Minggu, 11 Oktober 2026
11:42 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Ceplok Kembang Kates

Ceplok Kembang Kates

motif batik khas Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Indonesia

Bagikan:

Ceplok Kembang Kates (bahasa Jawa:ꦕꦺꦥ꧀ꦭꦺꦴꦏ꧀ꦏꦺꦩ꧀ꦧꦁꦏꦠꦺꦱ꧀, translit. Ceplok Kembang Kates) adalah sebuah motif Batik yang identik dengan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Motif Batik Ceplok Kembang Kates menggunakan ide dasar komponen tanaman pepaya atau orang Jawa menyebutnya kates. Motif utama Batik Ceplok Kembang Kates adalah biji dan bunga pepaya, motif tambahan yaitu putik, isen-isen, cecek, dan sawut.

Ceplok_Kembang_Kates.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Batik Ceplok Kembang Kates dalam tiga warna; merah, biru, dan hijau.

Susunan pola Batik Ceplok Kembang Kates terinspirasi oleh pola motif Probonegoro, yaitu susunan pola ulang diagonal. Warna yang digunakan pada motif Batik Ceplok Kembang Kates memiliki tiga jenis warna, yaitu merah, hijau, dan biru.[1]

Pemaknaan

Makna simbolik Batik Ceplok Kembang Kates secara filosofis yaitu sebagai simbol semangat mempertahankan pengabdian kepada bangsa, negara, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bantul.

Penggunaan

Batik Ceplok Kembang Kates sering digunakan sebagai baju seragam Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bantul. Namun, juga diharapkan seluruh eksponen masyarakat bisa menggunakan pakaian batik dengan motif tersebut sebagai identitas masyarakat Kabupaten Bantul. Selain itu, Batik ini juga sebagai oleh-oleh khas Kabupaten Bantul

Setelah ditetapkannya Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia oleh World Craft Council (WCC) pada perayaan ulang tahun ke 50 di Zhejiang, Tiongkok, Pemkab Bantul melalui Disperindagkop dan BAPPEDA mengembangkan batik motif khusus Ceplok Kembang Kates. Seluruh masyarakat Bantul diharapkan dapat menggunakannya dalam berbagai event.

Referensi

  1. ↑ "Batik Ceplok Kembang Kates jadi seragam baru PNS Bantul". Jogja Tribunnews. Diakses tanggal 2 Februari 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Jenis pembuatan
Alat dan bahan
Kelas sosial
Daerah
Corak
Sumatra
Jawa
Kalimantan
Bali Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku dan Papua
Museum
Sentra batik
Pembatik
Perancang busana
Perusahaan
Acara
Acara
Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan