Minggu, 20 September 2026
22:40 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Dunia Arab

Dunia Arab

wilayah geografis dan kultural; istilah kolektif untuk negara-negara berbahasa Arab

500px-League_of_Arab_States.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Dunia Arab

Dunia Arab (bahasa Arab:العالم العربي, Al-`Alam Al-`Arabi) merujuk pada negara-negara berbahasa Arab yang terbentang dari Samudra Atlantik di barat hingga Laut Arab di timur dan dari Laut Tengah di utara hingga Tanduk Afrika dan Samudra Hindia di tenggara. Dunia Arab terdiri dari 24 negara dan wilayah dengan populasi 325 juta jiwa dalam dua benua.

Sentimen nasionalisme Arab muncul pada paruh kedua abad ke-19, bersamaan dengan lahirnya gerakan-gerakan nasionalis lainnya dalam Kekaisaran Ottoman. Liga Arab dibentuk pada tahun 1945 untuk mewakili kepentingan orang-orang Arab dan untuk mempercepat penyatuan politik negara-negara Arab dalam sebuah proyek yang dikenal sebagai Pan-Arabisme, yang sangat menentang pendirian negara Israel.[1][2] Protes populer di seluruh dunia Arab yang dimulai pada akhir 2010 sampai dengan awal tahun 2011 diarahkan terhadap pemerintah dan perilaku korupsi yang terkait, di samping permintaan pembaruan ekonomi.

Istilah "dunia Arab" biasanya tidak diakui oleh orang-orang yang tinggal di daerah tersebut namun tidak menganggap diri mereka orang Arab, seperti orang-orang non-Yahudi, misalnya orang Berber dan orang Kurdi. Sedangkan tanah air Arab asli adalah Semenanjung Arab. Istilah ini juga ditolak oleh beberapa minoritas Semit seperti Maronit, Mizrahim, Assyria, dll., karena pada masa pra-sejarah, orang Arab berasal dari tempat-tempat seperti Irak, Palestina, dan Suriah.

Definisi

Denotasi linguistik dan politik yang inheren dalam kata Arab umumnya dianggap lebih penting daripada pertimbangan silsilah. Dengan demikian, individu yang hanya memiliki sedikit atau tiada keturunan Arab sama sekali, tetapi tinggal di Jazirah Arab, dapat mengidentifikasi diri sebagai orang Arab. Sebagian identitas juga dapat didasarkan pada bahasa ibu yang digunakan. Namun pendasaran pada kedua hal ini dibantah oleh banyak orang: di Mesir misalnya, terkadang mereka tidak mengakui identitas mereka sebagai orang Arab. Di Maroko, Aljazair, dan Tunisia (daerah Arab Maghrib), bahasa Arab hanya digunakan sebagai bahasa resmi pemerintah, sementara bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari disebut Darija (الدَّارِجَة "bahasa sehari-hari"). Bahasa Darija banyak menyerap kosakata bahasa Arab Standar, tetapi juga banyak menggunakan kosakata pinjaman dari substrat bahasa Berber (Tamazight),[3] serta dari bahasa Prancis, Spanyol dan bahkan Italia (terutama di Libya) — bahasa pihak-pihak yang dalam sejarahnya menjadi penjajah kolonial daerah tersebut. Darija dituturkan dan dapat dipahami secara luas oleh masyarakat di negara-negara Maghrib, terutama Maroko, Aljazair, dan Tunisia, tetapi tidak dapat dipahami oleh penutur dialek Arab lainnya, terutama bagi mereka yang tinggal di Mesir dan Timur Tengah.[4]

Pendefinisian berdasarkan daerah

Artikel utama: Liga Arab

Meskipun tidak ada definisi yang bisa diterima secara global yang merujuk pada "dunia Arab",[5] semua negara yang menjadi anggota Liga Arab umumnya diakui sebagai bagian dari dunia Arab.[5][6]

Liga Arab merupakan organisasi regional yang bertujuan (antara lain) untuk mempertimbangkan secara umum semua urusan dan kepentingan negara-negara Arab. Berikut ini definisi dunia Arab menurut mereka:

Dunia Arab adalah semua orang yang berbahasa dengan bahasa Arab, yang tinggal di negara berbahasa Arab, dan yang bersimpati dengan aspirasi rakyat Arab.[7]

Pendefinisian berdasarkan daerah kadang-kadang dianggap kurang pantas[8] dan bahkan bermasalah,[9] serta perlu ditambah dengan elemen tambahan tertentu (lihat definisi linguistik tambahan di bawah).[10]

Negara-negara anggota Liga Arab

Penambahan definisi berdasarkan pada bahasa

Sebagai alternatif[11] atau tambahan bagi[5] pendefinisian berdasarkan daerah, dunia Arab dapat didefinisikan sebagai suatu entitas yang berisi masyarakat dan negara yang setidaknya disatukan oleh kedekatan dengan bahasa atau budaya Arab atau kedekatan geografis.[12] Selain itu, entitas ini juga dapat berisi negara-negara atau wilayah dengan penduduk mayoritas berbahasa Arab. Definisi kedua ini dapat juga mencakup masyarakat diaspora Arab.[5]

Meski dialek-dialek bahasa Arab digunakan dalam sejumlah negara Liga Arab, bahasa Arab Standar Modern adalah bahasa resmi di seluruh negara anggota liga tersebut. Beberapa negara juga mencanangkan bahasa Arab sebagai bahasa resmi nasional walau bahasa Arab tidak digunakan secara luas di kalangan masyarakatnya.

Somalia memiliki dua bahasa resmi, Arab dan Somali, yang keduanya masuk dalam rumpun bahasa Afro-Asia. Meski pun bahasa Arab digunakan secara meluas oleh banyak orang di wilayah utara negara itu, bahasa Somalia juga merupakan bahasa yang digunakan secara luas dan berisi banyak kata pinjaman dari bahasa Arab.[13]

Demikian pula dengan Jibuti yang juga memiliki dua bahasa resmi: Arab dan Prancis. Negara ini memiliki lebih dari satu bahasa nasional resmi yang diakui. Selain bahasa Somalia, banyak orang berbicara dalam bahasa Afar, yang juga merupakan bahasa Afro-Asia. Mayoritas populasi Jibuti berbicara dalam kedua bahasa Somalia dan Afar, sementara bahasa Arab juga banyak digunakan untuk kegiatan perdagangan dan kegiatan resmi lainnya.[14]

Komoro memiliki tiga bahasa resmi yakni Arab, Komoro dan Prancis. Bahasa Komoro adalah bahasa yang paling banyak digunakan, sementara bahasa Arab digunakan dalam kegiatan dan hal-hal yang berkaitan dengan keagamaan dan Prancis digunakan dalam sistem pendidikan.

Chad, Eritrea dan Israel adalah negara-negara yang mengakui bahasa Arab sebagai bahasa resmi atau bahasa dagang, tetapi tidak satu pun dari mereka menjadi anggota dari Liga Arab. Chad dan Eritrea memiliki status pengamat di Liga Arab dan kemungkinan akan masuk ke liga tersebut di masa depan; mereka juga memiliki populasi masyarakat Arab yang besar.

Israel tidak dianggap masuk dalam dunia Arab. Namun, menurut beberapa definisi,[10][15] populasi warga Arab Israel dapat dianggap sebagai bagian konstituen dari dunia Arab.

Iran memiliki sekitar 5 juta penutur bahasa Arab. Orang Arab Iran paling banyak ditemukan di Ahwaz, sebuah wilayah barat daya yang terletak di Provinsi Khuzestan. Sebagian yang lain menghuni Bushehr, provinsi Hormozgan, serta kota Qom. Mali dan Senegal mengakui Hassaniya, sebuah dialek Arab dari etnis minoritas Moor, serta mengakuinya sebagai bahasa nasional.[16] Yunani dan Siprus juga mengakui bahasa Arab Maronit Siprus. Malta memiliki bahasa Malta yang mirip dengan bahasa Arab Maghrebi, tetapi Malta bukan bagian dari dunia Arab.

Populasi

NomorNegaraPopulasiPeringkat dunia
1  Mesir104,485,854 16
2  Aljazair44,100,000 34
3  Sudan42,848,000 35
4  Irak39,425,000 39
5  Maroko37,666,179 40
6  Saudi Arabia36,660,000 45
7  Yaman31,502,000 49
8  Suriah23,740,340 55
9  Tunisia12,673,800 77
10  Somalia17,156,000 85
11  Uni Emirat Arab10,089,000 93
12  Libya7,449,000 103
13  Yordania7,345,023 106
14  Palestina4,293,313 125
15  Lebanon5,268,000 126
16  Mauritania4,378,254 134
17  Kuwait3,889,000 138
18  Oman3,883,000 139
19  Qatar2,921,000 149
20  Bahrain1,341,000 155
21  Jibuti923,000 158
22  Komoro767,000 163
Total  Liga Arab369,243,763

Luas wilayah

PeringkatNegaraLuas (km2)[17]Luas (sq mi)% dari total luasCatatan
1 Aljazair[convert: nomor tidak sah]18.1%Negara terluas di Afrika dan dunia Arab.
2 Saudi Arabia[convert: nomor tidak sah]16.4%Negara terluas di Timur Tengah.
3 Sudan[convert: nomor tidak sah]14.2%Sebelumnya merupakan negara terluas di Afrika, sebelum kemerdekaan Sudan Selatan
4 Libya[convert: nomor tidak sah]11.4%
5 Mauritania[convert: nomor tidak sah]7.8%
6 Mesir[convert: nomor tidak sah]7.6%tidak termasuk Segitiga Hala'ib (20,580 km2/7,950 sq mi).
7 Somalia637,657246,2014.9%
8 Yaman527,968203,8504.0%
9 Maroko446,550172,4143.4%tidak termasuk Sahara Barat (266,000 km2/103,000 sq mi).
10 Irak435,244168,0493.3%
11 Oman309,500119,4992.4%
12 Suriah185,18071,4981.4%Termasuk Dataran Tinggi Golan (1,200 km2/460 sq mi) yang saat ini di bawah penguasaan Israel.
13 Tunisia163,61063,1701.2%
14 Yordania89,34234,4950.7%
15 Uni Emirat Arab83,60032,2780.6%
16 Jibuti23,2008,9580.1%
17 Kuwait17,8186,8800.1%
18 Qatar11,5864,4730.08%
19 Lebanon10,4524,0360.08%
20 Palestina6,0202,3240.05%
21 Komoro2,2350,8630.01%
22 Bahrain7582930.005%
Total13,333,296 5,148,048

Kepadatan

PeringkatNegaraDensity
(/km2)
Kepadatan
(/mi2)
Area
(km2)
Luas
(mi2)
PopulasiCatatan
1 Bahrain 1.7884.631 750290 1,341,000 Diarsipkan 2018-07-22 di Wayback Machine.
2 Palestina 7131.847 6.0202.320 4,293,313 [18]
3 Lebanon 4081.057 10.4524.036 4,268,000
4 Komoro 343888 2.235863 767,000
5 Kuwait 162420 17.8186.880 2,889,000
6 Qatar 175453 11.0004.200 1,921,000
7 Suriah 117303 185.18071.500 21,740,340
8 Uni Emirat Arab 97251 83.60032.300 8,089,070 [19]
9 Mesir 113293 1.001.449386.662 82,532,544 [20]
10 Maroko 86223 446.550172.410 32,666,179 Termasuk Sahara Barat (United Nations list of Non-Self-Governing Territories|Non-self-governing territory)[21]
11 Yordania 71184 89.34234.495 6,345,023
12 Irak 76197 438.317169.235 33,425,000
13 Tunisia 65168 163.61063.170 10,673,800 [22]
14 Yaman 45117 527.968203.850 25,502,000
15 Jibuti 39101 23.2009.000 923,000
16 Sudan 1847 1.886.068728.215 34,848,000 [23]
17 Aljazair 1641 2.381.741919.595 37,100,000
18 Somalia 1539 637.657246.201 14,156,000
19 Saudi Arabia 131339 2.149.690830.000 28,660,000
20 Oman 93241 309.500119.500 2,883,000
21 Libya 3795,8 1.759.540679.360 6,449,000
22 Mauritania 3385,5 1.025.520395.960 3,378,254

Rujukan

  1. "Requiem for Arab Nationalism" by Adeed Dawisha, Middle East Quarterly, Winter 2003
  2. Charles Smith, The Arab-Israeli Conflict,in International Relations in the Middle East by Louise Fawcett, p. 220.
  3. Tilmatine Mohand, Substrat et convergences: Le berbére et l'arabe nord-africain (1999), in Estudios de dialectologia norteaafricana y andalusi 4, pp 99–119
  4. http://www.ethnologue.com/show_language.asp?code=ary
  5. 1 2 3 4 Frishkopf: 61: "No universally accepted definition of 'the Arab world' exists, but it is generally assumed to include the twenty-two countries belonging to the Arab League that have a combined population of about 280 million (Seib 2005, 604). For the purposes of this introduction, this territorial definition is combined with a linguistic one (use of the Arabic language, or its recognition as critical to identity), and thereby extended into multiple diasporas, especially the Americas, Europe, Southeast Asia, West Africa, and Australia."
  6. Benjamin Hätinger, The League of Arab States, (GRIN Verlag: 2009), p.2.
  7. Dwight Fletcher Reynolds, Arab folklore: a handbook, (Greenwood Press: 2007), p.1.
  8. Baumann: 8
  9. Deng: 405
  10. 1 2 Kronholm: 14
  11. Rejwan: 52
  12. Sullivan and Ismael: ix
  13. Diana Briton Putman, Mohamood Cabdi Noor, The Somalis: their history and culture, (Center for Applied Linguistics: 1993), p.15.
  14. Colin Legum, Africa contemporary record: annual survey and documents, Volume 13, (Africana Pub. Co.: 1985), p.B-116.
  15. Rinnawi: xvi
  16. "Hassaniyya - A language of Mauritania". Ethnologue.com. Diakses tanggal 17 Oktober 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. "Demographic Yearbook—Table 3: Population by sex, rate of population increase, surface area and density" (PDF). United Nations Statistics Division. 2008. Diakses tanggal 24 September 2010.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
    Entries in this table giving figures other than the figures given in this source are bracketed by asterisks () in the Notes field, and the rationale for the figure used are explained in the associated Note.
  18. "Palestinian Territories Gaza Strip And West Bank". Google.com. 30 Desember 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2012-05-25. Diakses tanggal 17 Oktober 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. "المركز الوطني للإحصاء: المواطنون 947.9 ألفاً - جريدة الاتحاد". Alittihad.ae. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2011-07-19. Diakses tanggal 16 Agustus 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. "Official Egyptian Population clock". Msrintranet.capmas.gov.eg. 31 Desember 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-30. Diakses tanggal 10 Oktober 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. http://www.hcp.ma Official Moroccan Population clock
  22. "National Statistics Institute of Tunisia". Ins.nat.tn. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-04. Diakses tanggal 17 Oktober 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. http://www.cbs.gov.sd Diarsipkan 2018-03-15 di Wayback Machine. 2008 Sudanese census

Pranala luar

Templat:Cultural macro-regions of the world

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan