Selasa, 29 September 2026
08:47 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Ummah

Kata dalam bahasa Arab yang merujuk seluruh orang Muslim secara umum

Ummah (bahasa Arab: أمة, bahasa Indonesia: umat) adalah sebuah kata dan frasa dari bahasa Arab yang berarti: "masyarakat" atau "bangsa". Kata tersebut berasal dari kata amma-yaummu, yang dapat berarti: "menuju", "menumpu", atau "meneladani". Dari akar kata yang sama, terbentuk pula kata: um yang berarti "ibu", dan imam yang berarti "pemimpin".[1]

Saat ini, Organisasi Konferensi Islam (OKI) adalah organisasi internasional utama yang anggotanya terdiri dari negara-negara dengan penduduk yang beragama Islam.

Konteks Islam

Dalam konteks agama Islam, kata ummah bermakna seluruh persebaran umat Islam atau "komunitas dari orang-orang yang beriman" (ummatul mu'minin), dan dengan demikian bermakna seluruh Dunia Islam. Ungkapan "kesatuan umat" (ummatul wahidah) dalam Al-Qur'an merujuk kepada seluruh kesatuan Dunia Islam. Al-Qur'an menyatakan: "Sesungguhnya umatmu ini (agama tauhid) adalah umat (agama) yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku (QS Al-Anbiya' [21]: 92).[1]

Konstitusi Madinah, sebuah dokumen kuno yang dipercayai merupakan perjanjian antara Muhammad dan suku-suku terkemuka di Madinah pada tahun 622 Masehi, secara jelas menyebut bahwa suku-suku Yahudi dan non-Muslim Madinah juga dianggap sebagai "umat", yaitu turut mengambil bagian dan terikat dalam perjanjian tersebut.[2][3][4]

Bahasa Arab

Secara umum kata, dalam bahasa Arab kata ini dapat digunakan untuk menyebut kumpulan negara-negara, sedangkan dalam konteks pan-Arabisme bermakna seluruh Dunia Arab. Di sisi lain, dalam bahasa Arab kata ummah juga dapat digunakan dalam arti "bangsa" menurut pengertian Barat, misalnya pada istilah Al-Umamul Muttahidah (الأمم المتحدة), yang artinya Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Bahasa lainnya

Dalam bahasa Indonesia, bentuk serapannya yaitu kata "umat", juga digunakan oleh agama-agama selain Islam di Indonesia untuk menyebut para pemeluknya, contohnya umat Kristiani, umat Hindu, dan lain-lain. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata "umat" berarti: (1) para penganut atau pengikut suatu agama, atau (2) makhluk manusia.

Dalam bahasa Ibrani modern, Ummah (אוּמָה) berarti "bangsa".

Referensi

  1. 1 2 Shihab, Dr. M. Quraish, M.A., Wawasan Al-Qur'an: Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat, Penerbit Mizan, 1996.
  2. ↑ Firestone, Reuven. Jihād: the origin of holy war in Islam (1999). Hlm. 118
  3. ↑ "Muhammad", Encyclopedia of Islam Online
  4. ↑ Watt, W. Montgomery. "Muhammad at Medina" dan Serjeant R.B. "The Constitution of Medina"." Islamic Quarterly 8 (1964). Hlm. 4.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan