Minggu, 27 September 2026
10:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Kolombia Raya

Kolombia Raya

republik di Amerika Selatan dan Tengah dari 1819 hingga 1831

Republik Kolombia
República de Colombia  (Spanyol)
1819–1831
Bendera Kolombia Raya
Flag (1821–1831)
Lambang(1821–1831) Kolombia Raya
Lambang
(1821–1831)
Lagu kebangsaan: « Marcha Libertadora »
Kolombia Raya
Kolombia Raya
Ibu kotaBogotá
Bahasa umumSpanyol dan bahasa pribumi
Agama Kekristenan
PemerintahanRepublik presidensial federal
Presiden 
• 1819–1830
Simón Bolívar
Estanislao Vergara y Sanz de Santamaría
• 1830, 1831
Domingo Caycedo
• 1830, 1831
Joaquín Mosquera
• 1830–1831
Rafael Urdaneta
Wakil Presiden 
• 1819–1820
Francisco Antonio Zea
• 1820–1821
Juan Germán Roscio
• 1821
Antonio Nariño y Álvarez
• 1821
José María del Castillo
• 1821–1827
Francisco de Paula Santander
• 1830–1831
Domingo Caycedo
LegislatifKongres
• Majelis Tinggi
Senat
• Majelis Rendah
Dewan Perwakilan
Sejarah 
• Didirikan
17 Desember[1] 1819
30 Agustus 1821
1828–1829
19 November 1831
Luas
• Total
3.064.800[2] km2 (1.183.300 sq mi)
Populasi
• 1825
2,583,799[3]
• Kepadatan
0,84/km2 (2,2/sq mi)
Mata uangPiastra
Didahului olehDigantikan oleh
Kewizuraian Granada Baru
Kekaptenjenderalan Venezuela
Konfederasi Amerika Venezuela
Republik Granada Baru
Negara Venezuela
Ekuador
Guiana Britania
Bagian dari seri mengenai
Sejarah Kolombia
Coat of arms of Colombia
Garis waktu
Pra-Kolumbus sebelum-1499
Konfederasi Muiska 1450–1540
Kolonisasi Spanyol 1499–1550
Kerajaan Granada Baru 1550–1717
Kewizuraian Granada Baru 1717–1819
Negara Merdeka Cundinamarca1810–1815
1810–1816
Kolombia Raya 1819–1831
Republik Granada Baru 1831–1858
Konfederasi Granadine 1858–1863
Kolombia Serikat 1863–1886
Republik Kolombia 1886–sekarang

Kolombia Raya (bahasa Spanyol:Gran Colombia pengucapan bahasa Spanyol: [ˈɡɾaŋkoˈlombja] ( simak)), dengan nama resmi Republik Kolombia (bahasa Spanyol: República de Colombia), merupakan sebuah negara yang mencakup sebagian besar Amerika Selatan bagian utara dan sebagian Amerika Tengah bagian selatan dari 1819 hingga 1831. Sekarang wilayahnya terbagi ke dalam Kolombia, Ekuador daratan (yaitu, tidak termasuk Kepulauan Galápagos), Panama, dan Venezuela, bersama sebagian utara Peru, barat laut Brasil, selatan Kosta Rika, dan barat Guyana. Istilah Grand Colombia dan Kolombia Raya digunakan dalam historiografi untuk membedakannya dari Republik Kolombia saat ini,[4] yang juga merupakan nama resmi Kolombia Raya.

Namun, pengakuan internasional terkait legitimasi negara Kolombia Raya berbenturan dengan ketidaksepakatan Eropa terhadap kemerdekaan negara-negara di benua Amerika. Austria, Prancis, dan Rusia hanya mengakui kemerdekaan di benua Amerika jika negara baru tersebut menerima penguasa monarki dari dinasti-dinasti Eropa. Selain itu, Kolombia dan kekuatan internasional tidak sepakat terkait perluasan teritori Kolombia dan perbatasannya.[5]

Kolombia Raya diproklamasikan melalui Hukum Dasar Republik Kolombia, yang dikeluarkan selama Kongres Angostura (1819), tetapi tidak terwujud hingga Kongres Cúcuta (1821) memberlakukan Konstitusi Cúcuta.

Kolombia Raya dibentuk sebagai negara kesatuan yang sentralis.[6] Keberadaannya ditandai dengan perjuangan antara pihak yang mendukung pemerintah terpusat dengan presiden yang kuat dan pihak yang mendukung bentuk pemerintahan federal yang tidak terpusat. Pada saat yang bersamaan, perpecahan politik lain muncul di antara pihak yang mendukung Konstitusi Cúcuta dan dua kelompok yang berusaha menghapus Konstitusi, baik mendukung perpecahan negara menjadi republik lebih kecil atau mempertahankan serikat tetapi menciptakan presiden yang lebih kuat. Faksi yang mendukung aturan konstitusi bersatu misalnya Wakil-Presiden Francisco de Paula Santander, sedangkan pihak yang mendukung penciptaan presiden yang lebih kuat dipimpin oleh Presiden Simón Bolívar. Keduanya merupakan sekutu dalam perang melawan Spanyol, tetapi pada tahun 1825, perbedaan pandangan mereka menjadi diketahui publik dan merupakan bagian penting dari ketidakstabilan politik dari tahun itu hingga kedepannya.

Kolombia Raya dibubarkan pada 1831 karena perbedaan politik yang ada di antara pendukung federalisme dan sentralisme, serta ketegangan regional di antara para pembentuk republik. Negara ini pecah menjadi beberapa negara penerus yaitu Kolombia, Ekuador, dan Venezuela; Panama dipisahkan dari Kolombia pada 1903. Karena teritori Kolombia Raya berkorespondensi lebih banyak atau lebih sedikit daripada yurisdiksi asli bekas Kewizuraian Granada Baru, Kolombia Raya juga mengklaim pesisir Karibia di Nikaragua, Pesisir Mosquito, serta sebagian besar Esequiba.

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ Bethell, Leslie (1985). The Cambridge History of Latin America. Cambridge University Press. hlm. 141. ISBN 978-0-521-23224-1. Diakses tanggal September 6, 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ https://biblioteca.dane.gov.co/media/libros/LD_70104_1957_EJ_2.PDF | Author: José Lanz | Page 36
  3. ↑ http://commons.wikimedia.org/wiki/Atlas_Geográfico_e_Histórico_de_la_República_de_Colombia_(1890) | Author: Imprenta A. Lahure
  4. ↑ "Los nombres de Colombia". Alta Consejería Presidencial para el Bicentenario de la Independencia de Colombia. Diarsipkan dari asli tanggal September 18, 2016. Diakses tanggal Agustus 12, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "La búsqueda del reconocimiento internacional de la Gran Colombia". Biblioteca Nacional de Colombia. Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 11, 2016. Diakses tanggal Agustus 12, 2016.
  6. ↑ Germán A. de la Reza (2014). "El intento de integración de Santo Domingo a la Gran Colombia (1821-1822)". Secuencia (93). Revista Secuencia: 65–82. Diakses tanggal Maret 1, 2016.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka

Pranala luar

Templat:Kemerdekaan Kolombia Raya Templat:Topik Kolombia Templat:Topik Ekuador

4°39′N 74°03′W / 4.650°N 74.050°W / 4.650; -74.050

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan