Selasa, 22 September 2026
23:15 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Manikheisme

Manikheisme

Agama di Dunia

Manikheisme
آیینِ مانی 摩尼教
Sealstone of Mani
Batu Segel Mani, batu kristal, kemungkinan abad ke-3 M, Irak. Cabinet des Médailles, Paris.[1][2] Segel tersebut bertuliskan "Mani, utusan sang mesias", dan mungkin digunakan oleh Mani sendiri untuk menandatangani surat-suratnya.[1][3]
JenisAgama Universal
PenggolonganAgama Persia
Kitab suciKitab Suci Manikheisme
TeologiDualistik
WilayahSecara Historis: Eropa, Asia Timur, Asia Tengah, Asia Barat, Asia Utara, Siberia Saat Ini : Fujian, Zhejiang
BahasaBahasa Persia Pertengahan, Bahasa Yunani, Bahasa Partia, Bahasa Latin Klasik, Bahasa Tionghoa Klasik, Bahasa Uighur Kuno, Bahasa Kucha, Bahasa Sogdi, Bahasa Yunani
PendiriMani
DidirikanAbad ke-3 M
Kekaisaran Partia, Kekaisaran Sasaniyah
Terpisah dariUmat Kristen Yahudi Elkesaitisme, dan ajaran Yesus, Buddha dan Zoroaster dalam Manikheisme
Pecahan
250px-Mani%2C_the_prophet.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mani: Pencetus ajaran Manikheisme
 
Bagian dari seri tentang
Gnostisisme
120px-Abraxas_gem_scan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Manicheans.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pendeta Mani, menulis di mejanya, dengan inskripsi dalam bahasa Uighur. Manuskrip dari Khocho (Gaochang), Cekungan Tarim, Tiongkok.

Manikheisme (dalam Persia Modern [آیین مانی] Galat: {{Lang}}: script: arab not supported for code: fa (bantuan) Āyin e Māni; Hanzi:; Pinyin:Jiào) adalah agama yang pernah menjadi salah satu dari agama besar di dunia,[4] yang didirikan pada abad ke-3 oleh Mani dari bangsa Parthia, di Kekaisaran Sasaniyah.

Manikheisme mengajarkan kosmologi dualistik rumit yang menggambarkan pergulatan antara dunia cahaya yang baik dan spiritual, dengan dunia kegelapan yang jahat dan material.[5] Melalui proses berkelanjutan yang terjadi dalam sejarah manusia, cahaya secara bertahap disingkirkan dari dunia materi dan dikembalikan ke dunia cahaya, tempat asalnya. Ajaran Mani dimaksudkan untuk “menggabungkan”,[6] menggantikan, dan melampaui ajaran Platonisme,[7][8] Kekristenan, Zoroastrianisme, Buddhisme, Marcionisme,[6] Yahudi Rabinik, Gnostisisme, agama Yunani Kuno, agama Babilonia dan agama-agama Mesopotamia lainnya,[9] dan sekte-sekte misteri Yunani-Romawi.[10][11] Ajaran tersebut memuja Mani sebagai nabi terakhir setelah Zoroaster, Buddha dan Yesus.

Asal Usul

Manikheisme adalah salah satu aliran keagamaan yang bercirikan Gnostik. Tokoh utama aliran ini adalah Manichaeus, ia dilahirkan di desa Mardinu, di gurun Nahr Kuta, Babilonia Selatan pada 14 April 216.[12] Gnostik terbesar Iran, bermula di Persia Sassaniyah. Meskipun banyak manuskrip asli dari nabi pendiri, Mani (Syriac, ܡܐܢܝ, c. AD 210–276) telah hilang, sejumlah terjemahan dan teks fragmen selamat. Manikheisme muncul antara abad ke-3 dan ke-7, dan pada masa kejayaannya merupakan salah satu agama yang tersebar paling luas di dunia. Gereja dan skriptur Mani ada sejauh timur jauh di Tiongkok dan barat jauh di Kekaisaran Romawi. Manikheisme hilang begitu saja sebelum abad ke-16 di selatan Tiongkok.

Persebaran dan Pokok-pokok Ajaran

Enam buku suci asli Manikheisme, dalam bahasa Aram Suriah, diterjemahkan ke bahasa lain untuk membantu penyebaran agama ini. Sementara menyebar ke timur, tulisan Mani diterbitkan dalam bahasa Persia Tengah, Parthia, Sogdia, dan Uyghur dan Tionghoa. Sementar menyebar ke barat, mereka diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani, Koptik, dan Latin. Penyebaran dan kesuksesan Manikheisme dilihat sebagai ancaman bagi agama lain, dan terus ditindas di wilayah Kristen, Zoroastrian, Buddha, dan Islam.

Referensi

  1. 1 2 Grenet, Frantz (2022). Splendeurs des oasis d'Ouzbékistan. Paris: Louvre Editions. hlm. 93. ISBN 978-84-125278-5-8.
  2. "Believers, Proselytizers, & Translators The Sogdians". sogdians.si.edu. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Oktober 2023. Diakses tanggal 26 Maret 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. GULÁCSI, ZSUZSANNA (2010). "The Prophet's Seal: A Contextualized Look at the Crystal Sealstone of Mani (216–276 C.E.) in the Bibliothèque nationale de France" (PDF). Bulletin of the Asia Institute. 24: 164. ISSN 0890-4464. JSTOR 43896125.
  4. R. van den Broek, Wouter J. Hanegraaff Gnosis and Hermeticism from Antiquity to Modern TimesSUNY Press, 1998 ISBN978-0-7914-3611-0 p. 37
  5. Manikheisme dalam Encyclopædia Iranica
  6. 1 2 Turner, Alice K. (1993). The History of Hell (dalam bahasa American English) (Edisi 1st). United States: Harcourt Brace. hlm. 50. ISBN 978-0-15-140934-1.
  7. Corrigan, Kevin; Rasimus, Tuomas (2013). Gnosticism, Platonism and the late ancient world: essays in honour of John D. Turner. Nag Hammadi and Manichaean studies. Leiden: Brill. ISBN 978-90-04-22383-7.
  8. Dardagan, Amer (2017-05-13). "Neoplatonism, The Response on Gnostic and Manichean ctiticism of Platonism". doi:10.31235/osf.io/krj2n. Diakses tanggal 2024-06-04.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  9. Widengren, Geo Mesopotamian elements in Manichaeism (King and Saviour II): Studies in Manichaean, Mandaean, and Syrian-gnostic religion, Lundequistska bokhandeln, 1946.
  10. Hopkins, Keith (Juli 2001). A World Full of Gods: The Strange Triumph of Christianity. New York: Plume. hlm. 246, 263, 270. ISBN 0-452-28261-6. OCLC 47286228.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. Arendzen, John (1 October 1910). "Manichæism Diarsipkan 1 December 2023 di Wayback Machine.". The Catholic Encyclopedia. Vol. 9. New York: The Encyclopedia Press, Inc.
  12. Eddy Kristiyanto. 2007. Selilit Sang Nabi: Bisik-bisik trntang Aliran Sesat. Yogyakarta: Kanisius. hal. 40-44.

Daftar Pustaka

Lihat pula

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Manichaeism.

Artikel luar

Sumber Manikheisme dalam terjemahan Inggris

Sumber Manikheisme Kedua dalam terjemahan Inggris

Sumber Manikheisme dalam bahasa aslinya

Sumber Manikheisme Kedua dalam bahasa aslinya

Abad Klasik
120px-Muenster-100725-15996-%C3%9Cberwasserkirche-Schl%C3%BCssel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abad Pertengahan
Awal Abad Kiwari
Abad Kiwari
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan