Minggu, 01 November 2026
17:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Albania Raya

Albania Raya

Bagikan:
250px-Presence_of_Albanians_in_%22Greater_Albania%22.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran orang Albania

Albania Raya adalah konsep iredentis yang ingin menyatukan wilayah yang dianggap sebagai tanah air bangsa Albania.[1] Maka dari itu, selain Republik Albania, para pendukung konsep ini ingin menyatukan juga wilayah Kosovo, lembah Preševo, wilayah Montenegro selatan, Yunani barat laut (Thesprotia dan Preveza, disebut Chameria oleh orang Albania), serta bagian barat Republik Makedonia.

Menurut laporan Gallup Balkan Monitor pada tahun 2010, gagasan Albania Raya didukung oleh sebagian besar orang Albania di Albania (63%), Kosovo (81%), dan Republik Makedonia (53%), walaupun laporan yang sama juga menemukan bahwa kebanyakan orang Albania merasa hal ini tidak akan terwujud.[2][3]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Likmeta, Besar (17 November 2010). "Poll Reveals Support for 'Greater Albania'". Balkan Insight. Diakses tanggal 27 Juni 2013. The poll, conducted by Gallup in cooperation with the European Fund for the Balkans, showed that 62 per cent of respondents in Albania, 81 per cent in Kosovo and 51.9 per cent of respondents in Macedonia supported the formation of a Greater Albania.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Gallup Balkan Monitor Diarsipkan 27 Desember 2012 di Wayback Machine, 2010
  3. ↑ Balkan Insight Poll Reveals Support for 'Greater Albania' , 17 Nov 2010
Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan