Selasa, 29 September 2026
00:54 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Benteng York

bangunan kuil di Indonesia

Benteng York atau Fort York merupakan pangkalan pertama yang didirikan oleh Inggris di Bengkulu. Tepatnya terletak di Kelurahan Pasar Bengkulu, Kecamatan Sungai serut, Kota Bengkulu. Pusat Arkeolog Nasional Jakarta meneliti keberadaan Benteng York peninggalan kolonial Inggris sekitar tahun 1618 di Kota Bengkulu. Dari hasil penggalian, tim menemukan pecahan guci, pecahan uang logam dan sejumlah benda lainnya. Dan juga menemukan pola benteng yang diperkirakan berukuran 50 meter kali 50 meter," tambahnya. Pada 1714 kondisi Fort York menjadi kritis. Bangunan benteng dan barak-barak telah semakin rapuh, sementara air hujan secara terus-menerus membasahi ruangan tempat tinggal para penghuni. Joseph Collet yang menjadi pimpinan garnizun di Bengkulu pada 1712 menyatakan bahwa Fort York membutuhkan perbaikan besar dan lokasi benteng itu sebenarnya tidak tepat. Kemudian pada 1712, Joseph Collet menulis surat kepada Dewan Direksi EIC yang mengusulkan agar membangun benteng baru di tempat yang disebut Carrang atau dalam bahasa lokal disebut Ujung karang. Pembangunan benteng baru tersebut dimulai pada tahun 1714 dan diberi nama Fort Marlborough yang hingga kini masih berdiri kokoh.[1]

Referensi

  1. ↑ S, Helti Marini (2013-08-30). "Arkeolog teliti Benteng York Bengkulu". ANTARA News. Diakses tanggal 2020-02-08.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan