Sabtu, 17 Oktober 2026
15:43 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Langai-isiq totol

Langai-isiq totol

Bagikan:
Langai-isiq totol
250px-Spotted-winged_fruit_bat_Balionycteris_maculata.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Famili: Pteropodidae
Genus: Balionycteris
Spesies:
B. maculata
Nama binomial
Balionycteris maculata
(Thomas, 1893)
250px-Spotted-winged_Fruit_Bat_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spotted-winged fruit bat range

Langai-isiq totol (Balionycteris maculata) [2] adalah jenis codot terkecil di dunia. Kelelawar ini hidup di hutan-hutan di Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Menjadi spesies codot terkecil, hewan ini memiliki panjang kepala-tubuh 5,2 hingga 6,2 sentimeter (2,0 hingga 2,4 in),[3] rentang sayap 28 sentimeter (11 in), dan bobot dewasa sekitar 13 gram (0,46 oz). Sebagian besar badan dan kepalanya ditutupi oleh bulu cokelat kehitaman yang tebal, sementara perutnya cokelat-kelabu pucat. Sayap mereak cokelat gelap, dengan corak-corak krem pucat yang khas, yang paling kentara di persendian, tetapi juga ditemukan dalam pola bervariasi di sekujur membran sayap.[4] Sayapnya diketahui memiliki rasio aspek 5.8 dan beban sayap 9.51 N/m2.[5]

Sebaran

Codot ini hidup di hutan hujan primer hingga ketinggian 1.500 meter (4.900 ft) dan hutan bakau pesisir. Mereka ditemukan di Malaysia dan Brunei, serta di bagian utara dan barat Pulau Kalimantan di Indonesia. Di pinggiran wilayah sebaran mereka, mereka juga telah dilaporkan dari Provinsi Trang di Thailand selatan, dari wilayah kecil di Sumatra, dan dari Kepulauan Riau. Belum ada subspesies yang diketahui.[4]

Referensi

  1. ↑ Bates, P.; Bumrungsri, S.; Suyanto, A.; Francis, C.; Kingston, T.; Tan, P. (2021). "Balionycteris maculata". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T84454322A22030208. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-1.RLTS.T84454322A22030208.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Prasetyo PN, Noerfahmy S dan Tata HL. 2011. Jenis-jenis Kelelawar Agroforest Sumatera. Bogor, Indonesia. World Agroforestry Centre - ICRAF, SEA Regional Office. 75p. hlm. 21
  3. ↑ Shepherd, Chris R.; Loretta Ann, Shepherd (2012). A Naturalist's Guide to the Mammals of Southeast Asia. Wiltshire, UK: John Beaufoy Publishing. hlm. 20. ISBN 978-1-906780-71-5.
  4. 1 2 Hodgkison, Robert; Kunz, Thomas H. (2006). "Balionycteris maculata". Mammalian Species (793): 1–3. doi:10.1644/793.1.
  5. ↑ Hodgkison, R.; et al. (2004). "Habitat structure, wing morphology, and the vertical stratification of Malaysian fruit bats (Megachiroptera, Pteropodidae)". Journal of Tropical Ecology. 20 (6): 667–673. doi:10.1017/S0266467404001737. S2CID 49389740.
Spesies hidup famili Pteropodidae
Subfamili Nyctimeninae
Nyctimene
(Paniki)
Paranyctimene
Subfamili Cynopterinae
Aethalops
(Pygmy fruit bats)
Alionycteris
Balionycteris
Chironax
Cynopterus
(Dog-faced fruit bats)
Dyacopterus
(kusing dayak)
Haplonycteris
Latidens
Megaerops
Otopteropus
Penthetor
Ptenochirus
(Musky fruit bats)
Sphaerias
Thoopterus
Aproteles
Dobsonia
(kubu)
Harpyionycteris
Subfamili Macroglossinae
Macroglossus
(Cecadu pisang)
Melonycteris
Notopteris
(Long-tailed fruit bats)
Syconycteris
(blossom bats)
Subfamili Pteropodinae
Acerodon
Desmalopex
Eidolon
(Kelelawar buah jerami)
Mirimiri
Neopteryx
Pteralopex
Pteropus
(kalong)
Styloctenium
Subfamili Rousettinae
Eonycteris
(kelelawar kembang/lalai)
Rousettus
(nyap)
Subfamili Epomophorinae
Epomophorini
Epomophorus
(Epauleted fruit bats)
Epomops
(Epauleted bats)
Hypsignathus
Micropteropus
(Dwarf epauleted bats)
Nanonycteris
Myonycterini
Megaloglossus
Myonycteris
(Little collared fruit bats)
Plerotini
Plerotes
Scotonycterini
Casinycteris
Scotonycteris
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan