Minggu, 27 September 2026
14:11 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Zerwanisme

Zerwanisme

Sassanid_Empire_620.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Kerajaan Sasanid, tempat para penganut Zerwanisme. (c. 610 CE)

Zerwanisme adalah bagian dari cabang paham Zoroastrianisme yang mendewakan Zerwan sebagai dewa pencipata atau prinsip utama, tetapi aliran ini kini telah punah.[1]

Dalam paham Zerwanisme, Zerwan adalah dewa dari ruang dan waktu yang tanpa batas dan juga entitas aka (“satu”,”sendiri”) dari segala hal.[2] Zerwan merupakan orang tua dari dua dewa, kebaikan Ahura Mazda dan dewa kejahatan Angra Mainyu.[1] Zerwan di sini dianggap sebagai dewa yang netral, keberadaan tanpa kelamin, tanpa nafsu, dan satu-satunya yang tidak memiliki sifat baik maupun jahat.[1] Dia juga merupakan dewa takdir, cahaya dan kegelapan.[1][2] Zerwan juga merupakan kata serapan yang dinormalisasi, yang dalam periode pertengahan Persia disebut Zurvān, Zruvān atau Zarvān. Nama dari periode Persia tengah diambil dari kitab Avesta zruvan-, yang berarti "waktu" atau "usia tua".[2] Penganut Zerwan menganggap Ahura Mazda dan Spenta Mainyu sebagai dewa satu namun terpisah di bawah kekuasaan Zerwan.[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 Shadily, Hassan.Ensiklopedia Indonesia. Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve.
  2. 1 2 3 4 Boyce, Mary (1957). "Some reflections on Zurvanism". Bulletin of the School of Oriental and African Studies. 19/2. London: SOAS: 304–316.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan