Sabtu, 24 Oktober 2026
05:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Pan-Mongolisme

Pan-Mongolisme

ideologi politik

Bagikan:
250px-Flag-map_of_Greater_Mongolia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera Mongolia dengan wilayah-wilayah historis
250px-Greater_Mongolia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wilayah yang diasosiasikan dengan konsep Mongolia Raya

Pan-Mongolisme adalah gagasan iredentisme yang ingin menyatukan semua wilayah yang dihuni oleh bangsa Mongol. Wilayah yang diusulkan disebut "Mongolia Raya" (bahasa Mongol:Даяар Монгол, Dayaar Mongol) dan mencakup negara Mongolia modern,[1] wilayah Mongolia Dalam dan Dzungaria di Tiongkok, serta Buryatia di Rusia.[2] Kadang-kadang wilayah Tuva, Republik Altai, dan sebagian wilayah Krai Zabaykalsky dan Oblast Irkutsk juga dimasukkan ke dalam konsep ini.[3] Namun, pada tahun 2006, semua wilayah Mongolia Raya (kecuali Mongolia) mayoritas dihuni oleh orang-orang yang bukan orang Mongol.[2]

Gerakan nasionalis Mongol muncul pada abad ke-20 sebagai tanggapan terhadap Revolusi Xinhai dan runtuhnya Dinasti Qing dan kemungkinan pendirian negara Mongolia yang merdeka. Beberapa elemen dalam pergerakan tersebut menginginkan penyatuan wilayah Mongolia yang lain. Namun, Revolusi Mongolia Luar 1921 yang didukung oleh Uni Soviet membatasi wilayah Mongolia di Mongolia Luar saja. Setelah Revolusi Mongolia 1990 mengakhiri rezim komunis di Mongolia, muncul organisasi yang ingin mewujudkan Pan-Mongolisme, tetapi organisasi-organisasi ini tidak memperoleh banyak dukungan.

Catatan kaki

  1. ↑ Hodder, Dick; Lloyd, Sarah; McLachlan, Keith (1998). Land-locked States of Africa and Asia. Vol. 2. Taylor & Francis. hlm. 150.
  2. 1 2 Steiner-Khamsi, Gita; Stolpe, Ines (2006). Educational Import: Local Encounters with Global Forces in Mongolia. Macmillan. hlm. 12.
  3. ↑ Garthoff, Raymond (1994). The Great Transition: American-Soviet Relations at the End of the Cold War. Brookings Institution Press. hlm. 670.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan