Sabtu, 31 Oktober 2026
15:45 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Tugu Thomas Parr

Tugu Thomas Parr

monumen di Indonesia

Bagikan:
Infotaula de geografia políticaTugu Thomas Parr
330px-Thomas_Parr_Monument%2C_Bengkulu%2C_2015-04-19_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tugu Thomas Parr Suntingan nilai di Wikidata
Tempat
osm-intl,12,a,a,323x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Tugu_Thomas_Parr&revid=29890396&groups=_d4ea74002364ce4ac5ea410ed21e88fb220dbc07&parser=parsoidKoordinat: 3°47′19.5″S 102°15′3.2″E / 3.788750°S 102.250889°E / -3.788750; 102.250889 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaBengkulu Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
250px-Thomas_Parr_Monument%2C_Bengkulu%2C_2015-04-19_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tugu tersebut di taman kecilnya

Tugu Thomas Parr adalah sebuah monumen yang terletak di Bengkulu, Bengkulu, Indonesia dan didedikasikan kepada Thomas Parr, Residen Inggris di Bengkulu yang terbunuh pada 1807. Dibangun setahun setelah kematiannya, bangunan tersebut dianggap sebagai cagar budaya.

Lokasi

Tugu Thomas Parr terletak di Jalan Ahmad Yani, di subdistrik Kampung Cina di Kota Bengkulu, Bengkulu.[1] Tempat tersebut tidak jauh dari pusat kotanya dan mudah diakses.[2]

Monumen tersebut berjarak sekitar 170 meter (560 ft) dari tenggara Benteng Marlborough, bekas tempat pertahanan Inggris di wilayah tersebut.[3] Tempat tersebut aslinya berada di dekat bangunan-bangunan yang dibangun pemerintahan Perusahaan Hindia Timur dan dewan pemerintahan Inggris. Namun, wilayah tersebut kemudian menjadi tempat komersial, dengan beberapa toko dan sebuah kantor pos yang terletak di dekat tugu tersebut.[4]

Deskripsi

Tugu Thomas Parr berbentuk oktagonal, yang meliputi wilayah seluas 70 meter persegi (750 sq ft). Tugu tersebut memiliki tinggi dengan ukuran 135-meter (443 ft) dengan sebuah kubah diatasnya.[4][3] Karena kubah tersebut, tugu tersebut juga dikenal oleh orang lokal sebagai "Kuburan Bulek".[3]

Sejarah

Bengkulu jatuh dibawah kekuasaan Perusahaan Hindia Timur Inggris pada abad ke-17. Perusahaan tersebut membangun sebuah benteng, Benteng Marlborough, dan mulai memerintah wilayah tersebut. Pada 1805, Thomas Parr dilantik menjadi Residen Bengkulu.[2]

Referensi

Kutipan karya

  • Erza, Dwi. "Monumen Thomas Parr" [Thomas Parr Monument] (dalam bahasa Indonesian). Bengkulu Provincial Government. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-05-15. Diakses tanggal 15 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Harfield, Alan (1985). Bencoolen: The Christian Cemetery and the Fort Marlborough Monuments. London: British Association for Cemeteries in South Asia. ISBN 978-0-907799-10-8.
  • "Tugu Thomas Parr" [Thomas Parr Monument] (dalam bahasa Indonesian). Center for the Preservation of Cultural Properties, Jambi. 24 Januari 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-05-15. Diakses tanggal 15 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • "Tugu Thomas Parr" [Thomas Parr Monument] (dalam bahasa Indonesian). Bengkulu Municipal Government. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-05-15. Diakses tanggal 15 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • "Tugu Thomas Parr, Monumen Rakyat Bengkulu Menolak Ditindas" [Thomas Parr Monument, a Monument to the People of Bengkulu who Refused to be Subjugated]. Kupas Bengkulu (dalam bahasa Indonesian). 18 Mei 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-05-15. Diakses tanggal 15 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

3°47′19.47″S 102°15′2.53″E / 3.7887417°S 102.2507028°E / -3.7887417; 102.2507028

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan