Sabtu, 24 Oktober 2026
16:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Somalia Raya

Somalia Raya

Bagikan:
250px-Greater_Somalia_%28orthographic_projection%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Somalia Raya (hijau gelap) di Tanduk Afrika.

Somalia Raya merujuk kepada daerah Somalia di Tanduk Afrika, serta visi politik yang bertujuan mempersatukan rakyat dalam sebuah negara kesatuan Somalia. Somalia Besar mencakup wilayah Somalia, Ethiopia bagian timur, Jibuti dan Kenya bagian timur laut. Visi tersebut telah memicu konflik, terutama peperangan bersenjata antara Somalia dan Ethiopia dalam perebutan daerah Ogaden.

Konflik bersenjata pertama terjadi pada 1963 di wilayah etnik Somali, Elkere di Provinsi Bale, dan berlangsung hingga beberapa tahun. Kemudian Perdana Menteri Somalia Mohammed Ibrahim Egal memutuskan untuk mengalihkan sumber daya pada pengembangan ekonomi daripada untuk peperangan. Para pemberontak menyerah pada akhir 1969; di antaranya Waqo Gutu, seorang pemberontak terpandang, yang bersama dengan 200 anak buahnya di Arana disergap oleh pasukan Ethiopia pada Februari 1970. Kondisi di wilayah itu kembali pulih setahun kemudian.

Sejak akhir 1970-an, Mogadishu terpaksa menguburkan impian menciptakan kembali Somalia Raya. Pada 27 Juni 1977, Jibuti menjadi negara berdaulat setelah 95% rakyatnya menolak bergabung dengan Somalia. Ethiopia memenangkan Perang Ogaden pada 1978. Pada 1981, Siad Barre berkunjung ke Nairobi (ibu kota Kenya) dan menyatakan Somalia tidak akan lagi mengklaim wilayah Kenya sebagai teritorialnya. Hubungan dengan Kenya yang berangsur-angsur pulih berlanjut pada sebuah kesepakatan yang ditandatangani pada Desember 1984 dengan isi memberhentikan seluruh keributan sepanjang perbatasan kedua negara. Namun keributan yang masih berlanjut di Ogaden mendorong lahirnya traktat perdamaian antara Ethiopia dan Somalia pada 1988.

Visi "Somalia Raya" tampaknya hanya impian belaka saja karena Somalia kini sedang berusaha pulih dari perang saudara.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan