Sabtu, 26 September 2026
19:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Codot bulmer

Codot bulmer

Kelelawar buah bulmer
250px-Distribution_of_Aproteles_bulmerae.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Famili: Pteropodidae
Genus: Aproteles
Menzies, 1977
Spesies:
A. bulmerae
Nama binomial
Aproteles bulmerae
(Menzies, 1977)
250px-Bulmer%27s_Fruit_Bat_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bulmer's Fruit Bat range

Codot bulmer[2] (Aproteles bulmerae) adalah spesies kelelawar raksasa yang endemik ke Nugini. Spesies ini terdaftar sebagai spesies yang terancam kritis akibat hilangnya habitat dan perburuan. Spesies ini menjadi satu-satunya anggota genus Aproteles. Karena kondisinya, spesies ini diidentifikasi oleh Alliance for Zero Extinction sebagai sebuah spesies yang terancam kepunahan ("in danger of imminent extinction").[3]

Etimologi

Nama genusnya, Aproteles, berarti "tidak lengkap di depan" dalam bahasa Yunani. Hal ini merujuk kepada ketidakhadirannya gigi seri bawah. Nama spesiesnya bulmerae, dinamai bedasarkan Susan Bulmer, seorang arkeolog yang menggali situs tempat fosil-fosil asli kubu ini pertama kali ditemukan.[4]

Referensi

  1. ↑ Aplin, K.; Armstrong, K.N.; Wright, D. (2021) [amended version of 2016 assessment]. "Aproteles bulmerae". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T1933A209536462. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-3.RLTS.T1933A209536462.en. Diakses tanggal 16 Desember 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Checklist of the mammals of Indonesia : Scientific, English, Indonesian name and distribution area table in Indonesia including CITES, IUCN, and Indonesian category for conservation, third edition (PDF) (dalam bahasa Inggris). Bogor: LIPI. 2019. Diakses tanggal 2026-02-18.
  3. ↑ "A Five-Year Plan for Global Bat Conservation" (PDF). batcon.org. Bat Conservation International. Oktober 2013. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal April 17, 2018. Diakses tanggal Mei 1, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Flannery, Tim F (1995). Mammals of New Guinea.
Spesies hidup famili Pteropodidae
Subfamili Nyctimeninae
Nyctimene
(Paniki)
Paranyctimene
Subfamili Cynopterinae
Aethalops
(Pygmy fruit bats)
Alionycteris
Balionycteris
Chironax
Cynopterus
(Dog-faced fruit bats)
Dyacopterus
(kusing dayak)
Haplonycteris
Latidens
Megaerops
Otopteropus
Penthetor
Ptenochirus
(Musky fruit bats)
Sphaerias
Thoopterus
Aproteles
Dobsonia
(kubu)
Harpyionycteris
Subfamili Macroglossinae
Macroglossus
(Cecadu pisang)
Melonycteris
Notopteris
(Long-tailed fruit bats)
Syconycteris
(blossom bats)
Subfamili Pteropodinae
Acerodon
Desmalopex
Eidolon
(Kelelawar buah jerami)
Mirimiri
Neopteryx
Pteralopex
Pteropus
(kalong)
Styloctenium
Subfamili Rousettinae
Eonycteris
(kelelawar kembang/lalai)
Rousettus
(nyap)
Subfamili Epomophorinae
Epomophorini
Epomophorus
(Epauleted fruit bats)
Epomops
(Epauleted bats)
Hypsignathus
Micropteropus
(Dwarf epauleted bats)
Nanonycteris
Myonycterini
Megaloglossus
Myonycteris
(Little collared fruit bats)
Plerotini
Plerotes
Scotonycterini
Casinycteris
Scotonycteris
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan