Senin, 21 September 2026
03:57 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Divisi (taksonomi)

tingkat taksonomi dalam klasifikasi biologi

Divisi merupakan suatu tingkatan taksonomi dalam klasifikasi biologis yang penggunaannya berbeda antara zoologi dan botani.

Dalam botani dan mikologi, istilah divisi merupakan sebutan tradisional untuk tingkatan yang kini dianggap setara dengan filum. Penggunaan kedua istilah tersebut diperbolehkan berdasarkan Kode Internasional Tata Nama Botani (International Code of Botanical Nomenclature).[1]

Divisi-divisi utama dari tumbuhan darat meliputi Marchantiophyta (lumut hati), Anthocerotophyta (lumut tanduk), Bryophyta (lumut daun), Filicophyta (paku-pakuan), Sphenophyta (ekor kuda), Cycadophyta (sikas), Ginkgophyta (ginkgo), Pinophyta (konifer), Gnetophyta (gnetofit), dan Magnoliophyta (Angiospermae, tumbuhan berbunga). Divisi Magnoliophyta kini mendominasi ekosistem daratan, mencakup sekitar 80% dari seluruh spesies tumbuhan berpembuluh.[2]

Dalam zoologi, istilah divisi digunakan untuk menyebut suatu tingkatan opsional yang berada di bawah infrakelas namun di atas legion dan kohort. Klasifikasi yang banyak digunakan (misalnya oleh Carroll, 1988[3]) menempatkan ikan teleostei sebagai Divisi Teleostei di dalam Kelas Actinopterygii (ikan bersirip kipas). Dalam sistem lain yang kurang umum (seperti yang diajukan oleh Milner, 1988[4]), tetrapoda modern digolongkan sebagai dua divisi, yaitu Amphibia dan Amniota, di dalam klad Sarcopterygii, yakni vertebrata yang memiliki tungkai berdaging.

Referensi

  1. McNeill, J.; et al., ed. (2012). International Code of Nomenclature for algae, fungi, and plants (Melbourne Code), Adopted by the Eighteenth International Botanical Congress Melbourne, Australia, July 2011 (Edisi electronic). International Association for Plant Taxonomy. Diakses tanggal 2017-05-14.
  2. Judd, Walter S.; Campbell, Christopher S.; Kellogg, Elizabeth A.; Stevens, Peter F.; Donoghue, Michael J. (2002). Plant systematics, a phylogenetic approach (Edisi 2nd). Sunderland MA, USA: Sinauer Associates Inc. ISBN 0-87893-403-0.
  3. (Carroll 1988)
  4. (Milner 1988)

Lihat pula

Filum/divisi kehidupan yang masih ada menurut domain
Bacteria
Archaea
Eukaryota
Protista
Fungi
Plantae
Animalia
Incertae sedis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan