Jumat, 09 Oktober 2026
01:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Terminal Palbapang

Terminal Palbapang

terminal bus di Indonesia

Bagikan:
Terminal Palbapang
Bus antarkota Mobil penumpang umum
40px-Logo_of_the_Ministry_of_Transportation_of_the_Republic_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Terminal Palbapang
40px-JakIcon_Bus_Light.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Terminal Palbapang
40px-TransJogja_Line_15_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Bekas_Stasiun_Palbapang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eks Stasiun Palbapang yang kini dijadikan Terminal Palbapang
Lokasi
PemilikPemerintah Kabupaten Bantul
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
StatusBeroperasi
KlasifikasiTerminal bus tipe C •Subterminal
Lokasi pada peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Terminal Palbapang (bahasa jawa: ꦠꦼꦂꦩꦶꦤꦭ꧀ ꦥꦭ꧀ꦧꦥꦁ) merupakan terminal tipe C atau sub-terminal yang terletak di Jl. Srandakan No.52a, Dagaran, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terminal ini melayani layanan transportasi umum seperti Trans Jogja dan DAMRI.

Sejarah

Artikel utama: Stasiun Palbapang
250px-Inscription_of_Palbapang_terminal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peresmian Terminal Palbapang

Terminal Palbapang terletak di Stasiun Palbapang (PLP), sebuah stasiun kereta api nonaktif yang berada di Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul. Secara administratif, stasiun ini dulunya berada dalam Wilayah Penjagaan Aset VI Yogyakarta, tetapi kini tanahnya telah menjadi milik Pemerintah Kabupaten Bantul. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api paling selatan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Stasiun Palbapang dibangun sebagai bagian dari jalur kereta api Yogyakarta–Srandakan–Sewugalur dan mulai beroperasi pada 21 Mei 1895 bersamaan dengan pembukaan segmen Yogyakarta–Srandakan.[1][2] Pada tahun 1950-an, arsitektur stasiun mengalami perubahan dengan gaya yang lebih modern. Namun, layanan kereta api di stasiun ini dihentikan pada tahun 1973 seiring dengan perluasan jalan raya dan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor. Setelah itu, stasiun ini difungsikan sebagai terminal angkutan tetes tebu untuk Pabrik Gula dan Pabrik Spiritus Madukismo hingga pertengahan 1980-an.

Stasiun ini juga memiliki jalur yang berlanjut ke Sewugalur, yang dibuka pada tahun 1895, sementara jalur menuju Sewugalur sendiri baru dioperasikan pada tahun 1916.[2] Keunikan jalur ini terletak pada penggunaan sepur 1.435 mm, yang merupakan salah satu dari sedikit jalur kereta api di Indonesia dengan spesifikasi tersebut.[3] Namun, jalur ini dibongkar oleh pekerja romusa Jepang pada tahun 1943 untuk membangun jalur kereta api baru di Saketi, Bayah, serta sebagian lainnya dikirim ke Burma untuk proyek jalur kereta api di sana. Jalur ini kemudian diubah menjadi 1.067 mm.[4]

Pada 20 Juli 1990, Pemerintah Kabupaten Bantul melakukan pemugaran terhadap bangunan stasiun bersamaan dengan peresmian Terminal Bus Palbapang.[5]

Rute damri

Terminal Palbapang melayani dua jalur DAMRI.[6]

Jurusan Tiba di Palbapang Harga tiket
Bandar Udara Internasional Yogyakarta - Terminal Palbapang - Imogiri
  • 09.30
  • 11.30
  • 16.30
  • 17.30
Rp20.000
Imogiri - Terminal Palbapang - Bandar Udara Internasional Yogyakarta
  • 04.30
  • 06.30
  • 11.30
  • 13.30

Referensi

  1. ↑ "BPCB Yogyakarta, Kemendikbud: Sejarah Jalur Trem Yogyakarta-Brosot". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-14. Diakses tanggal 2014-12-14.
  2. 1 2 Archiv Für Eisenbahnwesen. Vol. 58. 1935.
  3. ↑ Reitsma, S.A. (1920). Indische Spoorweg-Politiek. Landsdrukkerij.
  4. ↑ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997). Sejarah perkeretaapian Indonesia (Edisi Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980.
  5. ↑ "Bekas Stasiun Palbapang | TeamTouring". www.teamtouring.net (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2015-10-08. Diakses tanggal 2018-10-21.
  6. ↑ Yuni Khaerunisa, Syamsul Falaq (07 November 2024). "Tarif dan Lokasi Keberangkatan Bus Damri di Jogja, Cek Lengkapnya Jika Ingin Bepergian". Disway Jogja. Diakses tanggal 29 Juni 2025.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Sumatra
Aceh
Tipe A
Sumatera Utara
Tipe A
Sumatera Barat
Tipe A
Riau
Tipe A
Jambi
Tipe A
Sumatera Selatan
Tipe A
Bengkulu
Tipe A
Lampung
Tipe A
Kepulauan Riau
Tipe A
Kepulauan Bangka Belitung
Tipe A
Jawa
Banten
Tipe A
Tipe B
Jakarta
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Barat
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Tengah
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Yogyakarta
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Jawa Timur
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kepulauan Nusa Tenggara
Bali
Tipe A
Tipe C
Nusa Tenggara Barat
Tipe A
Nusa Tenggara Timur
Tipe A
Tipe B
Kalimantan
Kalimantan Timur
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kalimantan Barat
Tipe A
Tipe B
Kalimantan Selatan
Tipe A
Kalimantan Tengah
Tipe A
Kalimantan Utara
Tipe A
Sulawesi
Sulawesi Utara
Tipe A
Tipe B
Gorontalo
Tipe A
Sulawesi Tengah
Tipe A
Sulawesi Tenggara
Tipe A
Sulawesi Barat
Tipe A
Sulawesi Selatan
Tipe A
Tipe B
Tipe C
Kepulauan Maluku dan Pulau Papua
Maluku
Tipe B/C
Maluku Utara
Tipe B/C
Papua
Tipe A
Tipe B/C
Papua Barat
Tipe B/C
Papua Barat Daya
Tipe B/C
Papua Tengah
Tipe B/C
Papua Pegunungan
Tipe B/C
Papua Selatan
Tipe B/C
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan