Senin, 19 Oktober 2026
03:02 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Farag Foda

Farag Foda

Bagikan:
Infobox orangFarag Foda
Farag_Foda.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran20 Agustus 1945 Suntingan nilai di Wikidata
El Zarqa (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kematian8 Juni 1992 Suntingan nilai di Wikidata (46 tahun)
Kairo Suntingan nilai di Wikidata
Penyebab kematianLuka tembak Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanUniversitas Ain Shams Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpenulis,cendekiawan,aktivis hak asasi manusia,jurnalis,penulis opini Suntingan nilai di Wikidata

Farag Foda 20 Agustus 1945 – 8 Juni 1992 adalah seorang pemikir berpengaruh, aktivis hak asasi manusia, penulis, dan kolumnis Mesir.

Karier

Farag Foda terkenal untuk artikel kritisnya dan satir tajam mengenai fundamentalisme Islam di Mesir. Di banyak artikel surat kabar, ia menunjukkan titik lemah dalam ideologi Islam.[1]

Pembunuhan

Ia ditembak mati di kantornya pada tanggal 8 Juni 1992 oleh dua fundamentalis Islam dari kelompok Al-Gama'a al-Islamiyya. Putra dan pejalan kaki lain mengalami luka serius dalam serangan itu.[butuh rujukan]

Sebelum kematiannya, Farag Foda ditetapkan sebagai murtad dan musuh Islam. Seorang cendekiawan Al-Azhar, Mohammed al-Ghazali, saksi mata sebelum pengadilan, menyatakan tidak salah untuk membunuh seorang musuh Islam. Al-Ghazali berkata: "Pembunuhan Farag Foda adalah penerapan hukuman terhadap seorang apostat ketika imam (pemimpin Islam) gagal menerapkannya."[butuh rujukan]

Dicurigai bahwa pembunuhannya dilakukan setelah sebuah Fatwa dikeluarkan oleh komite cendekiawan al-Azhar dan para pemimpin religius Egyptian Islamic Jihad, terutama Omar Abdel-Rahman, yang dihukum kurungan penjara seumur hidup di Amerika Serikat tahun 1996.[butuh rujukan]

Salah seorang pembunuh Foda, Abd al-Shafi Ahmad Ramadhan, dihukum mati tanggal 30 Desember 1993 dan dieksekusi tanggal 26 Februari 1994. Pelaku lainnya dieksekusi karena pembunuhan lain.[butuh rujukan]

Karya

Buku karya Farag Foda, semuanya dalam bahasa Arab tanpa terjemahan:

  • "Before The Fall" - Cetakan ke-1 1985. Cetakan ke-2 1995
  • "Discussion on Secularism" - Cetakan ke-1 1987. Cetakan ke-2 2005
  • "The Warning" - Cetakan ke-1 1989. Cetakan ke-2 2005
  • "The Played With" - Cetakan ke-1 1985. Cetakan ke-2 2004
  • "We Be or Not to Be" - Cetakan ke-1 1988. Cetakan ke-2 2004
  • "Pleasure Marriage" - Cetakan ke-1 1990. Cetakan ke-2 2004

Catatan kaki

  1. ↑ Ana Belén Soage, "An Egyptian Dissident's Fate: Faraj Fawda and the Cost of Free Speech", Middle East Review of International Affairs 11(2) (June 2007) Diarsipkan 2009-03-14 di Wayback Machine


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi wartawan, tokoh pers, atau jurnalis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan