Sabtu, 10 Oktober 2026
20:40 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Bani Amir

Bagikan:

Bani Amir adalah salah satu kabilah yang menentang kenabian Muhammad pada masa hidupnya. Salah satu tradisi dari leluhur yang berlangsung di Bani Amir adalah penetapan makanan yang halal dan haram sesuai kemauan mereka.

Kebiasaan

Surah Al-Baqarah ayat 186 menjelaskan tentang kebiasaan beberapa kabilah yang mengikuti tradisi leluhur mereka. Bentuk tradisinya adalah menetapkan halal dan haram atas makanan sesuai dengan keinginan mereka semata. Salah satu kabilah yang termasuk di dalamnya adalah Bani Amir.[1]

Pengiriman utusan ke Nabi Muhammad

Bani Amir pernah mengirimkan beberapa pemimpin kabilahnya sebagai utusan untuk menemui Nabi Muhammad di Madinah. Mereka adalah Amir bin Ath-Thufail, Arbad bin Qais, Khalid bin Ja'far, dan Jabbar bin Aslam. Amir bin Ath-Thufail sebelumnya telah mengkhianati para Sahabat Nabi di Bi'ru Ma'unah. Ia kemudian bersekongkol untuk membunuh Nabi Muhammad. Pembunuhan ini direncanakannya bersama dengan Arbad bin Qais. Metode pembunuhan yang direncanakan oleh keduanya adalah Arbad bin Qais menghunuskan pedang ke Nabi Muhammad dari belakang ketika Amir bin Ath-Thufail mengajaknya berbicara. Namun pada saat pertemuan, rencana pembunuhan ini gagal terwujud.[2]

Referensi

  1. ↑ Nurliana, dkk. (2021). Somantri, Muhamad Dani (ed.). Ilmu Ekonomi Islam: Teori, Hukum, dan Aplikasi (PDF). Tasikmalaya: Hasna Pustaka. hlm. 69. ISBN 978-623-96148-5-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Tahir, Muhammad Suaib (2021). Gunawan, Roland (ed.). Pidato Terakhir Sang Nabi: Menyelami Makna-makna Universal dan Kemanusiaan dalam Pidato Terakhir Rasulullah Muhammad Saw (PDF). Jakarta: Yayasan Bumi Suci Indonesia. hlm. 22. ISBN 978-623-9727-20-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan