Senin, 21 September 2026
03:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Sejarah Chili

Sejarah Chili

250px-Atlas_Van_der_Hagen-KW1049B13_089-CHILI.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Chili yang diterbitkan oleh Willem Jansz. Peta ini menggambarkan wilayah Chili pada abad ke-17 dan menjadi sumber visual untuk memahami pengetahuan geografis Eropa mengenai Chili pada masa kolonial.nformasi

Sejarah Chili telah dimulai jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa ke tanah itu. Wilayah Chili sudah dihuni setidaknya sejak 3000 SM, suku Mapuche sebagian besar mendiami wilayah utara Chili. Lalu datang penaklukan Inka hingga mencapai Chili Tengah, pertempuran Maule tercatat sebagai konflik besar dalam ekpansi Túpac Inca Yupanqui, kaisar Inka melawan suku Mapuche. Kemenangan ekspansi Inka menjadikan wilayah itu bagian dari Qullasuyu (region selatan) Inka. Pada abad ke-16, penjajah Spanyol mulai menyerang wilayah Chili saat ini di bawah pimpinan Pedro de Valdivia, dan menjadi koloni spanyol dengan Kegubernuran Chili di bawah administrasi Kewizuraian Peru dari tahun 1540 hingga 1818. Gelombang Perang Kemerdekaan Amerika Latin juga membara di Chili hingga akhirnya tercapai Deklarasi Kemerdekaan Chili tahun 1818.

Republik Chili yang baru terbentuk dan pemerintahan yang belum stabil, menyebabkan Perang Saudara 1829, pemerintahan berganti dari konservatif menjadi liberal. Chili kemudian berambisi untuk menaklukan wilayah Araucania kelak menjadikan konfilk Mapuche, bahkan memperoleh wilayah pantai Bolivia. Perang Saudara 1891 yang disebabkan konflik antara angkatan darat dan angkatan laut, berakhir dengan terbentuknya pemerintahan parlementer, hingga kudeta tahun 1925. Selanjutnya pemerintahan presidensil yang diwarnai oleh dominasi partai radikal, Chili tergabung dalam Sekutu di akhir perang dunia II.

Chili terlibat dalam Perang Dingin, menyebabkan polarisasi politik di bawah presiden Sosialis Salvador Allende. Hal ini kemudian mengakibatkan kudeta tahun 1973 dan terbentuknya pemerintahan kediktatoran militer Jenderal Augusto Pinochet, yang berlangsung selama tujuh belas tahun dan bertanggung jawab atas banyak pelanggaran hak asasi manusia dan reformasi ekonomi pasar. Pada tahun 1990, Chili melakukan transisi damai menuju demokrasi dan memulai serangkaian pemerintahan demokratis.

Rujukan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan