Kamis, 24 September 2026
00:56 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Ummah

Kata dalam bahasa Arab yang merujuk seluruh orang Muslim secara umum

Ummah (bahasa Arab: أمة, bahasa Indonesia: umat) adalah sebuah kata dan frasa dari bahasa Arab yang berarti: "masyarakat" atau "bangsa". Kata tersebut berasal dari kata amma-yaummu, yang dapat berarti: "menuju", "menumpu", atau "meneladani". Dari akar kata yang sama, terbentuk pula kata: um yang berarti "ibu", dan imam yang berarti "pemimpin".[1]

Saat ini, Organisasi Konferensi Islam (OKI) adalah organisasi internasional utama yang anggotanya terdiri dari negara-negara dengan penduduk yang beragama Islam.

Konteks Islam

Dalam konteks agama Islam, kata ummah bermakna seluruh persebaran umat Islam atau "komunitas dari orang-orang yang beriman" (ummatul mu'minin), dan dengan demikian bermakna seluruh Dunia Islam. Ungkapan "kesatuan umat" (ummatul wahidah) dalam Al-Qur'an merujuk kepada seluruh kesatuan Dunia Islam. Al-Qur'an menyatakan: "Sesungguhnya umatmu ini (agama tauhid) adalah umat (agama) yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku (QS Al-Anbiya' [21]: 92).[1]

Konstitusi Madinah, sebuah dokumen kuno yang dipercayai merupakan perjanjian antara Muhammad dan suku-suku terkemuka di Madinah pada tahun 622 Masehi, secara jelas menyebut bahwa suku-suku Yahudi dan non-Muslim Madinah juga dianggap sebagai "umat", yaitu turut mengambil bagian dan terikat dalam perjanjian tersebut.[2][3][4]

Bahasa Arab

Secara umum kata, dalam bahasa Arab kata ini dapat digunakan untuk menyebut kumpulan negara-negara, sedangkan dalam konteks pan-Arabisme bermakna seluruh Dunia Arab. Di sisi lain, dalam bahasa Arab kata ummah juga dapat digunakan dalam arti "bangsa" menurut pengertian Barat, misalnya pada istilah Al-Umamul Muttahidah (الأمم المتحدة), yang artinya Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Bahasa lainnya

Dalam bahasa Indonesia, bentuk serapannya yaitu kata "umat", juga digunakan oleh agama-agama selain Islam di Indonesia untuk menyebut para pemeluknya, contohnya umat Kristiani, umat Hindu, dan lain-lain. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata "umat" berarti: (1) para penganut atau pengikut suatu agama, atau (2) makhluk manusia.

Dalam bahasa Ibrani modern, Ummah (אוּמָה) berarti "bangsa".

Referensi

  1. 1 2 Shihab, Dr. M. Quraish, M.A., Wawasan Al-Qur'an: Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat, Penerbit Mizan, 1996.
  2. Firestone, Reuven. Jihād: the origin of holy war in Islam (1999). Hlm. 118
  3. "Muhammad", Encyclopedia of Islam Online
  4. Watt, W. Montgomery. "Muhammad at Medina" dan Serjeant R.B. "The Constitution of Medina"." Islamic Quarterly 8 (1964). Hlm. 4.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan