Minggu, 20 September 2026
13:31 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kalkipurana

Kalkipurana

250px-Kalki%2C_avatara_of_Visnu._Wellcome_L0025407.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Kalki, awatara Wisnu yang terakhir.
Bagian dari seri
Sastra Hindu
SASTRA HINDU
OM Portal agama Hindu

Kalkipurana (Dewanagari: कल्किपुराण; ,IAST: Kalkipurāṇa, कल्किपुराण) adalah kitab aliran Waisnawa dalam tradisi Hindu yang membahas tentang awatara Wisnu kesepuluh yang bernama Kalki.[1] Kitab ini merupakan karya yang relatif muda jika dibandingkan dengan Purana lainnya. Naskahnya yang berbahasa Sanskerta digubah di Bengal saat daerah tersebut merupakan wilayah kesultanan Bengal atau kesultanan Mughal. Cendekiawan Wendy Doniger memperkirakan masa penyusunannya antara 1500 M hinga 1700 M. Kitab ini mengandung floruit bertanggal 1726 M berdasarkan naskah yang ditemukan di Dhaka, Bangladesh.[1][2]

Kitab ini menceritakan bahwa awatara Wisnu yang kesepuluh lahir dari pasangan brahmana bernama Wisnuyasa dan Sumati, di suatu desa bernama Shambala.[3] Ia mempelajari berbagai kitab suci dan cakap akan pengetahuan tentang darma, karma, arta, dan jñāna, serta mengenyam pendidikan militer di bawah bimbingan Parasurama, awatara Wisnu yang keenam.[4] Dewa Siwa memberinya kuda bernama Dewadata (penjelmaan dari Garuda), beserta pedang yang gagah, untuk mengalahkan kejahatan pada akhir zaman Kaliyuga.[5]

Referensi

  1. 1 2 Ludo Rocher (1986). The Purāṇas. Otto Harrassowitz Verlag. hlm. 183 with footnotes. ISBN 978-3-447-02522-5.
  2. Wendy Doniger (1988). Textual Sources for the Study of Hinduism. Manchester University Press. hlm. 5. ISBN 978-0-7190-1867-1.
  3. Kirk, James A. (1972). Stories of the Hindus: An Introduction Through Texts and Interpretation (dalam bahasa Inggris). Macmillan. hlm. 239. ISBN 978-0-02-563230-1.
  4. The Kalki Purana— English. hlm. 28.
  5. The Kalki Purana— English. hlm. 33–34.
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan