Sabtu, 26 September 2026
14:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Yugoslavisme

Yugoslavisme

250px-Flag_of_the_Kingdom_of_Yugoslavia_%28state%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera Kerajaan Yugoslavia.

Yugoslavisme (bahasa Serbo-Kroasia:Jugoslavizam), (bahasa Slovenia:Jugoslavizem) atau Keyugoslaviaan (bahasa Serbo-Kroasia:Jugoslovenstvo, bahasa Serbia:Југословенство), (bahasa Slovenia:Jugoslovanstvo) adalah istilah yang mengacu kepada nasionalisme atau patriotisme Slavia Selatan dan Yugoslavia. Pendukung gerakan yugoslavisme ingin agar semua wilayah Slavia Selatan disatukan dalam suatu negara. Wilayah-wilayah yang hendak disatukan adalah Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Montenegro, Serbia (ditambah wilayah sengketa Kosovo di mana orang Slavia Selatan kini menjadi minoritas), Slovenia dan Makedonia.[1] Gerakan ini pernah menimbulkan gejolak di Eropa karena peristiwa pembunuhan putra mahkota Austria Franz Ferdinand oleh militan yugoslavis Gavrilo Princip adalah peristiwa yang memicu Perang Dunia I. Selama perang tersebut berlangsung, Komite Yugoslav yang terdiri dari orang-orang Slavia Selatan dari Austria-Hungaria mendukung Serbia dan menganjurkan pendirian negara Yugoslavia. Namun, pembunuhan Franz Ferdinand membuat kesal orang-orang Kroasia dan Slovenia di Austria-Hungaria, yang sebelumnya telah mendapat perlakuan khusus dari pemerintah.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Cohen 1995, hlm. 4.
  2. ↑ Dragnich 1983, hlm. 3–11.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan