Senin, 21 September 2026
03:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Ban Chao

Ban Chao

jenderal Tiongkok pada masa Wangsa Han Timur

Artikel ini bukan mengenai Ban Zhao.
Ban Chao

330px-Statue_commemorating_Ban_Chao%2C_Kashgar.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Patung Ban Chao di Kashgar
Hanzi: 班超
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Bān Chāo
- Wade-Giles: Pan Ch'ao
Zhongsheng
(nama kehormatan)
Hanzi: 仲升
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Zhòngshēng
- Wade-Giles: Chung-sheng
Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Ban.

Ban Chao (32–102 Masehi), nama kehormatan Zhongsheng, adalah seorang jenderal, penjelajah dan diplomat Tiongkok dari zaman Dinasti Han Timur. Ia lahir di Fufeng, sekarang Xianyang, Shaanxi. Tiga anggota keluarganya — ayahnya Ban Biao, kakaknya Ban Gu, adiknya Ban Zhao — merupakan para sejarawan terkenal yang menulis teks sejarah Buku Han, yang mencatat sejarah Dinasti Han Barat. Sebagai komandan kavaleri dan jenderal Han, Ban Chao memegang pemerintahan "Kawasan Barat" (Asia Tengah) saat ia bertugas. Ia juga memimpin pasukan Han selama lebih dari 30 tahun dalam perang melawan Xiongnu dan mempertahankan kekuasaan Han atas kawasan Cekungan Tarim. Ia dianugerahi gelar "Protektor Umum Kawasan Barat" oleh pemerintah Han atas jasanya dalam melindungi dan memerintah kawasan tersebut.

Lihat pula

Catatan

Referensi

  • Chavannes, Édouard (1906). "Trois Généraux Chinois de la dynastie des Han Orientaux. Pan Tch’ao (32-102 p.C.); – son fils Pan Yong; – Leang K’in (112 p.C.). Chapitre LXXVII du Heou Han chou." T’oung pao 7, pp. 210–269.
  • Hill, John E. (2009). Through the Jade Gate to Rome: A Study of the Silk Routes during the Later Han Dynasty, First to Second Centuries CE. BookSurge. ISBN 978-1-4392-2134-1.
  • The Tarim Mummies. J.P. Mallory and Victor H. Mair (2000). Thames & Hudson. ISBN 0-500-05101-1
Sejarah
Potret dari dekat sebuah kuda keramik Dinasti Han
Masyarakat dan budaya
Pemerintahan dan militer
Ekonomi
Ilmu pengetahuan dan teknologi
Naskah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan