Minggu, 27 September 2026
04:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Bebilun

Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.

Bebilun merupakan salah satu jenis permainan tradisional masyarakat Aceh. Bebilun artinya memenangkan permainan. Permainan ini dilangsungkan di sebuah lapangan atau di halaman rumah atau meunasah. Lapangan itu berbentuk persegi panjang dan dibagi atas beberapa bagian, terdiri dari daerah bebas dan daerah kejar. Selain itu, terdapat pula beberapa lubang. Ada regu yang bermain sebagai regu pelari dan regu penjaga yang masing-masing beranggotakan 3 orang. Regu pelari memulai permainan dengan memasuki daerah permainan dari arah garis A-C menuju lubang D, E dan F yang masing-masing dijaga oleh regu Penjaga. Regu pelari berusaha menginjak lubang dan sebaliknya regu penjaga berusaha pula mencegah maksud lawannya. A B C G H I D E F Pada umumnya permainan ini dilaksanakan pada waktu senggang dan anak-anak sedang berkumpul pada suatu tempat yang memungkinkan berlangsungnya suatu permainan. Pelaksanaannya yang paling sering adalah pada waktu sore.[1]Seperti permainan rakyat terutama permainan tradisional pada umumnya, tidak diperoleh data-data akurat yang dapat menunjukan siapa, kapan, dan di mana asal-usul permainan ini. Ketika disadari permainan ini memang telah ada dan dimainkan oleh anak-anak masyarakat Aceh secara turun temurun.

Referensi

  1. ↑ https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailCatat=86
Ikon rintisan

Artikel bertopik permainan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan