Sabtu, 31 Oktober 2026
10:03 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Túpac Inca Yupanqui

Túpac Inca Yupanqui

Bagikan:
250px-Tupac-inca-yupanqui-small.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar Túpac Inca Yupanqui oleh Guaman Poma (1615 CE)

Túpac Inca Yupanqui (atau Topa Inca) bahasa Quechua: [Tupaq Inka Yupanki] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) adalah Sapa Inka kesepuluh (1471-93 CE). Ayahnya bernama Pachacuti, dan putranya bernama Huayna Capac.

Ia dikatakan telah memimpin ekspedisi yang berlangsung sembilan bulan hingga satu tahun ke Samudera Pasifik sekitar tahun 1480. Túpac Inca Yupanqui dikatakan telah menemukan dua pulau, yaitu Nina chumpi dan Hahua chumpi.[1] Diduga bahwa pulau yang dikunjungi olehnya adalah Kepulauan Galápagos,[1] atau pulau lain seperti Pulau Paskah. Cerita menyatakan bahwa ia membawa pulang emas, kuningan, dan kulit dan rahang kuda, yang tidak dapat ditemukan di pulau-pulau Pasifik selatan.

Referensi

  1. 1 2 Pedro Sarmiento de Gamboa. "TUPAC INCA YUPANQUI SETS OUT, A SECOND TIME, BY ORDER OF HIS FATHER, TO CONQUER WHAT REMAINED UNSUBDUED IN CHINCHAY-SUYU". Dalam Sir Clements Markham (ed.). History of the Incas. Sir Clements Markham. - see note 104
Túpac Inca Yupanqui
Dinasti Hanan
Didahului oleh:
Pachacuti
Sapa Inka
Kaisar Tawantinsuyu

1471–1493
Diteruskan oleh:
Huayna Capac


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan