Sabtu, 24 Oktober 2026
12:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Penyatuan Samoa

Penyatuan Samoa

Bagikan:
250px-Samoa_islands_2002.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepulauan Samoa;  Samoa di barat dan  Samoa Amerika di timur.

Isu penyatuan (atau penyatuan kembali) Samoa (sebuah negara merdeka) dengan Samoa Amerika (teritori Amerika Serikat) telah diangkat semenjak pertengahan pertama abad ke-20. Kedua wilayah ini merupakan bagian dari Kepulauan Samoa dan dihuni oleh kelompok etnis dengan budaya yang sama. Wilayah tersebut terbagi menjadi dua oleh keputusan Amerika Serikat, Britania Raya dan Kekaisaran Jerman (lihat Konvensi Tiga Pihak). Pada tahun 1919, Samoa Barat menyatakan keinginannya untuk bersatu dengan Amerika Samoa.[1] Namun, wilayah tersebut malah diserahkan kepada Britania dari tahun 1920 hingga 1946, dan kemudian berada di bawah pemerintahan Selandia Baru hingga tahun 1962. Komite Konsultatif Antar-Samoa didirikan pada tahun 1955 untuk mendorong kerjasama di antara kedua wilayah tersebut.[2] Namun, gubernur Samoa Amerika Richard Barrett Lowe (1953–56) menyatakan bahwa penyatuan kembali Samoa tidak akan dibahas oleh Komite.[3] Pada tahun 1969, sebuah komisi politik di Samoa Amerika menolak penyatuan dengan negara Samoa yang merdeka.[4]

Beberapa pemimpin di Samoa Barat ingin agar Samoa menjadi teritori Amerika atau suatu saat disatukan dengan Samoa Timur.[5] Walaupun orang Samoa Amerika memiliki identitas nasional Samoa yang kuat, tidak ada pergerakan besar yang menginginkan kemerdekaan atau penyatuan dengan Samoa.[6] Samoa Amerika juga menentang pengubahan nama Samoa Barat menjadi "Samoa" pada tahun 1997 karena seolah menyiratkan bahwa Samoa Barat memiliki wewenang atas seluruh Kepulauan Samoa.[7]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Hermann Hiery (Januari 1995). The Neglected War: The German South Pacific and the Influence of World War I. University of Hawaii Press. hlm. 194–. ISBN 978-0-8248-1668-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Lowe 1967, hlm. 243. sfn error: tanpa target: CITEREFLowe1967 (bantuan)
  3. ↑ Lowe 1967, hlm. 55. sfn error: tanpa target: CITEREFLowe1967 (bantuan)
  4. ↑ James Stuart Olson; Robert Shadle (1991). Historical Dictionary of European Imperialism. Greenwood Publishing Group. hlm. 15–. ISBN 978-0-313-26257-9.
  5. ↑ Malama Meleisea (1987). Lagaga: A Short History of Western Samoa. [email protected]. hlm. 148–. ISBN 978-982-02-0029-6.
  6. ↑ Joanne Barker (1 Desember 2005). Sovereignty Matters: Locations of Contestation and Possibility in Indigenous Struggles for Self-determination. U of Nebraska Press. hlm. 109–. ISBN 0-8032-5198-X.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ James Minahan (30 Mei 2002). Encyclopedia of the Stateless Nations: Ethnic and National Groups Around the World A-Z [4 Volumes]. ABC-CLIO. hlm. 565–. ISBN 978-0-313-07696-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan