Kamis, 29 Oktober 2026
11:30 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kerajaan Nepal

Kerajaan Nepal

Bagikan:
Kerajaan Nepal
नेपाल अधिराज्य
Nepal Adhirajya
1768–2008
Lambang (sebelum 2006) Nepal
Lambang (sebelum 2006)
Lagu kebangsaan: Shriman Gambhir
"Lagu Nasional"
Teritorial Kerajaan Nepal pada 2008
Teritorial Kerajaan Nepal pada 2008
Ibu kotaKathmandu
Bahasa umumNepal (resmi)
Bahasa Newar (resmi pada priode awal)
Agama Hindu (resmi)
Pemerintahanmonarki absolut, monarki konstitusional
Penguasa 
• 1768–1775
Prithvi Narayan Shah (pertama)
• 1950–1951; 2001–2008
Gyanendra Bir Bikram Shah Dev (terakhir)
LegislatifCuria regis
(1768–1990)
Parliament
(1990–2002)
Curia regis
(2002–2006)
Parlemen
(2006–2007)
Legilatur interim
(2007–2008)
Sejarah 
• Unifikasi di bawah kepemimpinan Prithvi Narayan Shah
25 September 1768[1]
1846–1953
1990–2007
• Republik
28 Mei 2008
Mata uangmohar Nepal (1768–1932)
rupee Nepal (1932–2008)
Kode ISO 3166NP
Didahului olehDigantikan oleh
krjKerajaan
Gorkha
dnsDinasti
Malla (Nepal)
Chaubisi Rajya
krjKerajaan
Kirat
krjKerajaan
Sikkim
Baise Rajya
krjKerajaan
Doti
krjKerajaan
Kumaon
krjKerajaan
Garhwal
Nepal
krjKerajaan
Garhwal
Sekarang bagian dariNepal
India
China
Bangladesh

Kerajaan Nepal (bahasa Nepali:नेपाल अधिराज्य) adalah sebuah monarki Hindu yang dibentuk pada 1768 melalui unifikasi Nepal. Didirikan oleh King Prithvi Narayan Shah, seorang penguasa Gorkhali, kerajaan tersebut berdiri selama 240 tahun sampai pembubaran monarki Nepal pada 2008. Pada periode ini, Nepal secara resmi berada di bawah kepemimpinan dinasti Shah.

Pada 10 Juni 2006 parlemen Nepal menghapuskan hak-hak kekuasaan utama raja, termasuk haknya untuk memveto undang-undang. Segala kekuasaan eksekutif, termasuk yang sebelumnya dimiliki raja, kini beralih kepada perdana menteri. Gyanendra menjadi raja sipil di bawah konstitusi sementara.

Pada 23 Agustus 2007 pemerintah transisional Nepal menasionalisasikan seluruh harta benda kerajaan Gyanendra, termasuk Istana Kerajaan. Kemudian pada 24 Desember 2007 diumumkan bahwa kerajaan akan dibubarkan pada tahun 2008 setelah disetujuinya rancangan undang-undang yang mengubah Nepal menjadi republik.

Pada 28 Mei 2008 kerajaan Nepal resmi dibubarkan dan digantikan republik federal sekuler. Menjadikan kerajaan Nepal sebagai kerajaan Hindu terakhir yang tersisa.

Referensi

Pranala luar

Afrika
Asia
Eropa
Oseania
Amerika
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan