Senin, 28 September 2026
22:57 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Uni India

Uni India

periode dalam sejarah India dari tahun 1947 hingga 1950

Uni India
1947–1950
Wilayah yang diklaim
Wilayah yang diklaim
Ibu kotaNew Delhi
DemonimOrang India
PemerintahanMonarki konstitusional parlementer federal
Monarki 
• 1947–1950
George VI
Gubernur Jenderal 
• 1947–1948
Louis Mountbatten
• 1948–1950
C. Rajagopalachari
Perdana Menteri 
• 1947–1950
Jawaharlal Nehru
LegislatifMajelis Konstituen
Sejarah 
15 Agustus 1947
• Republik
26 Januari 1950
Luas
1949–19503.159.814[1] km2 (1.220.011 sq mi)
Populasi
• 1949–1950
360,185,000 (diperkirakan)[1]
Mata uangRupee India
Didahului olehDigantikan oleh
British Raj
Republik India
Sekarang bagian dariIndia
Bangladesh

Uni India (bahasa Hindi:भारत अधिराज्य, Bhārata Adhirājya, bahasa Inggris:Dominion of India) adalah sebuah negara independen yang berdiri antara 15 Agustus 1947 dan 26 Januari 1950. Negara tersebut berubah menjadi Republik India melalui promulgasi Konstitusi India pada 26 Januari 1950.[2]

George VI dari Britania Raya menjadi kepala negara Uni India dan diwakili oleh Gubernur Jenderal India. Namun, gubernur jenderal tidak digelari wizurai, seperti kebiasaan pada masa Kemaharajaan Britania. Dua gubernur jenderal memegang jabatan tersebut pada masa Dominion (setelah jabatan Viceroy ditiadakan oleh Undang-Undang Kemerdekaan India 1947): Mountbatten of Burma (1947–48) dan Chakravarti Rajagopalachari (1948–50). Jawaharlal Nehru menjabat sebagai perdana menteri India sepanjang masa tersebut.

Referensi

  1. 1 2 S. H. Steinberg, ed. (1950), The Statesman's Year-Book, 1950, London: Macmillan and Co., Ltd, hlm. 137
  2. ↑ Winegard, Timothy C. (2011), Indigenous Peoples of the British Dominions and the First World War, Cambridge University Press, hlm. 2–, ISBN 978-1-107-01493-0

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dominion of India.
Afrika
Asia
Eropa
Oseania
Amerika
40px-India_geo_stub.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik India ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan