla, S.P.; Duya, P.; Warguez, D.; Alcala, E.; Garcia, H.J.D.; Pamaong, R.; Gonzalez, J.C.; Lorica, R.P. (2021). "Ptenochirus jagori". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T18653A22071217. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-1.RLTS.T18653A22071217.en. Diakses tanggal 17 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Rabor, D. S. (1977). Philippine Birds & Mammals. UP Science Education Center. hlm. 210–211. ISBN 9780824805357.
Spesies hidup famili Pteropodidae
Subfamili Nyctimeninae
Nyctimene
(Paniki)
Paranyctimene
Subfamili Cynopterinae
Aethalops
(Pygmy fruit bats)
Alionycteris
Balionycteris
Chironax
Cynopterus
(Dog-faced fruit bats)
Dyacopterus
(kusing dayak)
Haplonycteris
Latidens
Megaerops
Otopteropus
Penthetor
Ptenochirus
(Musky fruit bats)
Sphaerias
Thoopterus
Aproteles
Dobsonia
(kubu)
Harpyionycteris
Subfamili Macroglossinae
Macroglossus
(Cecadu pisang)
Melonycteris
Notopteris
(Long-tailed fruit bats)
Syconycteris
(blossom bats)
Subfamili Pteropodinae
Acerodon
Desmalopex
Eidolon
(Kelelawar buah jerami)
Mirimiri
Neopteryx
Pteralopex
Pteropus
(kalong)
Styloctenium
Subfamili Rousettinae
Eonycteris
(kelelawar kembang/lalai)
Rousettus
(nyap)
Subfamili Epomophorinae
Epomophorini
Epomophorus
(Epauleted fruit bats)
Epomops
(Epauleted bats)
Hypsignathus
Micropteropus
(Dwarf epauleted bats)
Nanonycteris
Myonycterini
Megaloglossus
Myonycteris
(Little collared fruit bats)
Plerotini
Plerotes
Scotonycterini
Casinycteris
Scotonycteris
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan