Minggu, 11 Oktober 2026
01:30 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Maimun Saleh

Maimun Saleh

pahlawan nasional Indonesia

Bagikan:
Maimun Saleh
250px-Maimun_Saleh.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Informasi pribadi
Lahir(1929-05-14)14 Mei 1929
Meninggal1 Agustus 1952(1952-08-01) (umur 23)
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabang40px-Lambang_TNI_AU.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Udara
Pangkat40px-Pdu_sermatni_staf.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Sersan Mayor (Anumerta)
SatuanKorps Penerbang
Pangkat terakhirnya adalah Sersan Udara, tetapi karena gugur dalam tugas, maka diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) menjadi Sersan Mayor Udara (Anumerta).

Sersan Mayor Udara (Anumerta) Maimun Saleh (14 Mei 1929 – 1 Agustus 1952) adalah salah seorang pahlawan nasional Indonesia.[1][2] Maimun Saleh diterima menjadi murid sekolah penerbangan di Koetaradja (Banda Aceh) yang dipindahkan ke sekolah penerbangan di Kalijati tahun 1950 dan berhasil memperoleh ijazah sebagai penerbang kelas 3 pada tahun 1951. Setelah itu, Maimun Saleh masuk Skadron IV (pengintai darat) dan ikut serta dalam semua operasi udara yang menjadi tugas tanggung jawab kesatuannya. Namun pada tanggal 1 Agustus 1952, Sersan Maimun Saleh yang menerbangkan pesawat intai Auster IV-R-80 mengalami kecelakaan di Pangkalan Udara Semplak, Bogor dan gugur sebagai kusuma bangsa.[3]

Saat ini, nama Serma Anumerta Maemun Saleh diabadikan TNI AU sebagai nama Pangkalan TNI AU di pulau Sabang Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Karier

Pada bulan Agustus 1949 Maimun Saleh diterima mendjadi murit penerbang di Kotaradja dan pada tahun 1950 ia dipindahkan ke Sekolah Penerbang di Kalidjati, Subang di mana ia telah berhasil memperoleh ijasah sebagai penerbang klas 3 pada 1 Pebruari 1951. kemudian ia masuk Skuadron IV (Pengintai Darat) dan turut serta dalam semua operasi yang didjalankan oleh Skuadron tersebut. Dengan gugurnya Maimun Saleh, TNI Angkatan Udara kehilangan pula yang mempunyai hari kemudian dalam pambangunan Angkatan Udara Republik Indonesia. Akhirnya kepada keluarga alm. Maimun kami dari Angkasa atas nama seluruh Anggota AURI tak lupa menjampaikan perasaan turut berdukacita atas gugurnya Maimun Saleh.

Almarhum adalah seorang Penerbang Daerah Istimewa Aceh, telah gugur pada tanggal 1 Agustus 1952 dalam usia kl. 23 tahun dan dimakamkan di Aneuek Galong Sibreh Ketjamatan Suka makmur Kabupaten Aceh Besar. Guna mendjadi kenang2an nama: MAIMUN SALEH telah diabadikan untuk lapangan terbang Militer LHO’ NGA dan Detasemen AURI Banda Aceh (dahulu Koetaradja) pada tanggal 9 April 1954 oleh Angkatan Udara Republik Indonesia.

Auster IV-R-80

Hari Jum’at tanggal 1 Agustus 1952 jam 09.25 telah terjadi kecelakaan terbang dengan sebuah pesawat intai Auster IV–R–80 di Pangkalan Udara Semplak (Bogor) yang dikemudikan oleh sdr. Sersan Udara Penerbang Maimun Saleh.Dalam Kecelakaan ini sdr. Maimun Saleh gugur pada saat itu juga. Lebih jauh dapat didjelaskan, bahwa peristiwa yang sangat menyedihkan itu terjadi ketika diadakan latihan routine diatas Komando Pangkalan Udara Semplak dan apa jang menjebabkan terdjadinja ketjelakaan tersebut belum dapat diketahui. Tanggal 2 Agustus 1952 djam 06.35 djenasah alm. sdr. Maimun diangkut dengan pesawat dari Pangkalan Udara Tjililitan ke Kotaradja (Aceh) tempat di mana alm. dilahirkan.

Referensi

Politik
Abdul Halim Majalengka · Abdul Kahar Mudzakkir ·Abdurrahman Wahid  · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adnan Kapau Gani · Alexander Andries Maramis · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Arnold Mononutu · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumban Tobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Idham Chalid · Ida Anak Agung Gde Agung · Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono · I Gusti Ketut Pudja · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Johannes Leimena · Johannes Abraham Dimara ·Kasman Singodimedjo ·Kusumah Atmaja · Lambertus Nicodemus Palar · Mahmud Syah III dari Johor · Mangkunegara I · Maskoen Soemadiredja ·Mochtar Kusumaatmadja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Radjiman Wedyodiningrat · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi ·Soeharto  · Soekarni ·Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Mohammad Amin Nasution · Sutan Syahrir · Syafruddin Prawiranegara · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto ·Zainal Abidin Syah · Zainul Arifin
Militer
Kemerdekaan
Revolusi
Pergerakan
Sastra
Seni
Pendidikan
Integrasi
Pers
Pembangunan
Agama
Perjuangan
Abdul Kadir · Achmad Rifa'i · Andi Depu · Andi Mappanyukki · Aji Muhammad Idris · Aria Wangsakara · Baabullah · Bataha Santiago · Cut Nyak Dhien · Cut Nyak Meutia · Depati Amir · Hamengkubuwana I · I Gusti Ketut Jelantik · I Gusti Ngurah Made Agung · Ida Dewa Agung Jambe · Himayatuddin Muhammad Saidi · Iskandar Muda dari Aceh · Kiras Bangun · La Madukelleng · Machmud Singgirei Rumagesan · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Malahayati · Marsinah · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyai Ageng Serang · Opu Daeng Risadju · Paku Alam VIII · Pakubuwana VI · Pakubuwana X · Pangeran Antasari · Pangeran Diponegoro · Pattimura · Pong Tiku · Raden Mattaher · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Raja Haji Fisabilillah · Ratu Kalinyamat · Salahuddin bin Talabuddin · Sisingamangaraja XII · Sultan Agung dari Mataram · Sultan Hasanuddin · Teungku Chik di Tiro · Tuanku Imam Bonjol · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Tirtayasa dari Banten · Thaha Saifuddin dari Jambi · Tombolotutu · Tuan Rondahaim Saragih  · Untung Suropati · Zainal Mustafa


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan