Senin, 21 September 2026
02:37 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Bengkulu

Bengkulu

provinsi di Pulau Sumatera, Indonesia

Artikel ini berisi tentang provinsi Bengkulu. Untuk nama kota yang sama, lihat Kota Bengkulu. Untuk kegunaan lain, lihat Bengkulu (disambiguasi).
Bengkulu
  • Bangkahulu
  • Bencoolen
  • Bekuleu
Transkripsi aksara setempat
  Surat Uluꤷꥏꤰꥁꥈꤾꥈ
  Aksara Jawiبڠكولو
Bendera Bengkulu
Bendera
Julukan: 
Bumi Rafflesia, Bumi Merah Putih
Motto: 
"Sekundang Setungguan Seiyo Sekato (Seberat Apapun Pekerjaan Jika Dikerjakan Bersama-sama Akan Terasa Ringan Juga)
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Bengkulu&revid=29900088&groups=_ba7adca0578f9713901a1112d339659e58cf7a60&parser=parsoid
Peta interaktif Bengkulu
Koordinat: 3°48′S 102°18′E / 3.8°S 102.3°E / -3.8; 102.3
Negara Indonesia
Dasar hukum pendirianUU No. 9 Tahun 1967[1]
Hari jadi18 November 1968
Ibu kotaKota Bengkulu
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kabupaten: 9
  • Kota: 1
  • Kecamatan: 129
  • Kelurahan: 172
  • Desa: 1.341
Pemerintahan
  GubernurHelmi Hasan
  Wakil GubernurMian
  Sekretaris DaerahHerwan Antoni (Pj.)
  Ketua DPRDIhsan Fajri
Luas
  Total19.919,33 km2 (7,690,90 sq mi)
Populasi
 (30 Juni 2025)[2]
  Total2.140.476
  Kepadatan110/km2 (280/sq mi)
Demografi
  Agama
  Bahasa
  IPMKenaikan 74,91 (2024)
 tinggi [5]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode pos
Kode area telepon
Daftar
  • +62 732 — Curup (Kabupaten Rejang Lebong)
  • +62 736 — Kota Bengkulu — Lais (Kabupaten Bengkulu Utara)
  • +62 737 — Arga Makmur (Kabupaten Bengkulu Utara) — Mukomuko (Kabupaten Mukomuko)
  • +62 738 — Muara Aman (Kabupaten Lebong)
  • +62 739 — Bintuhan (Kabupaten Kaur) — Kota Manna (Kabupaten Bengkulu Selatan)
Kode ISO 3166ID - BE
Pelat kendaraanBD
Kode Kemendagri17 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS17 Suntingan nilai di Wikidata
DAURp1.303.320.970.000,- (2023)[6]
Rumah adatRumah Bubungan Lima
Senjata tradisionalRudus
Flora resmiPadma raksasa
Fauna resmiBeruang madu
Situs webbengkuluprov.go.id

Bengkulu (Surat Ulu: ꤷꥏꤰꥁꥈꤾꥈ; Jawi: بڠكولو) adalah sebuah provinsi yang berada di pesisir barat Pulau Sumatera, Indonesia dengan ibu kota di Kota Bengkulu. Pada pertengahan tahun 2025, jumlah penduduk provinsi Bengkulu sebanyak 2.140.476 jiwa, dengan kepadatan 110 jiwa/km².[2][3]

Geografi

Provinsi Bengkulu terletak di bagian Barat Daya Pulau Sumatera dan berada di pantai barat bagian Selatan Pulau Sumatera yang berhadapan langsung dengan garis pantai Samudera Hindia di sisi barat provinsi tersebut. Dengan luas wilayah yang hanya sebesar 19.919,33 km2, Provinsi Bengkulu merupakan provinsi terkecil di daratan Pulau Sumatera dan urutan kesepuluh di Indonesia. Namun, apabila dibandingkan dengan provinsi yang berbentuk kepulauan yang terpisah dari daratan Pulau Sumatera, Bengkulu merupakan provinsi terkecil urutan ketiga dari sepuluh provinsi yang terdapat di Pulau Sumatera, setelah Kepulauan Riau dan Kepulauan Bangka Belitung.[butuh rujukan]

Batas wilayah

Berikut merupakan batas-batas wilayah administrasi pemerintahan Provinsi Bengkulu:

Utara Provinsi Sumatera Barat
Timur Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan
Selatan Provinsi Lampung
Barat Samudera Hindia

Sejarah

Artikel utama: Sejarah Bengkulu

Di wilayah Bengkulu pernah berdiri kerajaan-kerajaan yang berdasarkan etnis seperti Kerajaan Sungai Serut, Kerajaan Selebar, Kerajaan Pat Petulai, Kerajaan Balai Buntar, Kerajaan Sungai Lemau, Kerajaan Sekiris, Kerajaan Gedung Agung, dan Kerajaan Marau Riang. Di bawah Kesultanan Banten, mereka menjadi vazal. Sebagian wilayah Bengkulu, juga pernah berada di bawah kekuasaan Kerajaan Inderapura semenjak abad ke-17.[7]

British East India Company (EIC) sejak 1685 mendirikan pusat perdagangan lada. Bencoolen/Coolen yang berasal dari bahasa Inggris Cut Land yang berarti tanah patah wilayah ini adalah wilayah patahan gempa bumi yang paling aktif di dunia dan kemudian gudang penyimpanan di tempat yang sekarang menjadi Kota Bengkulu. Saat itu, ekspedisi EIC dipimpin oleh Ralph Ord dan William Cowley untuk mencari pengganti pusat perdagangan lada setelah Pelabuhan Banten jatuh ke tangan VOC, dan EIC dilarang berdagang di sana. Traktat dengan Kerajaan Selebar pada tanggal 12 Juli 1685 mengizinkan Inggris untuk mendirikan benteng dan berbagai gedung perdagangan. Benteng York didirikan tahun 1685 di sekitar muara Sungai Serut.[8]

Sejak 1713, dibangun benteng Marlborough (selesai 1719) yang hingga sekarang masih tegak berdiri. Namun, perusahaan ini lama kelamaan menyadari tempat itu tidak menguntungkan karena tidak bisa menghasilkan lada dalam jumlah mencukupi.

Sejak dilaksanakannya Perjanjian London pada tahun 1824, Bengkulu diserahkan ke Belanda, dengan imbalan Malaka sekaligus penegasan atas kepemilikan Tumasik/Singapura dan Pulau Belitung).[9] Sejak perjanjian itu Bengkulu menjadi bagian dari Hindia Belanda.[butuh rujukan]

Penemuan deposit emas di daerah Rejang Lebong pada paruh kedua abad ke-19 menjadikan tempat itu sebagai pusat penambangan emas hingga abad ke-20.[10] Saat ini, kegiatan penambangan komersial telah dihentikan semenjak habisnya deposit.[butuh rujukan]

250px-Lampung_Residency_1916.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Pesisir Barat Bengkulu di tahun 1916 yang dimasukkan ke Lampung pada tahun 1964.

Pada tahun 1930-an, Bengkulu menjadi tempat pembuangan sejumlah aktivis pendukung kemerdekaan, termasuk Sukarno.[butuh rujukan] Pada masa inilah Sukarno berkenalan dengan Fatmawati yang kelak menjadi istrinya.[butuh rujukan]

Setelah kemerdekaan Indonesia, Bengkulu menjadi keresidenan dalam provinsi Sumatera Selatan. Wilayah Bengkulu dahulu juga meliputi Kawedanan Krui yang meliputi Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat saat ini. Akan tetapi, berdasarkan hasil plebisit pada tahun 1951, Krui menjadi bagian dari Lampung.[11] Pada tanggal 18 November 1968 Bengkulu menjadi provinsi Indonesia ke-26 (termuda sebelum Timor Timur).

Politik dan pemerintahan

Kepala daerah

Pejabat Potret Partai Awal Akhir Periode Wakil Gubernur Ref.
120px-Helmi_Hasan%2C_Gubernur_Bengkulu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Helmi Hasan
Partai Amanat Nasional 20 Februari 2025 Petahana 11 Mian [a]

Perwakilan

DPRD Provinsi Bengkulu beranggotakan 45 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali.

Pimpinan DPRD Provinsi Bengkulu terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 2 September 2019 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bengkulu, Muhammad Idroes, di Ruang Paripurna Gedung DPRD Provinsi Bengkulu. Komposisi anggota DPRD Provinsi Bengkulu periode 2019-2024 terdiri dari 11 partai politik dimana PDI Perjuangan dna Partai Golkar adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu masing-masing 7 kursi.[12][13][14][15] Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Provinsi Bengkulu dalam tiga periode terakhir.[16][17][18][19][20]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024 2024-2029
PKB 4 Steady 4 Penurunan 3
Gerindra 5 Kenaikan 6 Steady 6
PDI-P 7 Steady 7 Penurunan 6
Golkar 5 Kenaikan 7 Kenaikan 10
NasDem 4 Kenaikan 5 Penurunan 4
PKS 3 Steady 3 Penurunan 2
Hanura 2 Kenaikan 3 Steady 3
PAN 5 Penurunan 2 Kenaikan 6
Demokrat 6 Penurunan 5 Penurunan 4
Perindo (baru) 2 Penurunan 0
PPP 3 Penurunan 1 Steady 1
PKPI 1 Penurunan 0
Jumlah Anggota 45 Steady 45 Steady 45
Jumlah Partai 11 Steady 11 Penurunan 10

Pembagian administratif

No. Kabupaten/kota Ibu kota Bupati/wali kota Luas wilayah (km2)[21] Jumlah penduduk (2025)[21] Kecamatan Kelurahan/desa Lambang
Peta lokasi
1Kabupaten Bengkulu SelatanKota MannaRifai Tajudin 1.219,063 177.1371116/142
60px-Bengkulu_Selatan.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lokasi_Bengkulu_Kabupaten_Bengkulu_Selatan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
2Kabupaten Bengkulu TengahKarang TinggiRachmat Riyanto 1.132,405 126.339101/142
60px-Lambang_Kabupaten_Bengkulu_Tengah.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lokasi_Bengkulu_Kabupaten_Bengkulu_Tengah.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
3Kabupaten Bengkulu UtaraKota Arga MakmurArie Septia Adinata 4.478,107 309.773195/215
60px-Logo_Bengkulu_Utara.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lokasi_Bengkulu_Kabupaten_Bengkulu_Utara.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
4Kabupaten KaurKaur SelatanGusril Pausi 2.607,839 136.533153/192
60px-Kabupaten_Kaur.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lokasi_Bengkulu_Kabupaten_Kaur.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
5Kabupaten KepahiangKepahiangZurdi Nata 738,965 151.910812/105
60px-Logo_Kepahiang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lokasi_Bengkulu_Kabupaten_Kepahiang.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
6Kabupaten LebongTubeiAzhari 1.666,621 115.5201311/93
60px-Lebong.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lokasi_Bengkulu_Kabupaten_Lebong.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
7Kabupaten MukomukoKota MukomukoChoirul Huda 4.137,520 205.602153/148
60px-Logo_Mukomuko.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lokasi_Bengkulu_Kabupaten_Mukomuko.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
8Kabupaten Rejang LebongCurupHendri (Plt.) 1.559,419 288.5821534/122
60px-Rejang_Lebong.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lokasi_Bengkulu_Kabupaten_Rejang_Lebong.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
9Kabupaten SelumaPasar TaisTeddy Rahman 2.432,088 216.0281420/182
60px-Seluma.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lokasi_Bengkulu_Kabupaten_Seluma.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
10Kota Bengkulu-Dedy Wahyudi 150,183 400.533967/-
60px-Kota_Bengkulu.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Lokasi_Bengkulu_Kota_Bengkulu.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Demografi

250px-Pria_Kaur.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suku Kaur tempo dulu dalam buku Sejarah Sumatra Karya Wilham Marsden

Suku bangsa

Artikel utama: Suku Bengkulu
250px-Tarian_Gandai_Asli_Mukomuko.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tari Gandai, khas masyarakat suku Mukomuko.

Provinsi Bengkulu merupakan daerah yang heterogen dari segi suku bangsa. Penduduknya terdiri dari suku-suku asli dan masyarakat pendatang. Suku-suku asli Bengkulu meliputi suku Suku Rejang[b], Serawai, Mukomuko, Enggano, Kaur, Lembak, Pekal, Besemah, Semende, Merpas, Nasal dan Melayu Bengkulu. Di antara suku-suku asli, Rejang dan Serawai adalah dua suku dengan populasi tertinggi, masing-masing dengan persentase 20,60% dan 18,91%.[24]

Ada pula masyarakat pendatang meliputi Suku Jawa dengan persentase 22,64% sekaligus sebagai populasi etnis tunggal terbesar di Provinsi Bengkulu,[24] Serawai, suku lokal lainnya, Melayu, Minangkabau, Batak, Sunda, Lampung, dan lainnya.[25]

Berdasarkan data dari Sensus Penduduk Indonesia 2010, berikut ini komposisi etnis atau suku bangsa di provinsi Bengkulu:[25]

250px-Tari_Perang_Enggano_-_panoramio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang pria suku Enggano memperagakan tarian perang.
No Suku Jumlah 2010 %
1 Jawa 387.281 22,64%
2 Rejang 352.500 20,60%
3 Serawai 323.500 18,91%
4 Pribumi lainnya 266.027 15,55%
5 Melayu Bengkulu 195.941 11,45%
6 Minangkabau 71.472 4,18%
7 Sunda 52.665 3,08%
8 Batak 32.972 1,93%
9 Lampung 14.071 0,82%
10 Bali 3.687 0,22%
11 Suku lainnya 10.581 0,62%
Provinsi Bengkulu 1.710.697 100%

Catatan:* Dalam Sensus Penduduk Indonesia 2010, pribumi lainnya sudah termasuk suku-suku lokal lainnya, seperti: suku Lembak, Kaur, Mukomuko, Pekal, Enggano, Merpas, dan Nasal. Sedangkan suku lainnya sudah termasuk semua suku-suku pendatang lainnya, seperti: Bugis, Kerinci, Madura, Aceh, Mentawai, dan Nias.

Seni dan budaya

Artikel utama: Budaya Bengkulu
330px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Een_drietal_Europese_vrouwen_gekleed_in_sarongs_met_op_de_achtergrond_Fort_Marlborough_te_Benkoelen_TMnr_60042951.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tiga wanita Belanda berpakaian sarong kebaya jalan-jalan di depan Fort Marlborough (awal abad ke-20).

Bengkulu memiliki kerajinan tradisional batik besurek, yakni kain batik yang dihiasi huruf-huruf Arab gundul dan diakui oleh pemerintah Republik Indonesia sebagai salah satu bagian warisan budaya Republik Indonesia serta turut memperkaya wawasan budaya di Indonesia.[26]

Kebudayaan Bengkulu sangat kental bercirikan dengan budaya pribumi di Bengkulu yang memiliki beberapa ciri berbeda karena dipengaruhi oleh suku-suku berbeda yakni kebudayaan Rejang, Serawai, Melayu, Kaur, Mukomuko, Pekal, Lembak, Enggano, Merpas, & Nasal.

Budaya tabut merupakan sebuah budaya yang unik yang memadukan tradisi lokal dengan Islam Syiah.[27]

Tari tradisional

Tari-tarian tradisional dari Bengkulu antara lain:

Seni musik

Musik tradisional di Bengkulu berkembang seiring dengan kondisi masyarakatnya yang mayoritas beragama Islam, sehingga aktivitas dan pertunjukan musik di Bengkulu banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai serta nuansa keislaman.[28][29][30]

  • Geritan, cerita sambil berlagu.
  • Serambeak, seni yang berupa patatah-petitih.
  • Andei-andei, seni sastra yang berupa nasihat.
  • Sambei, seni vokal khas suku Rejang yang biasanya untuk pesta perkawinan.
  • Doll, alat musik yang terbuat dari bongkol kelapa dan dimainkan dengan cara dipukul,[31] biasanya dimainkan dalam acara festival Tabot pada bulan Muharram atau acara penyambutan.[32]

Lihat pula

Keterangan

  1. Gubernur Rohidin Mersyah cuti kampanye pada Pemilihan umum Gubernur Bengkulu 2024, posisi sementara diisi oleh Wakil Gubernur Rosjonsyah Syahili sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur
  2. Suku ini diakui sebagai salah satu penduduk asli Bengkulu[22] dan dianggap sebagai penghuni pertama atau suku tertua.[23].

Referensi

  1. "Pembentukan Daerah-Daerah Otonom di Indonesia s/d Tahun 2014" (PDF). www.otda.kemendagri.go.id. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-07-12. Diakses tanggal 29 Oktober 2021.
  2. 1 2 "Data Jumlah Penduduk Menurut Agama di Provinsi Bengkulu Semester 1 Tahun 2025". www.data.bengkuluprov.go.id. Diakses tanggal 23 Januari 2026.
  3. 1 2 "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2024" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 25 Juli 2024.
  4. Agus Setiyanto, Elite Pribumi Bengkulu: Perspektif Sejarah Abad ke-19, Balai Pustaka, 2001
  5. "Indeks Pembangunan Manusia (Umur Harapan Hidup Hasil Long Form SP2020), 2023-2024". www.bps.go.id. Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 25 Januari 2025.
  6. "Peraturan Gubernur (PERGUB) Provinsi Bengkulu Nomor 30 Tahun 2023 Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2024" (PDF). https://peraturan.bpk.go.id/. (2023). Diakses tanggal 24 November 2024. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=; Tautan eksternal dalam |website=
  7. Hambali (2022). Jejak Kerajaan Inderapura Di Wilayah Mukomuko Tahun 1500-1792 M (PDF). Bengkulu: Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Jurusan Adab Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah; Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-07-28. Diakses tanggal 2023-07-17.
  9. Roberts, Edmund (1837). Embassy to the Eastern Courts of Cochin-China, Siam, and Muscat. New York: Harper & Brothers. hlm. 34. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-07-17. Diakses tanggal 2013-10-14.
  10. Andriyanto, Rendi; Fitrisia, Azmi (2019). "Eksplorasi dan Eksploitasi Penambangan Emas Lebong Donok (Bengkulu) Tahun 1897-1942". Kronologi. 1 (3): 10–21.
  11. Sejarah Daerah Lampung. Direktorat Jenderal Kebudayaan. 1997-01-01. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-24. Diakses tanggal 2022-03-18.
  12. Diskominfo Provinsi Bengkulu (02-09-2019). "DPRD Provinsi Bengkulu Periode 2019-2024 Dilantik , Ini Harapan Gubernur Rohidin". Pemprov Bengkulu. Diakses tanggal 21-09-2019. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  13. "KPU Bengkulu Tetapkan 45 Caleg Terpilih, PDIP Kembali Pimpin DPRD Provinsi". rri.co.id. 09-08-2019. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-21. Diakses tanggal 21-09-2019. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  14. Tri Yulianti Imran (02-09-2019). "45 Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Periode 2019-2024 Dilantik". RMOL BENGKULU. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-09-27. Diakses tanggal 21-09-2019. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  15. Musriadi (02-09-2019). Musriadi (ed.). "Ini daftar 45 anggota dewan Provinsi Bengkulu yang dilantik". ANTARA News. ANTARA BENGKULU. Diakses tanggal 21-09-2019. {{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  16. "Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu Nomor 13 Tahun 2024 Tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bengkulu Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024" (PDF). Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu. 02-05-2024. Diakses tanggal 07-10-2024. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  17. "45 Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Periode 2019-2024 Dilantik Awal September". bengkulutoday.com. 11-08-2019. Diakses tanggal 21-09-2019. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  18. "Ini Dia Calon Penantang Rohidin Pada Pilgub Nanti". radarbengkuluonline.com. 13-05-2019. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-09-23. Diakses tanggal 21-09-2019. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  19. "Agustus, 45 Dewan Provinsi Terpilih Dilantik". bengkuluekspress.com. 12-05-2014. Diakses tanggal 21-09-2019. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  20. "Hari Ini 45 Anggota DPRD Bengkulu Dilantik". beritasatu.com. SUARA PEMBARUAN. 01-09-2014. Diakses tanggal 21-09-2019. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  21. 1 2 "Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau". Paralegal.id. Diakses tanggal 2026-04-06.
  22. Sejarah Daerah Bengkulu (PDF) (dalam bahasa Indonesian). Jakarta: Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1978. hlm. 22. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-10-25. Diakses tanggal 2021-11-16. {{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  23. Hamidy, Badrul Munir (2004). Masuk dan Berkembangnya Islam di Daerah bengkulu. Bunga Rampai Melayu Bengkulu. Bengkulu: Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. hlm. 1.
  24. 1 2 "BPS: Jawa, Rejang, Serawai Tertinggi". Radar Bengkulu Online. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-11-16. Diakses tanggal 4 Desember 2020.
  25. 1 2 "Kewarganegaraan Suku Bangsa, Agama, Bahasa 2010" (PDF). demografi.bps.go.id. Badan Pusat Statistik. 2010. hlm. 23, 36–41. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-07-12. Diakses tanggal 22 Oktober 2021.
  26. Ranelis; Washinton P, Rahmad (2016). "SENI KERAJINAN BATIK BESUREK DI BENGKULU" (PDF). Jurnal Ekspresi Seni. 18 (1): 113–130.
  27. "Festival Tabut Bengkulu Tampilkan Kolaborasi Budaya kesenian Nusantara". VOI - Waktunya Merevolusi Pemberitaan. Diakses tanggal 2026-02-03.
  28. Kartikawati, Yuliana (2017-01-01). Atlas Budaya dan Tradisi Nusantara. Media Pressindo.
  29. Suryana, Dayat (2012-10-16). Provinsi-Provinsi Di Indonesia: Tempat-Tempat Di Provinsi Indonesia. CreateSpace Independent Publishing Platform. ISBN 978-1-4801-2226-0.
  30. Soedjiono, S. (1995). Album alat musik tradisional. hlm.4 Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
  31. Soedjiono, S. (1995). Album alat musik tradisional. hlm. 21 Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
  32. Supandi, Hery. "Mengenal Alat Musik Doll Dibuat dari Kulit Sapi yang Dikeringkan". detiksumbagsel. Diakses tanggal 2026-02-03.

Bacaan lanjutan

  • (Inggris) Miller, C. 1777. "An Account of The Island of Sumatra". Philosophical Transactions of the Royal Society of London pp. 160–179.

Pranala luar

(Inggris) History of Bengkulu, blog berisi informasi sejarah pendudukan Bengkulu oleh EIC.

  • (Inggris) A. J. Stockwell. Britons in south-east Asia, Oxford Dictionary of National Biography, online edn., Oxford University Press, May 2007.
Samudra Hindia Sumatera Barat Jambi
Samudra Hindia North Sumatera Selatan
West   Bengkulu    East
South
Samudra Hindia Lampung Lampung
Sumatra
Garuda Pancasila
Jawa
Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Papua
Topik mengenai Sumatra
Provinsi
250px-LocationSumatra.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gubernur
Kabupaten
dan kota
Kecamatan
dan kelurahan
Tokoh
Daftar
Kota besar
Suku bangsa
Bahasa

3°54′S 102°24′E / 3.900°S 102.400°E / -3.900; 102.400

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan