Minggu, 20 September 2026
21:35 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Shaobing

Shaobing

Shaobing
330px-Shaobing5.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shaobing tipikal. Shaobing bundar di sebelah kanan manis dan penuh gula, sedangkan shaobing panjang di sebelah kiri gurih dan asin.
Nama lainHuoshao
JenisRoti pipih
SajianSarapan
Tempat asalTiongkok
Shaobing
Hanzi tradisional: 燒餅
Hanzi sederhana: 烧饼
Makna harfiah: pastri yang dipanggang
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: shāobǐng
- Wade-Giles: shao1-ping3
Min Nan
- Romanisasi POJ: sio-piáⁿ
Yue (Kantonis)
- Jyutping: siu1 beng2
Huoshao
Hanzi tradisional: 火燒
Hanzi sederhana: 火烧
Makna literal: dipanggang dengan api
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: huǒshāo
- Wade-Giles: huo3-shao1
Min
- Romanisasi Min-nan : hóe-sio/hé-sio
Yue (Kantonis)
- Jyutping: fo2 siu1

Shaobing (Pinyin:shāobǐng; Wade–Giles:shao-ping), juga disebut huoshao, adalah sejenis roti pipih panggang tanpa ragi yang berlapis-lapis dalam hidangan Tiongkok utara. Shaobing dapat dibuat dengan atau tanpa isian, dan dengan atau tanpa wijen di atasnya. Shaobing berisi beragam isian yang dapat dikelompokkan menjadi dua rasa utama: gurih atau manis. Beberapa isian yang umum antara lain selai kacang merah, selai wijen hitam, kacang hijau tumis dengan telur dan tahu, daging sapi rebus, daging asap,[1] atau daging sapi atau babi dengan rempah-rempah.[2]

Shaobing merupakan menu sarapan yang umum. Shaobing yang berisi biasanya disantap dengan susu kedelai dan teh, sementara yang tidak berisi biasanya disantap dengan telur kukus atau hidangan daging untuk sarapan. Dalam tradisi kuliner Mandarin, shaobing disajikan dengan rebusan panas (huǒguō) di musim dingin atau susu kedelai.

Sejarah

250px-Shaobing.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shaobing wijen

Legenda Tiongkok mengeklaim bahwa shaobing pipih yang dipanggang dibawa kembali dari Xiyu (Wilayah Barat, sebuah nama untuk Tiongkok Barat jauh dan Asia Tengah) oleh Jenderal Dinasti Han Ban Chao, dan awalnya dikenal dengan nama hubing (胡餅, terj. har.'pastri barbarian'). Shaobing diyakini berasal dari hubing.[3]

Shaobing diyakini berhubungan dengan naan Persia dan Asia Tengah serta pita Timur Dekat.[4][5][6] Seperti halnya naan, pastri wijen ini awalnya dipanggang dalam sebuah oven yang mirip dengan pasu tanur.[7]

Orang-orang asing Barat membuat dan menjual kue-kue wijen di Tiongkok pada masa Dinasti Tang.[8]

Varian

Shaobing Huangqiao

Artikel utama: Kue wijen Huangqiao
250px-Huangqiao_Sesame_Cake.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shaobing Huangqiao

Shaobing Huangqiao (黄桥烧饼; Huángqiáo Shāobǐng) adalah salah satu jenis Shaobing. Terbuat dari tepung terigu, minyak, wijen, dan bahan baku lainnya. Warnanya keemasan dan renyah di bagian luar. Secara tradisional, shaobing ini dibagi menjadi rasa manis dan rasa asin. Umumnya, rasa manis berbentuk bundar, sedangkan rasa asin berbentuk panjang dan lonjong.

Magao

Artikel utama: Kue wijen Changzhou

Magao (常州大麻糕; Chángzhōu Dàmágāo), atau kue wijen, populer di kota Changzhou di Provinsi Jiangsu. Kue wijen Changzhou berbentuk pipih dan lonjong. Cita rasa tradisionalnya adalah manis, asin, dan pedas. Kulitnya tipis dan renyah dengan warna keemasan. Untuk membuat kue wijen Changzhou, koki perlu memilih lemak babi terbaik, tepung terigu, biji wijen kupas, gula pasir, garam halus, dan bahan baku olahan lainnya; kemudian dipanggang dalam tungku pemanggang gantung tradisional.[9]

Lihat pula

Referensi

  1. Kraig, Bruce, ed. (2013). Street Food Around the World: An Encyclopedia of Food and Culture. ABC-CLIO. hlm. 92. ISBN 978-1-59884-955-4. Diakses tanggal 24 April 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Church, Marguerite Chien (2002). Adopted, the Chinese Way. Infinity Publishing. hlm. 127. ISBN 0-7414-1224-1. Diakses tanggal 24 April 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Huang, H. T. (2000). Fermentations and Food Science, Volume 6. Cambridge University Press. hlm. 474. ISBN 0521652707. Diakses tanggal 24 April 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Anderson, E.N. (1988). The Food of China. Yale University Press. hlm. 143, 144, 218.
  5. Simoons, Frederick J. (1990). Food in China: A Cultural and Historical Inquiry. CRC Press. hlm. 89. ISBN 084938804X.
  6. Charles Holcombe (Januari 2001). The Genesis of East Asia: 221 B.C. - A.D. 907. University of Hawaii Press. hlm. 129–. ISBN 978-0-8248-2465-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. "Shaobing". 196 Flavors. Diakses tanggal 24 November 2025.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |writer= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Schafer, Edward H. (1963). The Golden Peaches of Samarkand: A Study of Tʻang Exotics (Edisi illustrated, reprint, revised). University of California Press. hlm. 29.
  9. "全国著名烧饼大全". www.sohu.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-04-14.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan