Minggu, 04 Oktober 2026
04:21 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Tarik tambang

Tarik tambang

Bagikan:
250px-Irish_600kg_euro_chap_2009_%28cropped%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tim tarik tambang Irlandia kelas 600 kg di European Championships 2009

Tarik tambang adalah merupakan salah satu jenis permainan tradisional.[1] Perlengkapan yang diperlukan dalam permainan tarik tambang pada dasarnya cukup sederhana, yaitu hanya menggunakan sebuah tali yang kuat dan panjang agar mampu menahan tarikan dari kedua kelompok pemain. Meskipun alat yang digunakan sangat sederhana, permainan ini tetap membutuhkan kekompakan, kekuatan, dan strategi dari para pemain. Tarik tambang dimainkan secara beregu oleh dua tim yang saling berhadapan dan masing-masing berusaha menarik tali ke arah kelompoknya agar lawan melewati batas yang telah ditentukan. Oleh karena itu, permainan ini tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kerja sama dan koordinasi antarpemain agar dapat meraih kemenangan.[2]

Peristilahan

Permainan “tarik tambang” di berbagai daerah di Indonesia memiliki penyebutan yang berbeda-beda sesuai dengan bahasa dan budaya masyarakat setempat. Salah satu sebutan yang cukup dikenal adalah “tarek talo” (Ace). Meskipun namanya berbeda, permainan ini tetap memiliki cara bermain dan tujuan yang sama, yaitu adu kekuatan dan kekompakan antarkelompok dalam menarik tali untuk mengalahkan lawan. Perbedaan penyebutan tersebut menunjukkan kekayaan budaya dan keberagaman bahasa daerah yang dimiliki Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa permainan tradisional telah lama menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di berbagai wilayah Nusantara.

Perlengkapan

Permainan tarik tambang merupakan salah satu permainan tradisional yang cukup sederhana karena hanya memerlukan sebuah tali tambang sebagai alat utama permainan. Tali yang digunakan biasanya dibuat dari bahan serat yang kuat agar mampu menahan tarikan dari kedua kelompok pemain selama permainan berlangsung. Panjang tali yang digunakan umumnya berkisar antara 30 meter hingga 50 meter, tergantung pada jumlah peserta dan luas lapangan yang tersedia. Pada bagian tengah tali biasanya diberi tanda khusus menggunakan kain atau cat berwarna merah sebagai penanda titik tengah permainan. Tanda tersebut berfungsi untuk menentukan posisi awal sekaligus menjadi acuan dalam menentukan pemenang. Selain itu, pada bagian tali juga dibuat pembatas untuk masing-masing tim dengan jarak sekitar 2,5 meter dari titik tengah. Pembatas ini digunakan sebagai batas kemenangan, sehingga tim yang berhasil menarik lawan melewati garis tersebut akan dinyatakan sebagai pemenang. Dengan aturan yang sederhana namun membutuhkan kerja sama dan kekuatan tim, permainan tarik tambang menjadi salah satu permainan tradisional yang mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan sportivitas.[3]

Jumlah Anggota

Jumlah orang yang bermain dalam permainan tarik tambang biasanya terdiri dari dua kelompok atau dua tim yang saling berlawanan. Setiap tim umumnya beranggotakan sekitar 5 hingga 10 orang, tergantung pada aturan permainan, usia pemain, serta besar kecilnya lapangan yang digunakan. Dalam perlombaan resmi atau kegiatan tertentu, jumlah anggota pada masing-masing tim harus sama agar permainan berlangsung adil dan seimbang. Semakin banyak anggota dalam satu tim, maka semakin besar pula kekuatan dan kerja sama yang dibutuhkan untuk menarik tali dan mengalahkan lawan.

Lapangan

Permainan tarik tambang merupakan salah satu permainan tradisional yang cukup sederhana karena hanya memerlukan sebuah tali tambang sebagai alat utama permainan. Tali yang digunakan biasanya dibuat dari bahan serat yang kuat agar mampu menahan tarikan dari kedua kelompok pemain selama permainan berlangsung. Panjang tali yang digunakan umumnya berkisar antara 30 meter hingga 50 meter, tergantung pada jumlah peserta dan luas lapangan yang tersedia. Pada bagian tengah tali biasanya diberi tanda khusus menggunakan kain atau cat berwarna merah sebagai penanda titik tengah permainan. Tanda tersebut berfungsi untuk menentukan posisi awal sekaligus menjadi acuan dalam menentukan pemenang. Selain itu, pada bagian tali juga dibuat pembatas untuk masing-masing tim dengan jarak sekitar 2,5 meter dari titik tengah. Pembatas ini digunakan sebagai batas kemenangan, sehingga tim yang berhasil menarik lawan melewati garis tersebut akan dinyatakan sebagai pemenang. Dengan aturan yang sederhana namun membutuhkan kerja sama dan kekuatan tim, permainan tarik tambang menjadi salah satu permainan tradisional yang mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan sportivitas.[4]

Referensi

  1. ↑ Agustini, Ferina (2020). "Integrasi Nilai Karakter Melalui Permainan Tradisional Tarik Tambang Dalam Pembelajaran IPA" (PDF). Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar. 4 (2): 114. ISSN 2579-3276.
  2. ↑ Harahap, S. M., dan Kamtini (2017). "Pengaruh Permainan Tradisional Tarik Tambang Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Panca Budi Medan T.A. 2016-2017". Bunga Rampai Usia Emas. 3 (1): 54.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Kurniawan, Ari Wibowo (2019). Olahraga dan Permainan Tradisional (PDF). Malang: Penerbit Wineka Media. hlm. 81–82. ISBN 978-602-5973-94-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Prananta, I Gusti Ngurah Agung Cahya (2016). "Pengaruh Permainan Tarik Tambang dalam Peningkatan Kekuatan Otor Tungkai Mahasiswa Putri FPOK Tahun 2016" (PDF). Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi. 2 (1): 75. ISSN 2337-9561.
Permainan tradisional Indonesia
Lomba tradisional
Dengan alat
Menggunakan bambu
Menggunakan bola
Menggunakan kelapa/pinang
Menggunakan batu
Menggunakan kartu
Menggunakan tali
Tanpa alat
Lihat juga: Daftar permainan Indonesia (menurut provinsi)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan