Minggu, 27 September 2026
04:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Gaochang

Gaochang

Gaochang
قاراغوجا
高昌
250px-Turpan-gaochang-d10.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stupa Buddhis di reruntuhan Gaochang
Gaochang di Xinjiang
Gaochang
Letak di peta Xinjiang
LokasiXinjiang, Tiongkok
Catatan situs
KondisiDalam reruntuhan
Sejarah Xinjiang
120px-Museum_f%C3%BCr_Indische_Kunst_Dahlem_Berlin_Mai_2006_063.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Gaochang (Hanzi:高昌; Pinyin:Gāochāng), juga dinamakan Qara-hoja, Kara-Khoja, atau Karahoja (قاراغوجا dalam Uighur), adalah situs sebuah kota oasis kuno yang dibangun di sabuk utara Gurun Taklamakan yang keras di Xinjiang, Tiongkok. Situs ini dikenal juga dalam beberapa jurnal dengan nama Chotscho, Khocho, Qocho, atau Qočo. Pada masa dinasti Yuan dan Ming, Gaochang disebut sebagai "Halahezhuo" (哈拉和卓) (Qara-khoja) dan Huozhou.

Sebagai sebuah pusat perdagangan yang sibuk, Gaochang merupakan tempat perhentian untuk pedagang yang melakukan perjalanan di Jalur Sutra. Kota ini dihancurkan dalam perang pada abad ke-14 dan reruntuhan istana tua serta dalam dan luar kota masih dapat dilihat sekarang ini. Reruntuhan tersebut terletak 30 km sebelah tenggara dari kota Turpan saat ini.[1] Di dekat Gaochang terdapat situs Perkuburan Astana.

Sejarah

330px-Seidenstrasse_GMT.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi Gaochang (dekat Turpan) pada Jalur Sutra

Kerajaan Jushi dan dalam kekuasaan Tiongkok

Bangsa terawal yang diketahui mendiami wilayah ini adalah Gushi (atau Jushi). Kawasan sekitar Turfan pada masa dinasti Han (206 SM - 220 M) digambarkan sebagai dihuni oleh Jūshī, sementara kontrol atas kawasan tersebut goyah antara Tiongkok dan Xiongnu.

Gaochang dibangun pada abad ke-1 SM, merupakan sebuah situs penting sepanjang Jalur Sutra, yang memainkan peranan kunci sebagai pusat transportasi di Tiongkok Barat. Pada tahun 327, Komanderi Gaochang (Hanzi:郡; Pinyin:jùn) dibentuk oleh Liang Sebelumnya di bawah penguasa Tiongkok Han Zhang Gui. Pihak Tiongkok mendirikan koloni/garnisun militer dan mengatur lahan menjadi beberapa divisi. Kolonis Tionghoa Han dari daerah Hexi dan dataran tengah juga menetap di wilayah tersebut.[2]

Setelah jatuhnya Dinasti Jin Barat, Tiongkok utara terpecah menjadi beberapa negara, termasuk negara oasis Asia Tengah.[3] Gaochang pernah diperintah oleh Liang Sebelumnya, Qin Sebelumnya, dan Liang Utara sebagai bagian dari Komanderi. Pada tahun 383, Jenderal Lu Guang dari Qin Sebelumnya menguasai daerah tersebut.[4]

Pada tahun 439, sisa-sisa Liang Utara, yang dipimpin oleh Juqu Wuhui dan Juqu Anzhou, melarikan diri ke Gaochang di mana mereka akan memegang kekuasaan sampai tahun 460 ketika mereka ditaklukkan oleh Kekhanan Rouran (yang mana beberapa sarjana yakin merupakan asal Avar).[5]

Referensi

  1. ↑ "The Silk Road". ess.uci.edu. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-15. Diakses tanggal 2007-09-21.
  2. ↑ Ahmad Hasan Dani, ed. (1999). History of civilizations of Central Asia, Volume 3. Motilal Banarsidass Publ. hlm. 304. ISBN 81-208-1540-8. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-28. Diakses tanggal Mei 17, 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Jacques Gernet (1996). A history of Chinese civilization. Cambridge University Press. hlm. 186. ISBN 0-521-49781-7. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-28. Diakses tanggal 17 Mei 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Society for the Study of Chinese Religions (U.S.), Indiana University, Bloomington. East Asian Studies Center (2002). Journal of Chinese religions, Issues 30-31. the University of California: Society for the Study of Chinese Religions. hlm. 24. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-28. Diakses tanggal Mei 17, 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Jacques Gernet (1996). A history of Chinese civilization. Cambridge University Press. hlm. 200. ISBN 0-521-49781-7. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-28. Diakses tanggal 17 Mei 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan