Kamis, 24 September 2026
05:15 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Zerwanisme

Zerwanisme

Sassanid_Empire_620.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Kerajaan Sasanid, tempat para penganut Zerwanisme. (c. 610 CE)

Zerwanisme adalah bagian dari cabang paham Zoroastrianisme yang mendewakan Zerwan sebagai dewa pencipata atau prinsip utama, tetapi aliran ini kini telah punah.[1]

Dalam paham Zerwanisme, Zerwan adalah dewa dari ruang dan waktu yang tanpa batas dan juga entitas aka (“satu”,”sendiri”) dari segala hal.[2] Zerwan merupakan orang tua dari dua dewa, kebaikan Ahura Mazda dan dewa kejahatan Angra Mainyu.[1] Zerwan di sini dianggap sebagai dewa yang netral, keberadaan tanpa kelamin, tanpa nafsu, dan satu-satunya yang tidak memiliki sifat baik maupun jahat.[1] Dia juga merupakan dewa takdir, cahaya dan kegelapan.[1][2] Zerwan juga merupakan kata serapan yang dinormalisasi, yang dalam periode pertengahan Persia disebut Zurvān, Zruvān atau Zarvān. Nama dari periode Persia tengah diambil dari kitab Avesta zruvan-, yang berarti "waktu" atau "usia tua".[2] Penganut Zerwan menganggap Ahura Mazda dan Spenta Mainyu sebagai dewa satu namun terpisah di bawah kekuasaan Zerwan.[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 Shadily, Hassan.Ensiklopedia Indonesia. Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve.
  2. 1 2 3 4 Boyce, Mary (1957). "Some reflections on Zurvanism". Bulletin of the School of Oriental and African Studies. 19/2. London: SOAS: 304–316.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan