Selasa, 03 November 2026
06:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kerajaan Arab Suriah

Kerajaan Arab Suriah

Bagikan:
Kerajaan Arab Suriah
المملكة العربية السورية (Arabic)
al-Mamlakah al-‘Arabīyah as-Sūrīyah
1918–1920
Kitab Kemerdekaan Suriah (ذكرى استقلال سوريا), menampilkan perbatasan yang dideklarasikan Kerajaan Suriah. Menyebut tanggal Deklarasi Kemerdekaan 8 Maret 1920.
Kitab Kemerdekaan Suriah (ذكرى استقلال سوريا), menampilkan perbatasan yang dideklarasikan Kerajaan Suriah. Menyebut tanggal Deklarasi Kemerdekaan 8 Maret 1920.
Ibu kotaDamaskus
Bahasa umumArab
PemerintahanMonarki konstitusional
Raja 
• 1920
Faisal I
Perdana Menteri 
• 1919
Rida Pasha al-Rikabi
• 1920
Hashim al-Atassi
LegislatifKongres Nasional
Era SejarahMasa antar-perang
• Pengangkatan Faisal I
8 Maret 1918
23 Juli 1920
24 Juli 1920
Mata uangPound Suriah
Kode ISO 3166SY
Didahului olehDigantikan oleh
Pemerintahan Wilayah Musuh yang Diduduki
Negara Aleppo
Negara Bagian Damaskus
Negara Jabal Druze
Sekarang bagian dari Israel
 Yordania
 Libanon
 Palestina
 Suriah
 Turki

Kerajaan Arab Suriah (bahasa Arab:المملكة العربية السورية, al-Mamlakah al-‘Arabīyah as-Sūrīyah) adalah sebuah negara tak diakui dan diproklamasikan sendiri yang hanya berdiri selama empat bulan, dari 8 Maret sampai 24 Juli 1920. Negara tersebut dianggap oleh para nasionalis Arab sebagai negara Arab modern pertama. Pada masa singkatnya, kerajaan tersebut dipimpin oleh putra Syarif Hussein bin Ali, Faisal bin Hussein. Meskipun mengklaim teritorial Suriah Raya, pemerintahan Faisal menguasai wilayah yang terbatas – terutama Suriah dan Yordania modern – dan bergantung pada Inggris yang, bersama dengan Prancis, umumnya menentang gagasan Suriah Raya dan menolak mengakui kerajaan tersebut.[1] Kerajaan tersebut menyerah kepada pasukan Prancis pada 24 Juli 1920.

Referensi

  1. ↑ Itamar Rabinovich, Symposium: The Greater-Syria Plan and the Palestine Problem in The Jerusalem Cathedra (1982), p. 262.
Afrika
Asia
Eropa
Oseania
Amerika
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan