Sabtu, 26 September 2026
22:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Muhammad bin Maslamah

Muhammad bin Maslamah

250px-%D9%85%D8%AD%D9%85%D8%AF_%D8%A8%D9%86_%D9%85%D8%B3%D9%84%D9%85%D8%A9.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Muhammad bin Maslamah bin Khalid (Bahasa Arab: محمد بن مسلمة الأنصاري) adalah seorang sahabat Nabi Muhammad dari golongan Kaum Ansar yang mempunyai postur tubuh yang besar jika dibandingkan dengan para sahabat yang lain. Bersifat pendiam dan serius. Dia dipersaudarakan oleh Rasulullah dengan Abu Ubaidah bin al-Jarrah. Nasabnya Muhammad bin Maslamah bin Khalid Bin Salamah bin Khalid bin Adi bin Majda'ah.[1]

Muhammad bin Maslamah adalah sahabat Anshar dari suku Aus. Ia termasuk orang-orang yang masuk Islam di awal waktu melalui dakwah sahabat Mush’ab bin Umair di Madinah. Dialah satu-satunya sahabat Nabi yang memiliki nama Muhammad sebelum ia masuk Islam. Ia memiliki postur tubuh tinggi besar, berkulit coklat kemerahan, botak, berwibawa. Ia terlibat di banyak jihad pertempuran melawan orang kafir Quraisy pada saat itu. Muhammad menyebutnya,"Fitnah tidak akan mencelakainya."[2]

Kehidupan

Di antara jasanya ialah berhasil membunuh salah satu pemuka kaum Yahudi yaitu Ka'ab bin al-Asyraf. Nabi Muhammad memberinya gelar sebagai Pahlawan Rasulullah. Kisahnya, sebagaimana dikutip dari dakwah.id, bermula ketika kaum musyrikin harus menelan kekalahannya dalam perang Badar, maka Ka’ab bin Al-Asyraf membuat syair-syair ratapan yang mengandung celaan dan hujatan kepada Nabi Muhammad dan kaum muslimin. Ia datang ke Mekkah menyenandungkan syair tersebut di hadapan penduduknya, bahkan ia juga mencela para muslimah pada waktu itu.

Mendengar hal itu, Nabi Muhammad bersabda,

مَنْ لِيَ بِكَعْبِ بْنِ الْأَشْرَفِ فَإِنَّهُ قَدْ أَذَي اللهَ وَرَسُوْلَهُ

“Siapakah yang mau menyelesaikan urusanku dengan Ka’ab bin Al-Asyraf? Karena sesungguh dia telah menghina Allah dan Rasul-Nya.” Tanpa basa-basi Muhammad bin Maslamah langsung menyahut, “Saya yang akan melakukannya wahai Rasulullah, apakah Anda ingin aku membunuhnya?” Nabi menjawab, “Ya!”

Maka Muhammad bin Maslamah berjanji di hadapan Rasulullah untuk membunuh Ka’ab. Dan Allah pun menolongnya menunaikan janji tersebut bersama Harits bin Aus, Abu Abbas bin Jabr, dan Abbad bin Bisyr.[3]

Demikianlah pembelaan sahabat kepada Nabinya. Mereka tahu bahwa mencela Nabinya, sama saja dengan mencela Allah dan kaum muslimin secara keseluruhan. Oleh sebab itu, pelakunya berhak mendapatkan hukuman yang pantas.

Saat Pertempuran Uhud, Muhammad termasuk yang bertahan melindungi Nabinya, sementara saat Ekspedisi Tabuk, Muhammad ditugaskan untuk menjaga Madinah.[4] Pada bulan Muharram tahun 6 H, Muhammad menugaskannya dalam operasi sariyah dengan 30 orang pasukan berkuda ke Nejd menaklukan Bani Bakr bin Kilab, setelah berhasil, saat pulang ia bertemu pimpinan Bani Hanifah, Tsumamah bin Utsal, menahannya dan membawanya ke Madinah hingga ia masuk Islam.[5]

Saat Pertempuran Khaibar, ia melawan pimpinan Yahudi Marhab. Ketika keduanya telah saling mendekat satu sama lainnya, tiba-tiba pohon tua di antara pohon Usyar roboh di antara keduanya. Maka masing-masing dari keduanya berlindung dari lawannya di balik pohon itu. Setiap kali keduanya berlindung di balik pohon tersebut, lawannya memotong pohon yang menghalanginya dengan pedang hingga keduanya tampak oleh lawannya, kemudian keduanya seperti satu orang yang berdiri, dan di antara keduanya tidak ada lagi dahan pohon yang menghalanginya. Marhab menyerang Muhammad bin Maslamah dan memukulnya dengan pedang, namun Muhammad bin Maslamah tertahan oleh perisainya yang terbuat dari kulit. Pedang Marhab tertahan di perisai kulit Muhammad bin Maslamah. Dalam kondisi seperti itu kemudian Muhammad bin Maslamah memukul Marhab hingga tewas.[6]

Masa Khalifah Umar

Karena sikap amanahnya, jujur dan tegas dalam menjalankan tugas, dia dilantik menjadi pengawas ketika zaman Kekhalifahan Umar bin Khattab dalam mengawasi prilaku dan kepribadian wakil khalifah di seluruh negara. Ia juga diutus untuk membantu Amru bin Ash dalam menaklukan Mesir memimpin 1.000 prajurit,[4] ia termasuk orang yang mendaki benteng bersama Zubair.

Umar juga mengutusnya sebagai amil zakat di Juhainah,[7] sekaligus menyelidiki jika ada aduan terkait zakat. Ketika Umar mendengar Sa'ad bin Abi Waqqash membangun rumah besar di Kufah, setelah menaklukkan Persia, Umar mengirim pesan melalui Ibnu Maslamah dengan membakar pintu rumah Sa'ad.

Ia meriwayatkan sejumlah hadits. Yang meriwayatkan darinya antara lain: Al-Miswar bin Makhramah, Sahl bin Abi Hatsmah, Qabishah bin Dzu'aib, Abdurrahman Al-A'raj, Urwah bin Az-Zubair, Abu Burdah bin Abi Musa, dan anaknya Mahmud bin Muhammad.[1]

Menghadapi Fitnah

Ketika terjadinya Perang Jamal dan Pertempuran Shiffin, dia bersikap netral dan tidak menyebelahi pihak manapun hal ini karena Nabinya pernah memberinya pedang dan mengingatkan bahwa kelak akan terjadi perpecahan, agar ia tetap di rumah hingga kematian menjemput.[7] Ali mencoba mengajaknya bergabung saat konflik dengan Muawiyah, namun Muhammad mengungkapkan perintah nabinya.

Abu Burdah, ia berkata: "Kami melewati al-Rabadzah (kampung kecil sekitar 50 km di timur kota Madinah), dan tiba-tiba ada kemah Muhammad bin Maslamah. Aku berkata kepadanya:'Seandainya engkau keluar menemui orang-orang untuk memerintahkan kebaikan dan melarang kemungkaran.' Ia menjawab: 'Nabi berkata kepadaku: Wahai Muhammad, akan terjadi perpecahan, fitnah, dan perselisihan. Maka patahkanlah pedangmu, putuskanlah tali busurmu, dan duduklah di dalam rumahmu.' Maka aku pun melakukan apa yang beliau perintahkan."

Kematian

Muhammad bin Maslamah meninggal dunia di Madinah dimakamkan di Baqi, pada bulan Safar tahun 46 Hijriah Ketika berumur 77 tahun disolatkan Marwan bin Hakam.[4][5] Ia meninggalkan keturunan sepuluh orang anak laki-laki dan enam orang anak perempuan.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Dzahabi, Imam (2017). Terjemah Siyar A'lam an-Nubala. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-236-270-8
  2. ↑ Muhammad bin Maslamah, Teladan Menyikapi Orang yang Menghina Nabi, Abdul Halim Trihantoro. Diakses tanggal 10 November 2020.
  3. ↑ Rasyad (Editor), Imam Abu Husain Muslim bin Hajjaj al Qusyairi An-Naisaburi ; Abu Ahsan bin Usman (Penerjemah) ; Azfa (2021-05-01). Kitab Hijrah dan Peperangan: Seri Mukhtashar Shahih Muslim (dalam bahasa Melayu). Hikam Pustaka. hlm. 21.{{cite book}}: |last= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. 1 2 3 Aizid, Rizem (2018-11-30). The Great Sahaba. LAKSANA. hlm. 240. ISBN 978-602-407-311-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. 1 2 Al-Mishri, Mahmud (2010). Sahabat-sahabat Rasulullah Jilid 4. Jakarta : Pustaka Ibnu Katsir. ISBN 9789797194386
  6. ↑ Al-Muafiri, Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam (2020-12-18). Sirah Nabawiyah lbnu Hisyam: Jilid 1 (dalam bahasa Melayu). Darul Falah. ISBN 978-979-3036-16-8.
  7. 1 2 Rajab, Ibnu (2020-12-18). Panduan Ilmu dan Hikmah: Jami'ui-Uium wal Hikam (dalam bahasa Melayu). Darul Falah. hlm. 359. ISBN 978-979-3036-40-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Daftar Sahabat Nabi Islam Muhammad
Abbad bin Bisyr ·Abbas bin Abdul-Muththalib · Abdullah bin Abbas ·Abdullah bin Abdul-Asad · Abdullah bin Abdullah bin Ubay · Abdullah bin Hudzafah as-Sahmi · Abdullah bin Ja'far · Abdullah bin Mas'ud ·Abdullah bin Rawahah · Abdullah bin Salam · Abdullah bin Umar · Abdullah bin Ummi Maktum · Abdullah bin Zubair · Abdurrahman bin Abi Bakar · Abdurrahman bin Auf · Abu Ayyub al-Anshari · Abu Bakar · Abu Dujanah · Abu Dzar Al-Ghifari · Abu Hudzaifah bin Utbah · Abu Hurairah · Abu Lubabah bin Abdul-Mundzir · Abu Martsad al-Ghanawi · Abu Musa al-Asy'ari · Abu Qatadah · Abu Sufyan bin Harb · Abu Sufyan bin al-Harits · Abu Thalhah al-Anshari · Abu Ubaidah bin al-Jarrah · Abu al-Ash bin ar-Rabi' · Abu Darda · Abu Bashir · Abu Sa'id al-Khudri · Attab bin Usaid · Al-Ala' bin al-Hadhrami · Al-Barra' bin Malik · Al-Harits bin Hisyam · Al-Nahdiah · Ali bin Abi Thalib · Amir bin Abi Waqqash · Amir bin Fuhairah · Amr bin al-Jamuh · Amr bin Tsabit · Ammar bin Yasir · Amr bin al-Ash · An-Nu'man bin Muqarrin · An-Nu'man bin Malik · Anas bin Malik · Aqil bin Abi Thalib · Arfajah al-Bariqi · Aus bin ash-Shamit · Basyir bin Sa'ad · Bilal bin Rabah · Bilal bin al-Harits · Al-Fadhl bin al-Abbas · Fatimah binti Asad · Fatimah binti Hizam · Fairuz ad-Dailami · Ghaurats bin Harits · Habbab bin Mundzir · Habibah binti Ubaidillah · Hakim bin Hazm · Halimah As-Sa'diyah · Hamzah bin Abdul-Muththalib · Hanzhalah bin Abi Amir · Haritsah binti al-Muammil · Hasan bin Ali · Hatib bin Abi Baitah ·Hisyam bin al-Ash ·Hudzaifah bin al-Yaman ·Hujr bin Adi · Husain bin Ali ·Ikrimah bin Abu Jahal · Ja'far bin Abi Thalib ·Jarir bin Abdullah al-Bajali ·Julaybib ·Khabbab bin al-Arat ·Khadijah binti Khuwailid ·Khalid bin Sa`id ·Khalid bin Walid · ·Khaulah binti al-Azwar ·Khaulah binti Hakim ·Khaulah binti Tsa'labah ·Khubaib bin Adi ·Khunais bin Hudzafah ·Khuzaimah bin TsabitLayla binti al-Minhal ·Lubabah binti al-Harith ·Lubaynah ·Malik bin Hubairah as-Sakuni ·Marwan bin al-Hakam ·Miqdad bin Amr ·Mua'dz bin Jabal ·Muawiyah bin Abu Sufyan ·Muhammad bin Maslamah ·Mughirah bin Syu'bah ·Mush'ab bin Umair ·Qatadah bin an-Nu'man ·Qudamah bin Mazh'un ·Rabi'ah bin Aktsam ·Rabi'ah bin al-Harits ·Rukanah al-Mutthalibi ·Sa'ad bin ar-Rabi' ·Sa'ad bin Abi Waqqash ·Sa'ad bin Mu'adz ·Sa'ad bin Ubadah ·Shafiyyah binti Abdul Muthalib ·Sa'id bin al-Ash ·Sa'id bin Amir al-Jumahi ·Sa'id bin Zaid ·Salim bin Ma'qil ·Salman al-Farisi ·Shuhaib ar-Rumi ·Sufyan bin Abdullah ats-Tsaqafi · Sufyan bin 'Auf ·Sumayyah binti Khayyat ·Syaibah bin 'Utsman ·Tamim ad-Dari ·Thalhah bin Ubaidillah ·Thariq bin Syihab · Thulaib bin Umair ·Tsuwaibah ·Tsumamah bin Utsal ·Ubadah bin ash-Shamit ·Ubadah bin Al-Khasykhasy ·Ubaidah bin al-Harits ·Ubay bin Ka'ab · Umamah binti Abi al-Ash ·Umar bin Khattab · Ummi Hani ·Ummi Kultsum binti Ali ·Ummu Ruman ·Ummi Syarik ·Ummi Ubays ·Uqbah bin Amir ·Urwah bin Mas'ud ·Usamah bin Zaid ·Usaid bin Hudhair ·Utbah bin Ghazwan ·Utsman bin Affan ·Utsman bin Mazh'un ·Utsman bin Hunaif ·Wahb bin Umair ·Wahb bin Sa'ad ·Wahsyi bin Harb ·Yazid bin Abu Sufyan ·Zaid bin Arqam · Zaid bin Haritsah ·Zaid bin Tsabit · Zainab binti Ali ·Zubair bin Awwam ·Zunirah al-Rumiyah
Sahabat yang Menghadiri Perang Badar
Bani Hasyim
Bani Muththalib
Bani Abdu Syams
Sekutu
Bani Naufal
Sekutu
Bani Asad
Sekutu
Bani Abdud Dar
Bani Abd
Bani Zuhrah
Sekutu
Bani Taim
Bani Makhzum
Sekutu
Bani 'Adi
Sekutu dan maula
Bani Sahm
Khunais bin Hudzafah
Bani Jumah
  • Utsman bin Mazh'un
  • Abdullah bin Mazh'un
  • Qudamah bin Mazh'un
  • As-Sa'ib bin Utsman bin Mazh'un
  • Ma'mar bin al-Harits
Bani Amir
  • Abu Sabrah bin Abi Ruham
  • Abdullah bin Makhramah
  • Hathib bin Amr
  • Abdullah bin Suhail
  • Umair bin Auf
Sekutu
Sa'ad bin Khaulah
Bani Fihr
120px-%D8%BA%D8%B2%D9%88%D8%A9_%D8%A8%D8%AF%D8%B1_%D8%A7%D9%84%D9%83%D8%A8%D8%B1%D9%8A.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bani Abdul-Asyhal
Sekutu
Bani Haritsah
Sekutu
Bani Zhafar
Sekutu
Bani Amr
Bani Dhubai'ah
Bani Ubaid
Bani al-Ajlan
Bani Mu'awiyah
Jabr bin Utaik
Sekutu
Bani Mu'awiyah
Bani Hanasy
Bani Jahjaba
Bani Unaif
Bani Tsa'labah
Bani Ghanam
Khazraj
Bani an-Najjar
Bani
Malik
Bani Ghanam
Sekutu
Bani Amr
Bani Amir
Bani Adi
Sekutu
Bani Mazin
Sekutu
Bani Dinar
Sekutu
Bani al-Harits
Bani Ka'ab
Bani Jusyam dan Zaid
Bani Auf
Sekutu
Bani Auf
Bani Salim
Sekutu
Qawaqilah
Sekutu
  • Al-Mujadzdzar bin Ziyad
  • Ubadah bin al-Hashas
  • Buhhats bin Tsa'labah
  • Abdullah bin Tsa'labah
  • Utbah bin Rabi'ah al-Bahra'i
  • Amr bin Iyas
Bani Ka'ab
Bani Sa'idah
Sekutu
  • Ziyad bin Ka'ab
  • Dhamrah bin Amr
  • Basbas bin Amr
  • Ka'ab bin Jamaz
Bani Jusyam
Bani Salamah
Bani Hiram
Maula
Bani Ubaid
Sekutu
Bani Sawad
Maula
Unturah as-Sulami
Lainnya
Bani Amir
bin Zuraiq
Bani Zuraiq
Bani Bayadhah
  • Ziyad bin Labid
  • Khulaifah bin 'Adi
  • Farwah bin Amr al-Anshari
  • Khalid bin Qais bin Malik
  • Rukhailah bin Tsa'labah
Bani Habib
Mendapat pahala Perang Badar
Muhajirin
Aus
Khazraj
Diperselisihkan kehadirannya
Muhajirin
Aus
Khazraj
Portal:Islam
Keterangan:  Syahid 


Ikon rintisan

Artikel bertopik Sahabat dari Nabi Islam Muhammad ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan