Kamis, 24 September 2026
03:46 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Ban Gu

Ban Gu

Untuk deitas Tionghoa, lihat Pangu.
Ban Gu
Ban Gu, ahli kompilasi dari Kitab Han, sejarawan, dan penyair Tiongkok abad ke-1
Ban Gu, ahli kompilasi dari Kitab Han, sejarawan, dan penyair Tiongkok abad ke-1
LahirAD 32
Anling, Kabupaten Fufeng, Dinasti Han
(sekarang Xianyang, Shaanxi)
MeninggalAD 92 (umur 5960)
Nama lainMengjian
PekerjaanSejarawan
Dikenal karenaKitab Han
Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Ban.
Ban Gu
Hanzi: 班固
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Bān Gù
- Wade-Giles: Pan1 Ku4
- Gwoyeu Romatzyh: Ban Guh
Min Nan
- Romanisasi POJ: Pan Kòo
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Bāan Gu
- Jyutping: Baan1 Gu3
nama alternatif
Hanzi tradisional: 孟堅
Hanzi sederhana: 孟坚
Makna literal: (courtesy name)
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Mèngjiān
- Wade-Giles: Meng4-chien1
- Gwoyeu Romatzyh: Menqjian
Min
- Romanisasi Min-nan : Bīng-kian
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: Maahng-gīn
- Jyutping: Maang6-gin1

Ban Gu (Hanzi:班固; Wade–Giles:Pan Ku; 32–92 Masehi), nama kehormatan Mengjian (孟堅), adalah seorang sejarawan dan penyair Tionghoa abad ke-1 yang dikenal karena bagiannya dalam mengkompilasikan Kitab Han. Ia juga menulis sejumlah fu, sebuah bentuk sastra utama, sebagian prosa dan sebagian puisi, yang sebagian besar dikaitkan dengan zaman Han. Sejumlah fu buatan Ban diantologisasikan Xiao Tong dalam Wen Xuan.

Latar belakang keluarga

Keluarga Ban adalah salah satu keluarga paling unik dari dinasti Han Timur.[1] Mereka tinggal di negara Chu pada zaman Negara-Negara Berperang, tetapi pada abad ke-3 SM, seorang pria bernama Ban Yi berpindah ke arah utara Loufen (sekarang Yanmenguan, Provinsi Shanxi).[1] Pada awal Dinasti Han, leluhur Ban meraih ketenaran di frontier barat laut sebagai pengurus dari sekitar ribuan kerbau, sapi, dan kuda, yang mereka dagangkan di sebuah tempat usaha dan keluarga lainnya menyusul berpindah ke frontier tersebut.[2] Ban Biao kemudian memindahkan keluarganya ke Anling (sekarang dekat Xianyang, Shaanxi).[1]

Saudari kakek-nya Ban Gu, Permaisuri Ban merupakan seorang sarjana dan penyair, dan ayahnya, Ban Biao, adalah seorang sejarawan terkenal. Ia mengambil tanggung jawab ayahnya untuk menulis sejarah bekas Dinasti Han, sebuah buku yang dikenal pada zaman modern dengan nama Hanshu atau Kitab Han. Namun, karyanya dihadapkan dengan permasalahan politik, karena keterkaitannya dengan keluarga Janda Maharani Dou yang membuatnya ditahan dan meninggal (entah oleh hukuman mati atau oleh penyiksaan). Namun, beberapa isi dari bukunya pada bagian ke-13 sampai ke–20 (delapan bagian kronologi) dan ke-26 (biografi astronomi), diselesaikan oleh adik perempuannya, Ban Zhao, dan menjadi sebuah model untuk beberapa karya lainnya tentang dinasti-dinasti berikutnya.

Saudara kemar Ban Ban Chao adalah pemimpin militer dan penjelajah Asia Tengah terkenal.[3] Saudarinya, Ban Zhao, adalah salah satu sarjana perempuan paling terkenal dalam sejarah Tiongkok.[3]

Keluarga Ban

Lihat pula

Referensi

Kutipan
  1. 1 2 3 Knechtges (2010): 119.
  2. Yü, 8.
  3. 1 2 Knechtges (2010): 121.
Karya yang dikutip
  • Bielenstein, Hans. “Pan Ku’s Accusations against Wang Mang.” In Chinese Ideas about Nature and Society: Studies in Honour of Derk Bodde. Ed. Charles Le Blanc and Susan Blader. Hong Kong: Hong Kong University Press, 1987, 265-70.
  • Clark, Anthony E. Ban Gu's History of Early China (Amherst: Cambria Press, 2008).
  • Hsu, Mei-ling. "The Qin Maps: A Clue to Later Chinese Cartographic Development," Imago Mundi (Volume 45, 1993): 90-100.
  • Knechtges, David R. (2010). "Ban Gu 班固". Dalam Knechtges, David; Chang, Taiping (ed.). Ancient and Early Medieval Chinese Literature: A Reference Guide, Part One. Leiden: Brill. hlm. 6–16.
  • (2010). "From the Eastern Han to the Western Jin". Dalam Owen, Stephen (ed.). The Cambridge History of Chinese Literature, Vol. 1: To 1375. Cambridge: Cambridge University Press. hlm. 116–98.
  • Van der Sprenkel, O. B. Pan Piao, Pan Ku, and the Han History. Centre for Oriental Studies Occasional Paper, no. 3. Canberra: Australian National University, 1964.
  • Yü, Ying-shih. (1967). Trade and Expansion in Han China: A Study in the Structure of Sino-Barbarian Economic Relations. Berkeley: University of California Press.

Pranala luar

Sejarah
Potret dari dekat sebuah kuda keramik Dinasti Han
Masyarakat dan budaya
Pemerintahan dan militer
Ekonomi
Ilmu pengetahuan dan teknologi
Naskah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan