Selasa, 13 Oktober 2026
13:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Empat Reka Cipta Besar

Empat Reka Cipta Besar

Bagikan:
Seorang pria berperisai baja hitam berdiri di depan roket, terikat pada sebuah tongkat, dengan tongkat yang ditopang oleh dua penyangga kayu berbentuk X.
Sejarah sains dan
teknologi di Tiongkok
Menurut subjek
Menurut era
Empat Reka Cipta Besar
Hanzi tradisional: 四大發明
Hanzi sederhana: 四大发明
Makna harfiah: empat reka cipta besar
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: sì dà fā míng
- Wade-Giles: ssu⁴ ta⁴ fa¹ ming²
Yue (Kantonis)
- Romanisasi Yale: sei³ daai⁶ faat³ ming⁴
- Jyutping: sei³ daai⁶ faat³ ming⁴

Empat Reka Cipta Besar (Hanzi sederhana:四大发明; Hanzi tradisional:四大發明) adalah reka cipta dari Tiongkok kuno yang disanjung dalam budaya Tionghoa karena arti penting historisnya dan sebagai simbol dari sains dan teknologi Tiongkok kuno yang maju.[1]

Empat Penemuan Besar tersebut adalah:

Keempat penemuan ini memiliki dampak besar pada perkembangan peradaban di seluruh dunia. Namun, beberapa cendekiawan Tiongkok modern berpendapat bahwa penemuan-penemuan Tiongkok lainnya mungkin lebih canggih dan memiliki dampak lebih besar pada peradaban Tiongkok - Empat Penemuan Besar ini hanya digunakan untuk menyoroti interaksi teknologi antara Timur dan Barat.[6]

Lihat pula

Referensi

Kutipan

  1. ↑ "The Four Great Inventions". China.org.cn. Diakses tanggal 2007-11-11.
  2. ↑ "Four Great Inventions of Ancient China -- Compass". ChinaCulture.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-04-09. Diakses tanggal 2007-11-11.
  3. ↑ "Four Great Inventions of Ancient China -- Gunpowder". ChinaCulture.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-08-28. Diakses tanggal 2007-11-11.
  4. ↑ "Four Great Inventions of Ancient China -- Paper". ChinaCulture.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-18. Diakses tanggal 2007-11-11.
  5. ↑ "Four Great Inventions of Ancient China -- Printing". ChinaCulture.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-08-25. Diakses tanggal 2007-11-11.
  6. ↑ "Do We Need to Redefine the Top Four Inventions?". Beijing Review (35). 2008-08-26. Diakses tanggal 2008-11-04.

Sumber

  • Andrade, Tonio, ed. (2016). The Gunpowder Age: China, Military Innovation, and the Rise of the West in World History. Princeton: Princeton University Press.
  • Boruchoff, David A. (2012), "The Three Greatest Inventions of Modern Times: An Idea and Its Public", dalam Hock, Klaus, Gesa; Mackenthun (ed.), Entangled Knowledge: Scientific Discourses and Cultural Difference, Münster: Waxmann, hlm. 133–163, ISBN 978-3-8309-2729-7
  • Buchanan, Brenda J., ed. (2006). Gunpowder, Explosives and the State: A Technological History. Aldershot: Ashgate. ISBN 0-7546-5259-9.
  • Deng Yinke (2005). Ancient Chinese Inventions. Diterjemahkan oleh Wang Pingxing. Beijing: China Intercontinental Press. ISBN 7-5085-0837-8.
  • Li Shu-hua (1954). "Origine de la Boussole 11. Aimant et Boussole". Isis. Vol. 45, no. 2: July. Oxford. hlm. 175–196.
  • Needham, Joseph (1962). Physics and Physical Technology, Part 1, Physics. Science and Civilisation in China. Vol. Volume 4. Cambridge, England: Cambridge University Press. {{cite book}}: |volume= memiliki teks tambahan
  • Needham, Joseph, ed. (1985). Chemistry and Chemical Technology, Part 1, Tsien Hsuen-Hsuin, Paper and Printing. Science and Civilisation in China. Vol. Volume 5. Cambridge: Cambridge University Press. {{cite book}}: |volume= memiliki teks tambahan
  • Needham, Joseph, ed. (1994). Chemistry and Chemical Technology, Part 7, Robin D.S. Yates, Krzysztof Gawlikowski, Edward McEwen, Wang Ling (collaborators) Military Technology; the Gunpowder Epic. Science and Civilisation in China. Vol. Volume 5. Cambridge: Cambridge University Press. {{cite book}}: |volume= memiliki teks tambahan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan