Kamis, 01 Oktober 2026
12:03 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama

Kitab Wei

Bagikan:

Kitab Wei atau dalam bahasa Mandarin disebut Wei Shu, adalah teks sejarah Tiongkok klasik yang disusun oleh Wei Shou dari 551 hingga 554 dan merupakan teks penting mengenai sejarah Wei Utara dan Wei Timur dari 386 sampai 550.[1]

Daftar isi

Daftar isi Kitab Wei yang mengikuti format kitab sejarah standar sebelumnya. Lima belas (termasuk 2 bagian pada volume 4 dan 7) jilid ini merupakan sejarah (紀) yang menggambarkan peristiwa dan kehidupan para kaisar, diawali dengan volume 1 sebagai kata pengantar.

VolumeJudulAlih bahasaCatatan
Volume 1帝紀第1 序紀Kata pengantar
Volume 2帝紀第2 太祖道武帝Kaisar Daowu
Volume 3帝紀第3 太宗明元帝Kaisar Mingyuan
Volume 4 Bagian 1帝紀第4 世祖太武帝Kaisar Taiwu
Volume 4 Bagian 2帝紀第4 世祖太武帝 恭宗景穆帝Kaisar Taiwu, Tuoba Huang
Volume 5帝紀第5 高宗文成帝Kaisar Wencheng
Volume 6帝紀第6 显祖献文帝Kaisar Xianwen
Volume 7 Bagian 1帝紀第7 高祖孝文帝Kaisar Xiaowen
Volume 7 Bagian 2帝紀第7 高祖孝文帝Kaisar Xiaowen
Volume 8帝紀第8 世宗宣武帝Kaisar Xuanwu
Volume 9帝紀第9 肅宗孝明帝Kaisar Xiaoming
Volume 10帝紀第10 敬宗孝莊帝Kaisar Xiaozhuang
Volume 11帝紀第11 靜帝Kaisar Jing
Volume 12帝紀第12 前废帝・後废帝・出帝Kaisar Jiemin, Pangeran Anding, Kaisar Xiaowu
Volume 13帝紀第13 东魏孝静帝Kaisar Xiaojing dari Wei Timur

Kitab ini aslinya berisi 114 volume, tetapi pada masa Dinasti Song beberapa volume telah hilang. Para editor kemudian merekonstruksi volume-volume itu dengan mengambil bahan dari kitab Sejarah Dinasti-Dinasti Utara abad ke-7.

Referensi

  1. ↑ The Road to Miran: Travels in the Forbidden Zone of Xinjiang, p. 204. (1994) Christa Paula. HarperCollins, Great Britain. Flamingo edition 1995. ISBN0-00-638368-8.


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan