Senin, 12 Oktober 2026
07:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Gunung Wayang

Gunung Wayang

Gunung di Jawa Barat, Indonesia

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Gunung Wayang" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(November 2023)
Untuk kegunaan lain, lihat Wayang (disambiguasi).
Wayang-Windu
330px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Gezicht_op_de_Gunung_Wayang_en_de_Gunung_Windu_vanaf_kina-_en_theeplantage_Lodaja_TMnr_60016822.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Titik tertinggi
Ketinggian2.182 m (7.159 ft)[1]
Koordinat7°12′29″S 107°37′48″E / 7.208°S 107.63°E / -7.208; 107.63
Geografi
osm-intl,10,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Gunung_Wayang&revid=29828246&groups=_55f5e1980cdd986e26ca7f0f05f96ee8615fc946&parser=parsoid
LetakJawa Barat, Indonesia
PegununganSelatan Jabar
Geologi
Jenis gunungKubah lava

Gunung Wayang merupakan gunung berapi kembar yang terdiri dari Gunung Wayang dan Gunung Windu. Terletak di sebelah timur kota Pangalengan di Kabupaten Bandung di Jawa Barat, Indonesia, sekitar 40 km sebelah selatan dari Kota Bandung. Daerah ini telah menjadi proyek panas bumi aktif. Gunung Wayang memiliki kawah bulan sabit dengan 750 m yang memegang empat kelompok fumarol. Gunung Windu memiliki kawah dengan lebar 350 m.[1]

250px-Gunung_Wayang_di_Situ_Cisanti.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gunung Wayang dilihat dari Situ Cisanti

Hidrologi pegunungan

Komplek pegunungan Wayang-Windu merupakan bagian dari rangkaian pembatas hidrologi yang membagi dua kelompok besar daerah aliran sungai (DAS) bagian utara dan selatan Jawa. Rangkaian batas hidrologi tersebut membentang antara timur dan barat pulau Jawa.[2][3] Bagian lereng timur pegunungan Wayang-Windu masuk dalam sistem DAS Citarum di mana anak-anak sungai yang berhulu di lereng pegunungan tersebut bergabung dengan aliran utama di dalamnya, mengalir menuju pesisir utara Jawa hingga bermuara di Laut Jawa.[2][4] Sedangkan bagian lereng sebelah barat masuk kedalam sistem DAS Cilaki di mana anak-anak sungai yang berhulu di lereng pegunungan tersebut bergabung dengan aliran utama di dalamnya, mengalir menuju pesisir selatan Jawa hingga bermuara di Samudera Hindia.[2][3]

Lihat juga

Rujukan

  1. 1 2 "Wayang-Windu". Global Volcanism Program. Smithsonian Institution. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-11-14. Diakses tanggal 2006-12-20.
  2. 1 2 3 "Peta Interaktif". WebGIS MenLHK. Diakses tanggal 2023-11-06.
  3. 1 2 "Hidrologi". www.garutkab.go.id. Diakses tanggal 2023-11-07.
  4. ↑ "Peta Batas DAS Citarum Skala 1:250000 - Delineasi Batas DAS Citarum - Portal Satu Data Indonesia". katalog.data.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-07.
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Bengkulu
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Lampung
Kepulauan
Bangka Belitung
Jakarta
tidak ada
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Bali
NTB
NTT
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Gorontalo
Maluku
Maluku Utara
Papua Barat
Papua


Ikon rintisan

Artikel bertopik gunung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan