Minggu, 27 September 2026
22:23 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Maimunah binti al-Harits

Maimunah binti al-Harits

istri terakhir dari Nabi Muhammad dan termasuk Ummahatul mu'minin

Infobox orangMaimunah binti al-Harits
330px-Maymunah_bint_al_Harith.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahirank. 592 Suntingan nilai di Wikidata
Makkah Suntingan nilai di Wikidata
KematianJanuari 672 (Kalender Masehi Gregorius) Suntingan nilai di Wikidata (79/80 tahun)
Makkah Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanMakkah Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaIslam Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahAbu Ruhm ibn Abd al-Uzza (en) Terjemahkan (–629), pasangan meninggal dunia
Muhammad (629–632) Suntingan nilai di Wikidata
IbuHindun binti 'Auf Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraSalma binti Umais, Asma' binti Umais, Lubabah binti al-Harits, Zainab binti Khuzaimah dan Lubabah as-Sughra Suntingan nilai di Wikidata

Maimunah binti al-Harits al-Hilaliyyah al-'Amiriyyah (bahasa Arab:ميمونة بنت الحارث الهلالية العامرية) (lahir pada tahun 594, wafat pada tahun 51 H/673) adalah istri terakhir dari Nabi Muhammad, dan termasuk dari Ibu Para Mukminin.

Kehidupan & Pernikahannya

Maimunah memiliki nama asli Barrah, tetapi Nabi Muhammad mengubahnya menjadi Maimunah yang berarti "berita baik".[1] Maimunah berasal dari klan borjuis Banu Hilal. Ayahnya bernama Harits bin Hazm, ibunya bernama Hindun binti Aus. Saudara perempuannya, Lubabah atau Ummu al-Fadhal yang kedua masuk Islam setelah Khadijah, menikah dengan Abbas bin Abdul-Mutthalib yang merupakan salah satu orang terkaya dari Bani Hasyim,[2] yang mana kemudian menjadi wali-nya Maimunah.[3] Maimunah dinikahi oleh Rasulullah ketika beliau sedang melaksanakan umrah, tetapi baru disetubuhi setelah beliau selesai menjalankannya.[4]

Saudara perempuan seibunya Zainab binti Khuzaimah (istri Muhammad), Asma' binti Umais (istri Jafar bin Abu Thalib) dan Salma binti Umais (istri Hamzah bin Abdul Mutholib).[5] Adapun saudara laki-laki seibunya adalah Khalid bin Walid.

Awalnya ia menikah dengan Mas'ud bin Amr (Abu Ruhm bin Abdul Uzza), lalu ia belajar dan mengenal Islam di rumah Ummu al-Fadhal. Suatu hari ia mendengar cerita kemenangan muslim dari pertempuran Khaibar, ia pun ikut begembira, sementara suaminya bersedih, lalu mereka bertengkar dan suaminya menceraikannya. Barrah pun tinggal di rumah Ummu al-Fadhal, kakaknya.[5]

Setelah perjanjian Hudaibiyah pada 6 H, setahun kemudian Muhammad beserta sahabat umrah ke Mekah, lalu Abbas melamarkan Maimunah kepada Muhammad dengan mahar 400 dirham (sekitar 16 juta rupiah), lalu diadakan pernikahan di Lembah Saraf / Sarif, 30 km di utara kota Mekah.[5] Awalnya Muhammad menawarkan acara pernikahan di Mekah dengan memberi jamuan kepada penduduk Mekah, tetapi mereka (Quraisy Mekah) menolak.[6]

Maimunah dikenal sebagai perempuan yang baik hati. Ia pernah memiliki seorang budak perempuan yang kemudian ia bebaskan tanpa izin sang Nabi. Pada saat waktu gilirannya bersama Nabi, ia pun menceritakan apa yang telah dilakukannya. Nabi pun berkata kepada Maimunah, bahwa ketimbang membebaskannya, Maimunah akan mendapatkan pahala yang lebih besar bilamana ia memberikan budak itu kepada salah satu paman dari pihak ibunya.[7]

Muhammad memasuki rumah Maimunah binti Al Haris, ternyata di dalamnya ada beberapa biawak dengan telurnya. Ia saat itu bersama Abdullah bin Abbas dan Khalid bin Walid. Ia bertanya: "Dari mana ini?" Maimunah menjawab, "Saudariku, Hudzailah binti Al Harits menghadiahkannya kepadaku." Ia berkata kepada Abdullah bin Abbas dan Khalid bin Walid: "Kalian berdua, makanlah." Mereka bertanya; "Kenapa anda tidak memakannya, Wahai Rasulullah?' Ia menjawab: "Sesungguhnya telah hadir hidangan dari Allah." Maimunah bertanya; "Apakah anda mau kami hidangkan susu?" Ia menjawab: "Ya." Dan ketika ia akan meminum susu tersebut ia bertanya: "Dari mana ini?" Maimunah menjawab; "Saudariku, Hudzailah menghadiahkan kepadaku." Muhammad berkata: 'Apa pendapatmu tentang budak wanitamu yang engkau pernah minta agar aku membebaskannya? Berikan (kembalikan) kepada saudarimu dan sambunglah silaturrahim agar dia yang merawatnya karena itu lebih baik untukmu'."[8]

250px-Makam_Maimunah.webp?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Maimunah binti al Harits.

Maimunah pernah memiliki anak anjing yang ia simpan di bawah tempat tidurnya. Pada suatu hari ia melihat suasana hati Sang Nabi sedang buruk. Rupanya itu dikarenakan Malaikat Jibril tidak menepati janjinya menemui beliau di malam sebelumnya. Sang Nabi pun teringat dengan anak anjing di bawah tempat tidur Maimunah. Beliau pun memerintahkannya untuk dikeluarkan. Dan menyiramkan air di tempat tersebut. Ketika malam tiba, Malaikat Jibril pun datang dan menginformasikan beliau bahwa dirinya tidak memasuki rumah yang ada anjing ataupun gambar di dalamnya. Lalu pada pagi hari, Sang Nabi pun memerintahkan agar tiap-tiap anjing supaya dibunuh,[9] termasuk yang masih kecil.[10] Namun membiarkan anjing yang ditugaskan untuk menjaga perkebunan besar.[9]

Aisyah berkata, "Sesungguhnya Maimunah adalah orang yang paling bertakwa dan paling menyambung silaturahim di antara kami'."[11]

Nasabnya

  • Ayahnya: al-Harits bin Huzn bin Bujair bin Hazm bin Ruwaibah bin Abdullah bin Hilal bin 'Amir bin Sha'sha'ah bin Muawiyah bin Bakr bin Hawazin bin Manshur bin 'Ikrimah bin Khafshah bin Qais bin 'Ailan bin Mudhar bin Nizar bin Ma'ad bin Adnan.
  • Ibunya: Hindun binti 'Auf bin Zuhair bin Huthamah bin Jarasy bin Aslam bin Zaid bin Sahl bin 'Amru bin Qais bin Muawiyah bin Jasyam bin Abdu Syams bin Wa`il bin al-Ghauts bin Quthn bin 'Uraib bin Zuhair bin al-Ghauts bin Aiman bin al-Hamyasa' bin Humair bin Saba bin Yasyjub bin Ya'rib bin Qahthan.

Anak-anak Hindun binti 'Auf:

Kematian

Saat pergi menunaikan haji bersama Abdullah bin Abbas pada masa Khalifah Muawiyah, Maimunah jatuh sakit lalu mewasiatkan agar dimakamkan di tempat pernikahannya, lalu rumahnya di Madinah dijadikan tempat majlis ilmu.[12] Maimunah wafat di Sarif, dekat Tan'im (di pinggir jalan tol Mekah-Madinah), tempat ia menikah dengan Muhammad, pada 61 H di usia 80 tahun, jenazahnya disolatkan oleh Abdullah bin Abbas.[13]

Gambar Makam Maimunah binti al-Harits

Makam Maimunah binti al-Harits Makam Maimunah binti al-Harits

Referensi

  1. ↑ Bint Al-Shāṭīʼ 222-224
  2. ↑ Ibn Ishaq. The Life of Muhammad. hlm. 114.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Ibn Sa'd. Kitab al-Tabaqat al-Kabir vol. 8. hlm. 97.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "Sahih al-Bukhari 4258 - Military Expeditions led by the Prophet (pbuh) (Al-Maghaazi) - كتاب المغازى - Sunnah.com - Sayings and Teachings of Prophet Muhammad (صلى الله عليه و سلم)". sunnah.com. Diakses tanggal 2021-08-30.
  5. 1 2 3 M.Ag, Azkiya Khikmatiar (2022-09-07). Rumah Tangga Seindah Surga : Kisah Keseharian Rumah Tangga Nabi. Araska Publisher. hlm. 95–97. ISBN 978-623-6335-13-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Arifin, Yanuar (2020). Dahsyatnya Ibadah Para Sahabat Rasulullah (dalam bahasa Melayu). NOKTAH. hlm. 136. ISBN 978-623-7465-61-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ "Sahih al-Bukhari 2592 - Gifts - كتاب الهبة وفضلها والتحريض عليها - Sunnah.com - Sayings and Teachings of Prophet Muhammad (صلى الله عليه و سلم)". sunnah.com. Diakses tanggal 2021-08-30.
  8. ↑ ra, Imam Malik (2016-04-01). Kitab Al-Muwatha Imam Malik: Terjemah. Shahih. hlm. 634.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. 1 2 "Sahih Muslim 2105 - The Book of Clothes and Adornment - كتاب اللباس والزينة - Sunnah.com - Sayings and Teachings of Prophet Muhammad (صلى الله عليه و سلم)". sunnah.com. Diakses tanggal 2021-08-30.
  10. ↑ "Sunan an-Nasa'i 4276 - The Book of Hunting and Slaughtering - كتاب الصيد والذبائح - Sunnah.com - Sayings and Teachings of Prophet Muhammad (صلى الله عليه و سلم)". sunnah.com. Diakses tanggal 2021-08-30.
  11. ↑ Ad-Dimasyqi, Ahmad Khalil Jam'ah, Syaikh Muhammad bin Yusuf (2020-12-18). Istri-Istri Para Nabi (dalam bahasa Melayu). Darul Falah. hlm. 464. ISBN 978-979-3036-17-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  12. ↑ Umairah, Dr Abdurrahman. Wanita-Wanita dalam Al-Qur'an (dalam bahasa Melayu). Pustaka Al-Kautsar. hlm. 44.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  13. ↑ Ad-Dimasyqi, Ahmad Khalil Jam'ah (2020-12-18). Istri-Istri Para Nabi (dalam bahasa Melayu). Darul Falah. hlm. 463. ISBN 978-979-3036-17-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Daftar Sahabat Nabi Islam Muhammad
Abbad bin Bisyr ·Abbas bin Abdul-Muththalib · Abdullah bin Abbas ·Abdullah bin Abdul-Asad · Abdullah bin Abdullah bin Ubay · Abdullah bin Hudzafah as-Sahmi · Abdullah bin Ja'far · Abdullah bin Mas'ud ·Abdullah bin Rawahah · Abdullah bin Salam · Abdullah bin Umar · Abdullah bin Ummi Maktum · Abdullah bin Zubair · Abdurrahman bin Abi Bakar · Abdurrahman bin Auf · Abu Ayyub al-Anshari · Abu Bakar · Abu Dujanah · Abu Dzar Al-Ghifari · Abu Hudzaifah bin Utbah · Abu Hurairah · Abu Lubabah bin Abdul-Mundzir · Abu Martsad al-Ghanawi · Abu Musa al-Asy'ari · Abu Qatadah · Abu Sufyan bin Harb · Abu Sufyan bin al-Harits · Abu Thalhah al-Anshari · Abu Ubaidah bin al-Jarrah · Abu al-Ash bin ar-Rabi' · Abu Darda · Abu Bashir · Abu Sa'id al-Khudri · Attab bin Usaid · Al-Ala' bin al-Hadhrami · Al-Barra' bin Malik · Al-Harits bin Hisyam · Al-Nahdiah · Ali bin Abi Thalib · Amir bin Abi Waqqash · Amir bin Fuhairah · Amr bin al-Jamuh · Amr bin Tsabit · Ammar bin Yasir · Amr bin al-Ash · An-Nu'man bin Muqarrin · An-Nu'man bin Malik · Anas bin Malik · Aqil bin Abi Thalib · Arfajah al-Bariqi · Aus bin ash-Shamit · Basyir bin Sa'ad · Bilal bin Rabah · Bilal bin al-Harits · Al-Fadhl bin al-Abbas · Fatimah binti Asad · Fatimah binti Hizam · Fairuz ad-Dailami · Ghaurats bin Harits · Habbab bin Mundzir · Habibah binti Ubaidillah · Hakim bin Hazm · Halimah As-Sa'diyah · Hamzah bin Abdul-Muththalib · Hanzhalah bin Abi Amir · Haritsah binti al-Muammil · Hasan bin Ali · Hatib bin Abi Baitah ·Hisyam bin al-Ash ·Hudzaifah bin al-Yaman ·Hujr bin Adi · Husain bin Ali ·Ikrimah bin Abu Jahal · Ja'far bin Abi Thalib ·Jarir bin Abdullah al-Bajali ·Julaybib ·Khabbab bin al-Arat ·Khadijah binti Khuwailid ·Khalid bin Sa`id ·Khalid bin Walid · ·Khaulah binti al-Azwar ·Khaulah binti Hakim ·Khaulah binti Tsa'labah ·Khubaib bin Adi ·Khunais bin Hudzafah ·Khuzaimah bin TsabitLayla binti al-Minhal ·Lubabah binti al-Harith ·Lubaynah ·Malik bin Hubairah as-Sakuni ·Marwan bin al-Hakam ·Miqdad bin Amr ·Mua'dz bin Jabal ·Muawiyah bin Abu Sufyan ·Muhammad bin Maslamah ·Mughirah bin Syu'bah ·Mush'ab bin Umair ·Qatadah bin an-Nu'man ·Qudamah bin Mazh'un ·Rabi'ah bin Aktsam ·Rabi'ah bin al-Harits ·Rukanah al-Mutthalibi ·Sa'ad bin ar-Rabi' ·Sa'ad bin Abi Waqqash ·Sa'ad bin Mu'adz ·Sa'ad bin Ubadah ·Shafiyyah binti Abdul Muthalib ·Sa'id bin al-Ash ·Sa'id bin Amir al-Jumahi ·Sa'id bin Zaid ·Salim bin Ma'qil ·Salman al-Farisi ·Shuhaib ar-Rumi ·Sufyan bin Abdullah ats-Tsaqafi · Sufyan bin 'Auf ·Sumayyah binti Khayyat ·Syaibah bin 'Utsman ·Tamim ad-Dari ·Thalhah bin Ubaidillah ·Thariq bin Syihab · Thulaib bin Umair ·Tsuwaibah ·Tsumamah bin Utsal ·Ubadah bin ash-Shamit ·Ubadah bin Al-Khasykhasy ·Ubaidah bin al-Harits ·Ubay bin Ka'ab · Umamah binti Abi al-Ash ·Umar bin Khattab · Ummi Hani ·Ummi Kultsum binti Ali ·Ummu Ruman ·Ummi Syarik ·Ummi Ubays ·Uqbah bin Amir ·Urwah bin Mas'ud ·Usamah bin Zaid ·Usaid bin Hudhair ·Utbah bin Ghazwan ·Utsman bin Affan ·Utsman bin Mazh'un ·Utsman bin Hunaif ·Wahb bin Umair ·Wahb bin Sa'ad ·Wahsyi bin Harb ·Yazid bin Abu Sufyan ·Zaid bin Arqam · Zaid bin Haritsah ·Zaid bin Tsabit · Zainab binti Ali ·Zubair bin Awwam ·Zunirah al-Rumiyah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan