Jumat, 06 November 2026
06:26 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Closeted

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
LGBT
      
lesbian ∙ gay ∙ biseksual ∙ transgender
40px-Portal_LGBT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal LGBT

Closeted (Bahasa Indonesia: bersembunyi; tertutup) dan in the closet (Bahasa Indonesia: bersembunyi dalam lemari) adalah metafora bagi orang LGBTQ yang belum mengungkapkan Identitas gender dan orientasi seksual mereka ke orang lain dan/atau khalayak umum (dikenal pula sebagai melela).

Metafora closeted belum disulih-suarakan, sehingga mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat awam. Oleh sebab itu pula, istilah ini belum memiliki padanan yang umum digunakan dan disepakati bersama di Indonesia. Istilah lain yang lebih umum digunakan dalam budaya kwir Indonesia adalah "tertutup/menutup diri", "berpura-pura", atau "discreet" sebagai lawan dari "terbuka/membuka diri", "menjadi diri sendiri", atau "open" — yang lebih menitikberatkan pada pengelolaan performativitas individu sebagai lesbian, biseksual, gay, transgender, dan kwir di depan publik dan/atau di depan komunitas LGBTQ, dibandingkan dengan istilah "closeted" dan "melela"/"coming out" yang berkenaan dengan pengakuan identitas diri ke khalayak luas.[1]

Sebagian individu LGBTQ memilih untuk tetap closeted dan/atau "hidup dalam kepura-puraan", diantaranya karena perasaan takut atas keamanan dan keselamatan dirinya, memiliki homofobia dan transfobia terinternalisasi, ataupun hidup di lingkungan yang tidak ramah LGBTQ.[2] Menurut penelitian dari Yale School of Public Health, estimasi orang LGBT yang tidak melelakan orientasi seksual mereka adalah sebanyak 83 persen.[3]

Etimologi

D. Travor Scott mengklaim bahwa frasa "coming out of closet" (Bahasa Indonesia: melela dari dalam lemari), bersamaan dengan makna turunannya, yakni "coming out" dan "closeted" memiliki asal muasal dari dua metafor yang berbeda. "Coming out" mulanya merupakan istilah yang digunakan pada abad ke-20 untuk memperkenalkan perempuan muda dari kalangan kelas atas yang telah mencapai usia kedewasaan ke masyarakat umum secara resmi dalam acara debutante. Selain itu, di masa lampau, kata "closet" memiliki makna "kamar tidur", yang memetaforakan persembunyian seksualitas seseorang yang tidak boleh ditampilkan di luar kamar. Kemudian di tahun 1960-an, idiom "skeleton in the closet" (Bahasa Indonesia: tengkorak di lemari) digunakan untuk menyebut rahasia yang disembunyikan karena tabu dan stigma sosial, serta digunakan pula untuk menyebut identitas gender dan seksual seseorang yang tidak ingin disingkapkan. Sehingga, mengungkap identitas LGBTQ+ seseorang yang sebelumnya disembunyikan atau dirahasiakan sama saja dengan mengeluarkan si tengkorak (the skeleton) dari dalam lemari (to come out of the closet).[4]

Catatan kaki

  1. ↑ Boellstorff, Tom (2009). The gay archipelago: seksualitas dan bangsa di Indonesia. s.l.: Q-Munity. ISBN 978-602-95248-0-2.
  2. ↑ "First, Do No Harm: Reducing Disparities for Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Queer and Questioning Populations in California" (PDF). California Pan-Ethnic Health Network. Diakses tanggal 18 Maret 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Pachankis, John E.; Bränström, Richard (13 Juni 2019). "How many sexual minorities are hidden? Projecting the size of the global closet with implications for policy and public health". PLOS ONE. 14 (6): e0218084. Bibcode:2019PLoSO..1418084P. doi:10.1371/journal.pone.0218084. PMC 6564426. PMID 31194801.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  4. ↑ Scott, D. Travers (2018-07-03). "'Coming out of the closet' – examining a metaphor". Annals of the International Communication Association. 42 (3): 145–154. doi:10.1080/23808985.2018.1474374. ISSN 2380-8985. S2CID 149561937.
Identitas gender
Seks ketiga /
Gender ketiga
Identitas orientasi seksual
Orientasi seksual
Non-biner
Lainnya
Terkait
Sejarah LGBT
Bendera kebanggaan LGBT
Masa pra-modern
Abad ke-16 hingga ke-19
Abad ke-20
Abad ke-21
Hak LGBT menurut negara
Topik hak-hak LGBT
Gerakan hak-hak LGBT
Orientasi seksual – Kedokteran, ilmu pengetahuan, dan seksologi
Sikap masyarakat
Prasangka dan diskriminasi
Kekerasan terhadap orang LGBT
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan