Selasa, 22 September 2026
05:19 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Perkebunan Nusantara II

Perkebunan Nusantara II

perusahaan asal Indonesia

Ada usul agar PT.Perkebunan II digabungkan ke artikel ini. (Diskusikan) Diusulkan sejak Maret 2022.
PT Perkebunan Nusantara II
250px-PTPN2-Persero.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Perkebunan Nusantara II
JenisPerseroan terbatas
IndustrIPerkebunan
Entitas pendahuluPT Perkebunan II (Persero)
PT Perkebunan IX (Persero)
Dibubarkan03 Desember 2023 (2023-12-03)
Status akhirDigabung ke PTPN I
Wilayah yang dilayani
Sumatera Utara dan Papua
Tokoh kunci
Irwan Perangin-angin[1]
(Direktur Utama)
Amri Siregar[2]
(Komisaris Utama)
ProdukMinyak sawit dan tembakau
Jumlah karyawan
5.843[3]
IndukPT Perkebunan Nusantara III (Persero) (90%)
Situs webptpn2.com

PT Perkebunan Nusantara II atau biasa disingkat menjadi PTPN II, dulu adalah anak usaha PTPN III yang bergerak di bidang agroindustri kelapa sawit, tebu, dan tembakau.[4] Pada akhir tahun 2023, perusahaan ini resmi digabung ke dalam PTPN I.[5]Sehingga PTPN ini disebut sebagai PT Perkebunan Nusantara I Regional 1.

Sejarah

Perusahaan ini dibentuk berdasarkan PP No. 7 Tahun 1996 tanggal 14 Februari 1996[6] tentang Peleburan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perkebunan II dan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perkebunan IX Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perkebunan Nusantara II. Selain di Sumatera Utara, perusahaan ini juga mengembangkan penanaman kelapa sawit di Papua, yaitu di Kabupaten Manokwari, Arso, dan Jayapura.

Pada tahun 2014, Pemerintah Indonesia resmi menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke PTPN III, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding BUMN di bidang perkebunan.[7] Pada bulan Oktober 2022, sebagai bagian dari upaya untuk menyatukan pengelolaan pabrik gula di internal PTPN III, perusahaan ini resmi menyerahkan semua asetnya yang berupa pabrik gula ke PT Sinergi Gula Nusantara.[8] Walaupun begitu, perusahaan ini tetap mengelola aset yang berupa kebun tebu.

Pada akhir tahun 2023, perusahaan ini resmi digabung ke dalam PTPN I, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk subholding di internal PTPN III yang bergerak di bidang pendukung bisnis perkebunan.[5]

Komoditas usaha

PTPN II dulu mengusahakan komoditas kelapa sawit, tebu, dan tembakau.

Kelapa sawit

Budidaya kelapa sawit diusahakan pada areal seluas sekitar 59.412 hektar.[9] Berikut ini kebun kelapa sawit yang dulu dikelola oleh PTPN II:

Distrik Rayon Utara
Nama kebun Luas (ha)
Kwala Sawit 6.541
Air Tenang 4.905
Batang Serangan 2.899
Sawit Seberang 8.079
Sawit Hulu 9.671
Distrik Rayon Selatan
Nama kebun Luas (ha)
Melati 2.030
Tanjung Garbus Pagar Merbau 5.409
Limau Mungkur 2.637
Bandar Klippa 8.221
Patumbak 4.725
Tandem 2.420
Tanjung Jati 1.881

Selain penanaman komoditas pada areal sendiri plus inti, PTPN II dulu juga mengelola areal plasma milik petani seluas 22.460,50 ha untuk tanaman kelapa sawit. Untuk mengolah kelapa sawit, PTPN II dulu memiliki empat Pabrik Kelapa Sawit (PKS), yakni :

  1. PKS Kwala Sawit
  2. PKS Sawit Seberang
  3. PKS Sawit Hulu
  4. PKS Pagar Merbau

Keempat Pabrik Kelapa Sawit memiliki kapasitas total 30 ton Tandan Buah Segar (TBS) per jam.

Tebu dan tembakau

Budidaya tembakau dilakukan di lahan seluas 4 hektar,[10] sementara tebu lahan kering ditanam pada areal seluas 23.719 hektar. Berikut ini kebun tebu yang dulu dikelola oleh PTPN II:[11]

Nama kebun Luas (ha)
Kwala Madu 6.499
Tandem Hilir 1.752
Buluh Cina 2.980
Helvetia 5.572
Sei Semayang 6.916

Untuk mengolah tebu, PTPN II dulu memasok tebunya ke dua Pabrik Gula (PG) yang dikelola oleh PT Sinergi Gula Nusantara, yakni PG Kwala Madu dan PG Sei Semayang, yang masing-masing berkapasitas 4.000 ton tebu per hari.

Bengkel Pusat Sei Semayang

Sebagai perusahaan perkebunan yang mengedepankan kemajuan teknologi, PT Perkebunan Nusantara II (Persero) dulu memiliki satu unit Bengkel Pusat di Sei Semayang, Sunggal, Deli Serdang sebagai sarana pendukung dalam optimalisasi pengembangan hasil komoditas yang diusahakan seperti penyediaan alat berat, perawatan mesin-mesin pabrik, dan juga penyediaan fasilitas pengangkutan komoditas agar kinerja perusahaan menjadi lebih maksimal sehingga menghasilkan laba bagi perusahaan yang lebih siginifikan.

Referensi

  1. "Dewan Direksi". Perkebunan Nusantara II. Diakses tanggal 9 Oktober 2021.
  2. "Dewan Komisaris". Perkebunan Nusantara II. Diakses tanggal 9 Oktober 2021.
  3. "Dewan Komisaris". Perkebunan Nusantara II. Diakses tanggal 9 Oktober 2021.
  4. BUMN Online[pranala nonaktif permanen]
  5. 1 2 Fadilah, Ilyas (1 Desember 2023). "Resmi! Holding PTPN Merger 13 Perusahaan Jadi PalmCo dan SupportingCo". detikcom. Diakses tanggal 13 Desember 2023.
  6. "Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 1996" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 9 Oktober 2021.
  7. "Peraturan Pemerintah nomor 72 tahun 2014" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 9 Oktober 2021.
  8. Dewanto, Ayu Rachmaningtyas Tuti (12 Oktober 2022). "Dukung Ketahanan Pangan dan Energi, Kementerian BUMN Bentuk PT Sinergi Gula Nusantara". Warta Ekonomi. Diakses tanggal 16 Oktober 2022.
  9. "Kelapa Sawit". Perkebunan Nusantara II. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-09. Diakses tanggal 9 Oktober 2021.
  10. "Tebu". Perkebunan Nusantara II. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-10. Diakses tanggal 9 Oktober 2021.

Pranala luar

Mantan badan usaha milik negara di Indonesia (daftar)
Menjadi anak usaha
BUMN lain
Digabung ke/dengan
BUMN lain
Dijual ke swasta
Diubah statusnya
Dibubarkan
Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan