Minggu, 04 Oktober 2026
10:56 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Cai Lun

Cai Lun

Bagikan:
Cai Lun
250px-Cai-lun.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah lukisan abad ke-18 (Dinasti Qing) yang menggambarkan Cai Lun sebagai pembuat kertas
Lahirsekitar 50
Guiyang (sekarang Leiyang), Dinasti Han (sekarang Tiongkok China)
Meninggal121
Dinasti Han (sekarang Tiongkok China)
PekerjaanPenemu dan Kasim
Dikenal karenaPenemu pembuatan kertas modern.

Cai Lun (Hanzi: 蔡倫, simplify 蔡伦, pinyin: Cài Lún, Wade-Giles: Ts’ai Lun) ialah penemu kertas, berkebangsaan Tionghoa yang hidup pada zaman Dinasti Han,[1] abad ke-1 - abad ke-2 Masehi. Lahir di Guiyang (sekarang di wilayah provinsi Hunan), ia bernama lengkap Cai Jingzhong (sering pula dipanggil Jingzhong ((敬仲)).

Ia membuat kertas dari kulit kayu murbei. Bagian dalamnya direndam di air dan dipukul-pukul sehingga seratnya lepas. Bersama dengan kulit, direndam juga bahan rami, kain bekas, dan jala ikan. Setelah menjadi bubur, bahan ini ditekan hingga tipis dan dijemur. Lalu jadilah kertas yang mutunya masih belum sebagus sekarang.

Tak banyak catatan tentang Cai Lun, selain ada yang menyebutnya seorang kasim. Ia adalah seorang pegawai negara pada pengadilan kekaisaran. Pada tahun 105 M ia mempersembahkan contoh kertas pada Kaisar Han Hedi. Catatan tentang penemuan kertas ini terdapat dalam penulisan sejarah resmi Dinasti Han.[1]

Konon kaisar amat girang atas penemuan Cai Lun, dan Cai Lun pun naik pangkat, mendapat gelar kebangsawanan dan menjadi cukong. Namun belakangan ia terlibat dalam komplotan anti istana yang membuatnya didepak dari kerajaan.[1] Ia meninggal bunuh diri karena menenggak racun.[2]

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cai Lun.
  1. 1 2 3 Hart, Michael H. (2016-01-14). 100 Tokoh Paling Berpengaruh: Dalam Sejarah. Diterjemahkan oleh Junaidi, Mahbub. Banana Books. hlm. 56.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Widjanarko, Putut (2000). Elegi Gutenberg: Memposisikan Buku di Era Cyberspace. Bandung: Mizan. hlm. 232. ISBN 979-433-246-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Sejarah
Potret dari dekat sebuah kuda keramik Dinasti Han
Masyarakat dan budaya
Pemerintahan dan militer
Ekonomi
Ilmu pengetahuan dan teknologi
Naskah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan