Selasa, 22 September 2026
01:56 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Salaf

tiga generasi muslim awal yaitu para sahabat Nabi, tabi'in dan tabi'ut tabi'in

Artikel ini bukan mengenai Salafiyah.
Bagian dari seri
Islam
120px-Allah3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Salaf[1] (bahasa Arab:سلف, "leluhur" atau "pendahulu"), juga sering disebut dengan penghormatan sebagai salafuṣṣālih (bahasa Arab:السلف الصلح, "para pendahulu yang saleh"), adalah tiga generasi muslim awal yaitu para sahabat, tabi'in dan tabi'ut tabi'in.[2]

Salaf secara bahasa berasal dari kata: سلف - يسلف - سلفًا (salafa-yaslufu-salafan), artinya adalah: telah lalu.[3] Adapun secara istilah, Salat adalah sifat yang khusus dimutlakkan kepada para sahabat. Ketika disebutkan salaf maka yang dimaksud pertama kali adalah para sahabat. Adapun selain mereka ikut serta dalam makna salaf ini yaitu orang-orang yang mengikuti mereka. Artinya bila mereka mengikuti para sahabat maka disebut salafiyyin, yaitu orang-orang yang mengikuti salaf salih.[4]

Tiga generasi utama

Berdasarkan hadis nabi, bahwa generasi terbaik dari umat Islam adalah para sahabat, tabi’in dan tabiu’t tabi’in.[5][6]

Generasi awal

Rasul Muhammad dan para sahabatnya

Generasi kedua (Tabi'in)

Generasi ketiga (Tabi'ut Tabi'in)

Referensi

Catatan kaki

  1. "Arti kata salaf2 - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online". kbbi.web.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-09-02. Diakses tanggal 2024-05-18.
  2. "The Meaning of the Word "Salaf" – Abu 'Abdis-Salaam Hasan bin Qaasim ar-Raymee". AbdurRahman.org (dalam bahasa Inggris). 2014-09-29. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-29. Diakses tanggal 2019-11-30.
  3. Jawas, Yazid bin Abdul Qodir (Zulhijjah 1441 / Juli 2020). MULIA DENGAN MANHAJ SALAF. Bogor: Pustaka At-Taqwa. hlm. 14. ISBN 9789791661133.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Jawas, Yazid bin Abdul Qodir (Zulhijjah 1441 / Juli 2020). MULIA DENGAN MANHAJ SALAF. Bogor: Pustaka At-Taqwa. hlm. 15. ISBN 9789791661133.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. “Sebaik-baik manusia adalah generasiku (para sahabat) kemudian generasi berikutnya (tabi’in) kemudian generasi berikutnya (tabiu’t tabi’in)” (Hadits shahih Muttafaq'alaih Bukhari & Muslim)
  6. “Aku adalah sebaik-baik salaf (pendahulu) bagimu.” (Hadist riwayat Muslim no. 2450 (98))

Daftar pustaka

  • Al-'Aqil, Muhammad bin A. W. (2018). Bamuallim, M., dan al-Faiz, M. S. (ed.). Manhaj Aqidah Imam Asy-Syafi'i. Diterjemahkan oleh Idris, N., dan Zuhri, S. Jakarta: Pustaka Imam Syafi'i.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link) Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan