Minggu, 04 Oktober 2026
04:28 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Kurmapurana

Kurmapurana

salah satu kitab suci Hindu

Bagikan:
330px-Kurma_Purana%2C_Sanskrit%2C_Devanagari.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suatu halaman dari Kurmapurana, berbahasa Sanskerta, aksara Dewanagari.

Kurmapurana (Dewanagari: कूर्मपुराण; ,IAST: Kūrmapurāṇa, कूर्मपुराण) adalah salah satu kitab suci Hindu Waisnawa yang termasuk ke dalam 18 Mahapurana.[1][2] Kitab ini diberi judul menurut nama salah satu awatara Wisnu yang berwujud kura-kura (Kurma).[3][4]

Naskah kitab Kurmapurana yang lestari pada masa kini memiliki banyak versi.[5][6][7] Jumlah babnya bervariasi di berbagai daerah di India, dan edisi kritis (disunting oleh Anand Swarup Gupta, diterbitkan oleh the All-India Kashiraj Trust, Varanasi) Kurma Purana memiliki 95 bab.[8] Menurut tradisi, Kurmapurana memiliki 17.000 sloka, tetapi naskah yang masih diketahui keberadaannya hanya memiliki 6000 sloka.[9]

Referensi

Kutipan

  1. ↑ Dalal 2014, hlm. 460.
  2. ↑ Rocher 1986, hlm. 186.
  3. ↑ Dimmitt & van Buitenen 2012, hlm. 63, 74.
  4. ↑ Bryant 2007, hlm. 18 note 25.
  5. ↑ Rocher 1986, hlm. 18, 184–186.
  6. ↑ Wilson 1864, hlm. xxxiv–xxxv.
  7. ↑ Gregory Bailey (2003). Arvind Sharma (ed.). The Study of Hinduism. University of South Carolina Press. hlm. 141–142. ISBN 978-1-57003-449-7.
  8. ↑ Rocher 1986, hlm. 184.
  9. ↑ K P Gietz 1992, hlm. 500 with note 2778.

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan