Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Lambang Suriah" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Lambang Suriah menampilkan seekor elang berwarna emas, menghadap ke kanan (dexter), dengan tiga bintang berujung lima yang tersusun dalam lengkungan di atas kepalanya. Sayap elang tersebut berisi 14 helai bulu, yang melambangkan 14 provinsi di negara tersebut. Lambang tersebut secara resmi diadopsi pada tanggal 3 Juli 2025.
Selama Perang Saudara Suriah yang dimulai pada Maret 2011, berbagai simbol dan lambang digunakan oleh oposisi Suriah termasuk Pemerintahan Keselamatan Suriah, Pemerintahan Sementara Suriah, dan oleh Pemerintahan Otonom Suriah Utara dan Timur. Setelah jatuhnya rezim al-Assad pada Desember 2024, pemerintah transisi Suriah yang baru dibentuk memperbarui lambang negara dengan lambang baru berdasarkan bendera yang digunakan Suriah setelah merdeka dari Prancis pada tahun 1946.
Lambang sebelumnya
- Lambang Suriah sebelum 1958 dan kurun 1961–1963 Republik Suriah
- Lambang pada kurun 1958–1961 Republik Arab Bersatu.
- Lambang pada kurun 1972–1977 Federasi Republik Arab.
- Lambang pada kurun 1980–2024 Republik Arab Suriah.
- Lambang de facto Republik Arab Suriah (2024–2025)
- Suriah (2025–sekarang)
Lihat juga
Referensi
Lambang negara-negara di Asia | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Negara berdaulat |
| ||||||||||||
| Negara dengan pengakuan terbatas | |||||||||||||
| Dependensi dan wilayah lain | |||||||||||||
1 Terkadang dimasukkan ke Eropa, tergantung definisi perbatasan. 2 Terkadang dimasukkan ke Oseania. 3 Negara lintas benua. | |||||||||||||
Artikel bertopik lambang negara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |